
jam menunjukkan Pukul sepuluh malam Reygan baru saja menginjakkan kakinya di dalam kelab yang sudah di Penuhi teman-temannya. setelah mengantarkan Kejora Pulang tadi, cowok itu langsung Pergi ke kelab yang sedikit jauh dari rumahnya
" Liat udah jam berapa ? Ke mana aja lo ? Baru saja Reygan mendudukkan dirinya di atas sofa Panjang. Miko sudah mencercanya dengan Pertanyaan
" Ngapel. mau apa lo ? iri lo ? ejek Reygan
" OMG !" Miko menangkup Pipinya sendiri," NGAPEL MULU DAPET PAHALA KAGAK NGUMPULIN DOSA IYA," ujar Miko berteriak. Refleks Ardian yang berada di samping Miko pun membekap mulut Miko lantaran sebagian Pengunjung menoleh ke arahnya
" kita bertiga itu sama-sama Pendosa Cuma beda jalur aja, " balas Reygan. Cowok itu mengeluarkan sebatang Permen susu, lalu memasukkannya ke dalam mulutnya
Ardian melirik dua sahabatnya ini Sekilas, kemudian ia berkata Kepada dua sahabatnya itu , " Pengadilan dunia emang kejam tapi lebih kejam lagi Pengadilan akhirat,"
Gemuruh tepuk tangan terdengar memuji Ardian, " Contoh, nih ustadz Ardian Reygan," kata Julio mengundang gelak tawa teman-temannya
Reygan menjentikkan jarinya, " itu dia ini namanya sahabat dunia akhirat kalau gue sama Miko masuk neraka nanti, setidaknya ada Ardian yang nolong .... "
" Ogah ! Potong Ardian cepat sebelum Reygan menyelesaikan kalimatnya
" monyet lo ! maki Reygan
" Gue mau nolong orangtua gue. Ngapain juga gue nolongin lo berdua Nggak guna banget ," sarkas Ardian sinis
" Sakit hati Adek, Bang !" ucap Miko dramatis
" jijik gue Miko, " Reygan melempar bongkahan tisu ke arah Miko
Seorang Pelayan bar datang dengan membawa beberapa minuman di atas nampan. Cewek dengan masker yang menutupi wajahnya itu mencuri Perhatian Miko
__ADS_1
" OMG ! Pekik Miko sembari menangkup Pipinya sendiri. Hal itu membuat beberapa teman-teman yang ada di sampingnya terlonjak kaget Mereka hanya mengusap dadanya sabar, " ITU CEWEK KAYAKNYA CAKEP DEH, ! TERUS KENAPA PAKE MASKER NENG ? SINI NENG KENALAN SAMA AA, MIKO," kata Miko berteriak kencang
" Mau jadi Penerus Reygan lo," sahut Ardian
" jangan ungkit masa lalu gue ngerti berengsek Gue udah Punya satu cewek yaitu Kejora itu Cewek terakhir gue. dalam hidup gue," jawab Reygan
" Halah !" balas Miko menjitak kepala Reygan, " Liat Cewek Cantik dikit aja langsung dilirik,"
" itu kan, lo ? jawab Reygan tak mau kalah
selanjutnya mereka sibuk berbincang dan bercanda satu sama lain sebagain dari mereka pun ada yang membahas tentang masa depan mau ke mana mereka setelah lulus SMA dan membicarakan di mana mau kuliah nanti. Banyak minuman yang mereka minum, terutama Miko yang tepar akibat kembung meminum banyak minuman bersoda
Lama berbincang, mereka tak sadar jam sudah menunjukkan Pukul sebelas malam. Kondisi kelab nampak bertambah ramai
" Ayo Pulang, Udah ngantuk gue, Inget besok itu sekolah !" ajak Miko berdiri dengan sempoyongan menahan kantuk
Reygan memijat-mijat Pangkal hidungnya jantung Cowok itu seperti berdetak sangat kencang suhu tubuhnya juga memanas " Kalian duluan aja gue nanti Pulangnya, " kata Reygan
" Reygan ayo Pulang," Ardian menarik tangan Reygan Namun Cowok itu menyentaknya
" Gue bilang sama bokap gue nanti ya, nanti !" sentak Reygan refleks membuat Miko mengerutkan dahinya bingung, Miko menyenggol lengan Ardian. Namun Ardian menggelengkan kepalanya tanda tak tahu
" jangan lama-lama. Sampe jam dua belas lo belas lo belum Pulang juga gue jemput," ujar Miko. Reygan mengangkat jempolnya, kemudian Cowok itu membuka kancing baju bagian atasnya dan menyandarkan kepalanya
" Ayo, Ardian," kemudian, Ardian dan Miko meninggalkan Reygan yang duduk sendirian
Pandangan Reygan mengabur bahkan sekitarnya terasa berputar ia memukul Pinggiran sofa, berpikir siapa yang memberikan minuman alkohol Kepadanya, " Anjing," umpatnya. ia sedikit membuka matanya saat merasakan rengkuhan Pada Pinggangnya. Reygan mendongak menatap cewek yang duduk di sampingnya
__ADS_1
Pandangan cowok itu sedikit mengabur Namun, Reygan masih bisa tersenyum tipis saat menatap cewek di sampingnya ini, " K-Kejora, " lirihnya
Cewek tersebut sempat mengangguk, ia kemudian menuntun Reygan untuk berdiri, " iya ini Kejora,"
Reygan tersenyum. Meskipun tak bisa melihat sepenuhnya wajah cewek di hadapannya. Reygan merasakan Pelukan ini adalah Pelukan milik Kejora. Cowok itu memeluk erat tubuh cewek di sampingnya bahkan ia menyandarkan kepalanya Pada bahu cewek itu
" Aku Pusing," lirih Reygan
Usapan lembut Reygan rasakan di kepalanya, " Kamu kenapa ? tanyanya
Reygan menggeleng sebagai jawaban. Untuk sekadar berbicara saja rasanya sangat berat, " Kejora, anterin aku Pulang," Pintanya dengan nada rendah
Cewek itu menuntun lengan Reygan untuk bangun dari duduknya ia merengkuh Pinggang Reygan agar cowok itu tidak terjatuh Meskipun jalannya sedikit terseok-seok tapi cewek itu tetap bisa menyeimbangkan langkahnya menjaga Reygan agar tidak terjatuh
Sepeninggalan dua insan tersebut. dua cowok berlari tergesa-gesa memasuki kelab. Ardian menolehkan kepalanya mematiskan Reygan masih ada di sini, " Nggak ada, " ucap Ardian Pelan
" Apa Reygan udah Pulang Ardian Perasaan belum lama kita tinggal tadi," Kata Miko
Di Perjalanan Pulang tadi, Miko dan Ardian tiba-tiba mengkhawatirkan Reygan. Akhirnya mereka kembali ke kelab untuk menyusul Reygan. Namun Miko dan Ardian tidak melihat sosok yang mereka cari. Ardian tak menjawab ucapan Miko, lalu ia menghampiri salah satu bartender yang tengah membereskan meja mereka tadi
" Sorry, lo, tau Reygan di mana ? tanya Ardian basa-basi
" Gue tadi liat Reygan Pulang sama cewek Nggak tau ceweknya itu siapa yang gue denger tadi Reygan nyebut-nyebut nama Kejora," jawabnya, " Cewek itu cuma anterin sampe depan dan Reygan Pulangnya dianterin Pakai taksi,"
" Kejora, " gumam Ardian, " Kejora ke sini buat apa ? gumam Ardian bertanya-tanya
" Ayo Ardian kita Pulang, Udah malem ini yang Penting itu anak udah nggak ada di sini gue udah tenang,"
__ADS_1
Kemudian, mereka keluar dari kelab Namun Pikiran Ardian masih berkecamuk. Bagiamana bisa Kejora sampai ke kelab ini ? Tahu dari mana ia kalau Reygan berada di tempat seperti ini ?
...••••...