
...Seseorang berkata Ada satu cara membuat wanita jatuh cinta yaitu buatlah dia tertawa Namun ku tak pernah bisa karena saat dia tertawa Justru diriku yang semakin cinta...
JAM menunjukkan Pukul lima sore. Reygan baru saja menginjakkan kakinya di teras rumah dengan seragam yang basah kuyup. Setelah mengantarkan Kejora, cowok itu memutuskan Pulang naik ojek yang kebetulan mangkal di posko dekat Perumahan Kejora
Dahi cowok itu mengernyit heran saat mobil-mobil mewah berjejer rapi di depan rumahnya. serta motor Scoopy-nya yang terparkir di depan garasi rumahnya. Reygan menoleh ke arah Pintu utama lantaran telinganya mendengar gelak tawa yang begitu nyaring Buru-buru cowok itu membuka Pintunya dan detik itu juga suara gelak tawa bertambah kencang. Mata mereka tertuju ke arah Reygan. Reygan menunduk melihat kondisi tubuhnya seperti gelandangan
" Anak lo luar biasa banget ajaibnya Woi cil ! Dari mana aja lo baru Pulang," tanya salah satu teman Papa yang bertamu
Reygan tak menggubris om-omnya serta Papa yang membicarakan tentang kelakuannya di masa kecil. Reygan sudah lupa semuanya ia hanya ingat saat mencari ikan bersama Miko dan Ardian di sungai depan rumahnya. saat itu, Ardian sangat cengeng, diejek sedikit aja ya langsung menangis. Manik mata Reygan tertuju Pada dua cowok yang asyik makan di anak tangga tertuju kamarnya
" Reygan, kamu mandi dulu, Sayang Habis itu langsung makan ya, " suruh Mama
Miko lansung menelan Paksa makanannya itu," SUMPAH, REYGAN, SINI IKUT MAKAN BARENG GUE SAMA ARDIAN. ENAK BANGET MASAKAN NYOKAP LO, BETAH GUE DI SINI, YA, ENGGAK ARDIAN," Miko menyikut lengan Ardian
" Buruan masuk Reygan Baju sama celana kamu basah banget itu lagian udah tau hujan malah main hujan-hujanan, " Omel Papa. Namun tak sekalipun Reygan gubris. Matanya masih terfokus ke Miko dan Ardian yang nampak menikmati makanannya
Langkah jenjang cowok itu berjalan cepat menghampiri Miko dan Ardian. tanpa basa-basi, ia mengambil Paha ayam yang ada di Piring mereka berdua. Sontak Miko berdiri kaget sedangkan Ardian masih duduk dengan menatap ayam gorengnya yang tiba-tiba hilang dari Piringnya
" OMO, ! teriak Miko
" Rey, lo .... "
" APA ?!" sentak Reygan memotong ucapan Ardian, " SIALAN EMANG LO BERDUA ! BAWA MOTOR GUE TANPA IZIN DAN BIARIN GUE PULANG JALAN KAKI !" amuknya
Ardian menelan sisa makanan yang ada di dalam mulutnya," itu salah lo sendiri, Ada taksi ada banyak ojek online kenapa otak lo sebego itu,"
" Ardian .... " tegur ayah Ardian. Cowok kalem itu menoleh dan menyengir tipis. ia hampir lupa kalau ada ayah serta bundanya di sini
" Pulang lo berdua !" usir Reygan sambil menarik kerah baju dua sahabatnya itu
" Reygan ! Biarin kenapa, sih ? itu sahabat kamu lagi makan, jangan digangguin gitu. kamu mending mandi habis itu ikut makan sama Miko dan Ardian," tegur Mama
Alis Reygan bertaut menahan amarah. ia menatap Miko yang turut menatapnya dengan tatapan mengejek
" Tuh, dengarin kalau Mama ngomong jangan cuma ..... "
" TANTE," sentak Reygan meralat ucapan Miko yang memanggil dengan sebutan mama, " Sekali lagi lo Nyokap Gue dengan Panggilan Mama gue lepas mulut lo Ngerti !" geramnya, " Lo berdua," Reygan menunjuk Miko dan Ardian secara bergiliran, " Kita end ngerti ! ujar Reygan seraya memeragakan tangannya seolah-olah menggorok lehernya
Setelah mengatakan itu, Reygan melangkah menaiki anak tangga menuju kamar Andaikan saja di rumahnya ini tidak ada om-om berserta istri-istrinya mungkin Miko dan Ardian akan habis di tangannya
" MANG JAJANG MAKAN SATE MUKA LO KAYAK MONYET," balas Miko tak mau kalah
...••••...
Siang itu, di warkopnya Mang Jajang sedang ramai. Banyaknya cowok-cowok yang nongkrong di sana Ada Ardian, Miko dan Reygan juga selain itu ada Kejora dan Ana yang duduk lumayan jauh dari mereka bertiga
__ADS_1
Kevin melirik Kejora yang asyik berbincang dengan Ana. tak menyangka cewek yang ia goda di jalan waktu itu adalah kekasih temannya, Kalau tidak, mungkin Kevin akan mendekatinya
" Pinter banget cara lo Julio Lirik-lirik Cewek orang di depannya cowoknya langsung," ucap Miko sembari menyesap kopinya
" Biarin aja masih gue Pantau. Belum juga dia rasain maut tinjuan dari gue itu si Julio " sahut Reygan sambil melirik Kejora sekilas. Reygan sengaja mengajak Kejora ke sini. ia ingin mengenalkan kekasihnya itu kepada teman-temannya yang berbeda sekolah. Banyak yang tau tahu jika Reygan sudah mempunyai Pacar lagi. kebetulan ada Ana di sini yang sedang membeli makanan
" Playboy kalau udah bucin emang beda banget auranya," ujar Miko
" iri bilang lo. Mau bucin Juga ? Tuh, Marissa, Alea, Cleo, nganggur tuh mereka bertiga," seru Reygan
Miko mengibaskan tangannya di depan wajahnya, " Ew ! Mau sampe Momoy Pindah haluan Pun gue ogah sama mereka !"
" Kenakan Omongan sendiri rasain. jangan bilang ogah-ogahan nanti kalau lo kepincut dari salah satu mereka, lo sendiri yang malu," Ujar Ardian. cowok itu nampak tenang memakan Pisang goreng favoritnya
" Tuh dengarin Ustad Ardian Pratama lagi berdakwah " ucap Reygan meledek, Ardian yang geram Pun memukul keras kepala Reygan dengan sendok besi," Sakit, monyet," rintih Reygan
Mendengar itu, Kejora menggelengkan kepalanya, " Bungan mana Ana ? katanya dia mau nyusul sekalian ke sini ? Dari tadi kita udah berjam-jam di sini, tapi dia nggak muncul juga," tanya Kejora Pada Ana yang asyik memakan sate Padang
Tadi, Ana sempat menghubungi Bungan untuk ikut gabung Bungan menyetujuinya, tapi Bungan tak kunjung datang membuat Kejora menunggu dengan bosan.
" ini Pesanan Neng Kejora. Semoga suka sama Pecel lele spesial Mang Jajang yang ganteng soal rasa jangan ditanya Harganya emang murah, tapi rasanya asoy, deh !" Kata Mang Jajang sembari mengangkat jempolnya
Kejora mendongak, " Spesial apanya ini, Mang ? Menu spesial itu Pizza hamburger spaghetti dan .... "
" Tuh," Ana menunjuk rombongan Reygan dengan ekor matanya, " Mereka tajir melintir tapi suka tuh, Mang jajan di sini,"
Mendengar tutur kata Ana barusan Mang Jajan menghela napas berat ia menarik salah satu kursi dan duduk samping Ana," iya suka, suka ngutang ! Terutama Den Reygan tuh, !" Mang Jajang menunjuk Reygan dengan dagunya Refleks, Kejora tersedak lantaran telinganya mendengar nama Reygan," Ya udah Neng Mamang tinggal dulu ya mau cuci Piring,"
Ana dan Kejora mengangguk. Melihat Mang Jajang Pergi dari tempatnya, Ana memajukan kursi yang ia duduki itu" Lo Tadi nanya apa Ra ? Bungan? jangan bahas dia deh,"
" Kenapa ? Lo sama Bungan lagi marahan," tanya Kejora
Ana menggeleng, " sebelum gue ke sini tadi, gue sempet liat Bungan jalan sama Marissa, Alea, dan Cleo Mungkin Bungan sekarang ikut gengnya trio lampir, " ujarnya, " Lo nggak curiga sama Bungan ? kalau dia itu sebenarnya .... "
" Udah selesai makan belum ? Kalau udah ayo Pulang," ajak Reygan yang entah sejak kapan berdiri di samping Kejora. Ana berdecak kesal belum juga ia membeberkan semuanya, Reygan malah mengganggunya
" Hei Reygan lo itu bisa nggak sih, nggak usah ganggu gue sama Kejora kalau lagi gibah," omel Ana
" Dia cewek gue,"
" Dia juga sahabat gue Reygan ! Daripada lo, gue duluan yang kenal Kejora dasar Perebut, " murka Ana
Reygan tak menghiraukan celotehan Ana, " Jangan kebanyakan gibah nanti dosa, Ayo Kejora," Reygan menarik Paksa Pergelangan tangan Kejora
" Sok suci banget hidup lo kayak bersih dari dosa aja lo," sahut Julio dari mejanya. Reygan menoleh, kemudian mengangkat jari tengahnya Melihat Reygan yang Pergi bersama Kejora, Miko menghampiri Ana. Cowok itu tersenyum miring menatap Ana merenggut kesal.
__ADS_1
" WOI SINI GIBAH BERDUA SAMA GUE AA, MIKO !" Pekik Miko tepat di samping Ana, membuat cewek itu terlonjak kaget
Ana menoleh dan berdiri, " LO NGGAK USAH TERIAK KENAPA SIH ?
" LAH ! ITU LO JUGA TERIAK JUGA, ANA," balas Miko
" YA, LO .... " Gebrakan meja yang amat keras menghentikan aksi adu mulut Miko dan Ana. Dia manusia itu menoleh refleks ke arah Ardian yang menatapnya dengan tatapan jutek
" Bisa diem nggak lo berdua," tegur Ardian
" Lo berdua mending nikah aja sama-sama doyan teriak," imbuh Julio sembari melempar bungkus minuman gelas. ke arah Miko
" Nggak usah nyuruh orang nikah Mending lo cari jodoh aja daripada jomblo," sindir Ardian
" Sadar diri, " balas Ardian
...•••••...
Gemerlap bintang menghiasi gelapnya sembari duduk di salah satu kursi Panjang yang ada di taman kecil, cewek cantik itu mendongak membiarkan wajahnya diterpa angin yang berembus sedikit kencang
Reygan menarik kepala Kejora untuk bersandar di bahunya," Kejora," Panggil Reygan. Kejora hanya berdeham sebagai jawaban. Mata cewek itu terpejam nyaman, " Mau gue seriusin nggak ?" tanya Reygan. Kejora mendongak dan menaikkan sebelah alisnya
Kejora langsung memukul lengan cowok itu, " Masih sekolah Jangan ngomong gitu. Pamali buat anak yang belum cukup umur kayak kita," ujarnya
Reygan memutar tubuhnya agar menghadap Kejora," Dalam artian beda. Mungkin orang lain kata serius dalam hubungan itu memiliki arti jalan ke jenjang berikutnya. Tapi nggak dengan kita, " Reygan mengenggam telapak tangan Kejora. " Aku mau serius sama kamu serius sama satu orang serius dengan satu hati dan serius dengan satu tujuan yaitu kamu Tapi dengan satu syarat,"
Kejora menaikan sebelah alisnya dan bertanya, " Syarat,"
" jawab dulu mau nggak," tanya Reygan sekali lagi, mengulang Pertanyaan tadi
Kejora mengangguk dan tersenyum," Mau,"
Reygan tersenyum, " Syaratnya," Cowok itu mengecup lama Punggung tangan Kejora, " Jangan Pernah tinggalin aku,"
Kejora tersenyum ia memalingkan wajahnya. " Mungkin sekarang aku bisa jawab kalau aku nggak bakal ninggalin kamu, " Kejora menatap Reygan," Tapi, aku nggak bisa janji. Kalau aku nanti tiba-tiba aku Pergi dari kamu itu sama aja aku bohong dan munafik sama ucapan aku sendiri Tapi aku berusaha. Berusaha buat di samping kamu terus," Ujar Kejora
Reygan menarik kembali kepala Kejora untuk bersandar di bahunya Cowok itu mengusap rambut Kejora,
dengan lembut " Aku sayang kamu. kalau kamu Pergi nanti jangan lupa untuk kembali. Kembali di sini dan Jangan lupa ada aku yang selalu siap nunggu kamu sejauh apa pun itu kamu Pergi," ujarnya
Kejora menggeleng Pelan, "Gimana aku bisa Pergi dari kamu sedangkan aku juga takut kamu Pergi dari aku,"
" Nggak akan, sekalipun nanti aku Pergi yang bakal aku jadikan tujuan itu orangtua aku dan .... " Reygan mencolek hidung Kejora, " Kamu,"
Kejora terkekeh atas perlakuan Reygan. Cowok itu merengkuh tubuh Kejora dengan hangat," Kejora, " Panggil Reygan. Cewek itu hanya berdeham matanya masih terpejam sangat nyaman," jangan Pergi dulu aku belum siap kehilangan sosok cewek yang berhasil ubah cowok nakal ini, " ucapnya," jangan Pergi, aku mau mati bareng kamu, karena kamu itu Kejora untuk Reygan,"
__ADS_1