KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 55 Ending


__ADS_3

Kantin Mak Gendut terlihat ramai.. Rombongan Reygan duduk meja Paling Pojok. Mereka semua berdua membiarkan Miko berceloteh tidak jelas. Katanya. Miko tidak rela Reygan dan Ardian beda kampus


" Siapa yang mau cari kampus di luar Gue mau di sini ada masa depan yang harus gue kejar," ucap Reygan


" OMG REYGAN " Miko menangkup Pipinya sendiri, " LO PUNYA MASA DEPAN BUAYA DARAT, OMG, OMG GUE KIRA LO TERJEBAK DI MASA LALU DAN NGGAK PUNYA MASA DEPAN, " jeritnya mengundang gelak tawa Pengunjung kantin lainnya


" Gue lupa ingatan sebentar aja lo berdua nangis lebay. Apalagi selamanya ? Bumi ini bisa banjir sama air mata buaya lo," kata Reygan mengejek


" SEBENTAR KEPALA LO ! LO ITU JUGA BUAYA, REYGAN KEMARIN AJA SOK IYA PUNYA CEWEK TIGA PULUH ! GILIRAN DITINGGALIN SATU CEWEK AJA LO UDAH KAYAK ORANG GILA," ujar Miko tidak santai


" itu namanya Karma Reygan ! tuduh Ardian, " Lo sama Kejora sekarang gimana,"


" Hubungan gue sama Kejora yang liat gimana, " tanya Reygan balik, " Gue sama Kejora udah selesai. Apa lo mau denger lagi," lanjutnya


" Santai aja kali Reygan Emosi banget gara-gara Putus cinta, " sahut Miko," Lo nggak ada niatan buat Balikan,"


Reygan meneguk minumannya," Gue kemarin ajak Kejora buat Balikan tapi dia nggak jawab. Mungkin dia masih marah sama gue gara-gara gue kasar sama dia," Reygan terkekeh Pelan


" Kejora nggak marah. Kejora cuma capek sama luka dihatinya," sahut Ardian


" Gue emang berengsek Ardian Gue akui kalau gue itu salah bahkan kata maaf Pun nggak cukup buat nebus kesalahan gue. Gue juga munafik gue larang Kejora buat nggak nangis tapi gue sendiri buat Kejora nangis Ardian gue nggak tau lagi gimana caranya buat nebus semuanya " Reygan Tertawa dengan hambar


" Tapi lo lakuin itu bukan karena kemauan lo. Lo nggak sengaja lakuin itu," ujar Ardian


" Sengaja atau nggak sengaja cewek mana yang nggak nangis kalau digituin Ardian ? Gue aja bayangin sakit, apalagi Kejora Ardian," ucap Reygan


" Apalagi waktu lo robek foto lo sama Kejora," maki Miko Cowok itu tertawa Pelan," Padahal gue yang kasih itu buat lo biar lo inget Pelan-pelan Tapi nggak sama sekali lo makin Parah dan dorong Kejora sampe buat dia luka. Gue nggak terima Reygan, Sorry Waktu itu gue hampir mukul lo," lanjut Miko


Reygan menoleh, " Kenapa lo nggak Pukul gue kalau lo tau gue itu salah,"


Miko Tertawa, " Gimana gue bisa lukain temen sendiri sedangkan lo Waktu itu hilang ingatan,"


" Yang bikin hubungan gue sama Kejora kayak gini ternyata bukan Bungan, " Reygan menjeda ucapannya," Tapi Marissa,"


" Gue udah tau, " jawab Ardian


" Tau dari mana lo," tanya Reygan


" Waktu lo masih koma di rumah sakit Bungan cerita semuanya. Dan gue nggak habis Pikir sama jalan Pikirannya Marissa, " ujar Ardian


" Terus Marissa Sekarang gimana keadaannya," tanya Reygan


Ardian mendongak menatap Reygan tanpa ekspresi, " Lo ngapain nanyain dia segala Jangan-jangan lo jatuh cinta sama dia,"


" Mata lo," maki Reygan


Suara gelak tawa dari arah membuat ketiga cowok itu menoleh bersamaan di sana ada Kejora, Ana dan Bungan yang baru saja datang. Miko menyenggol kaki Reygan dan menunjuk Kejora dengan dagunya


" Samperin tuh,"


Reygan menatap Kejora yang tertawa sudut bibir Reygan terangkat membentuk seulas senyuman. ia mengambil selembar kertas yang ada di atas meja, kemudian menuliskan sesuatu di sana. Lalu cowok itu mendongak menatap kedua temannya yang turut menatapnya


" Lo berdua mau enggak gue ajak kerjasama ? kalau bisa ajak anak-anak kelas kita Juga, " ajak Reygan


" Asalkan ada bayarannya gue mau-mau aja," jawab Miko dengan songongnya


" Mau ajak kerja sama apa," tanya Ardian serius


" Ada lah Nanti gue kasih tau Kalian berdua, " ucap Reygan dengan senyum meledeknya. Reygan menghampiri meja yang ia duduki Kejora dan memberikan surat kecil yang ia tulis kepada Kejora ia mencondongkan wajahnya di samping telinganya Kejora," ikutin Apa yang ada di dalam surat ini Gue tunggu,"


...jam 6 nanti, Temui gue di taman kita jangan sampe nggak datang...


...•••••...


" Sepi banget taman ini Biasanya kan ramai nggak jangan-jangan Reygan kerjain gue , " gumam Kejora heran saat ia sudah sampai taman ia berdiri di tengah-tengah taman melihat sekeliling


tiba-tiba saja Kejora di kejutkan dengan lampu taman yang tiba-tiba saja Padam

__ADS_1


Kejora meraba meja mencari Ponselnya untuk mengaktifkan senter, Namun lampu tunggal menyorot seseorang di atas Panggung Kecil membuat Kejora menoleh, Perhatiannya terfokus ke sana pada seorang Cowok yang berdiri memegang standing mic


Tidak lama kemudian sebuah sorot lampu lain menyala dan mengarah tempat Kejora berdiri. Kejora masih kebingungan. Reygan di atas Panggung terus menatapnya sambil tersenyum


" Untuk seorang Gadis yang Cantik malam ini, " suara Reygan menggema di setiap sudut taman yang entah mengapa terasa sunyi " Aku mau nyanyiin sebuah lagu ini khusus buat kamu, Kejora kesayangan Reygan yang ada di sana,"


Kejora dibuat terkejut bukan main suasana di sekelilingnya masih gelap, Matanya seolah tidak diperbolehkan menatap ke arah selain Kejora di atas Panggung


...HINGGA TUA BERSAMA...


...Inikah kisah cinta Yang aku sesali Kini kau tinggalkan diriKu tahu ini semua kesalahanku Yang selalu membuatmu terluka Maafkanlah sayangku Dengarkan janjiku...


...Selama jantung ini berdetak Ku akan selalu menjagamu Hingga akhir waktu...


...Selama nafas ini berhembus Tak akan ada cinta yang lain Hingga Tua Bersama...


...Ku mohon kembalilah dalam Pelukanku Lihatlah diriku tanpamu...


...Maafkanlah sayangku Dengarkan janjiku Selama jantung ini berdetakKu akan selalu menjagamu Hingga akhir waktu...


Reygan berhasil membuat mata Kejora berkaca-kaca. Tatapan itu Kejora mengaku lemah tiap kali menatapnya selembut itu. Terlebih membayangkan bahwa lagu indah yang dinyanyikan saat ini


Kejora sungguh tersentuh. Dia tidak Pernah menyangka Reygan bisa seromantis ini


Band Pengiring semakin terdengar meriah terdengar. Momen indah Pertunjukan Reygan di atas Panggung semakin mencapai Puncaknya. Lampu taman Kembali menyala terang menyinari setiap sudut taman


Reygan sungguh terkejut ketika lampu tiba-tiba menyala dan menemukan Begitu banyak orang yang sudah mengelilinginya sambil bertepuk tangan


Kejora memandangi mereka satu Persatu. Semuanya adalah teman sekolahnya


Reygan turun Panggung menghampiri Kejora


" Kejora gue nggak tau harus bilang apalagi sama lo. Gue seneng gue udah kembali dengan sepenuhnya Tapi di sisi lain gue rapuh waktu liat lo mau Pergi dari gue. Lo denger kan lagu yang gue nyanyiin tadi, " Cowok itu menatap Kejora Penuh kasih sayang, " Aku mau kamu temenin aku Sampe tuan nanti Kejora Cerita kita masih akan berlanjut hingga tua nanti,"


" Maafin gue. Tolong setelah ini jangan hukum gue lagi. jangan Pergi gue nggak akan Pernah bisa berdiri sendiri tanpa lo di sini. Lo nggak perlu pergi jauh buat sembuhin hati lo. Cukup berdiri di sini biar gue sembuhin luka yang ada di sini," Reygan menyentuh dada Kejora dengan jari telunjuknya, " Gue berengsek banget ya Kejora Gue udah jahat dan bodoh. Gue sendiri larang lo Pergi, dan gue sendiri juga yang buat lo Pergi dari gue," Reygan menunduk mengusap sudut matanya yang mengeluarkan air, " Ternyata Jatuh hati itu sakit ya. Gue baru rasain kali ini,"


Kejora meremas roknya. ia menahan tangisnya yang siap keluar melihat Reygan yang menangis dengan diam, membuat Pertahanannya rapuh. Cewek itu turut meneteskan air mata Reygan mengusapnya, " jangan nangis Lo nggak boleh nangis hanya karena gue. Gue tau, Kejora lo Pasti sakit banget kan sama sikap gue kemarin ? sama, Kejora Gue tau apa yang lo rasain, Maaf mungkin lo bakal bosen dengan kata Maaf gue ini Kejora," ucapnya ia juga menunduk merasa bersalah


Kejora belum membuka suaranya ia masih memberikan banyak ruang untuk Reygan mengutarakan semuanya Reygan menunduk memejamkan mata sejenak. tak lama ia mendongak, " Gue Sayang sama lo sedikitpun Perasaan ini nggak berkurang semua masih sama buat lo," ujarnya


" jangan Pergi, Gue udah terlanjur jatuhin hati ini ke gue lo, " ucapnya Pelan


Kejora menarik tangannya yang terus digenggam oleh Reygan. ia menatap Reygan dengan mata yang berkaca-kaca,


" kamu nggak salah Reygan dan kita nggak salah. Kita berdua sama-sama terjebak kesalahanpahaman yang buat kita berakhir Berpisah,"


" Tapi .... " Kejora menahan nafasnya sejenak mengurangi rasa sesak di dadanya, " Luka kamu berikan Kemarin rasanya sakit banget Reygan Aku tau itu nggak sengaja. Tapi siapa yang nggak sakit hati kalau ada di Posisi aku Reygan Sakit banget rasanya " Kejora Terkekeh ia mengusap air matanya yang lagi-lagi menetes, " Saking sakitnya sampe buat aku nyerah dan Pengin Pergi dari kamu,"


" Apa kita nggak bisa mulai dari awal Kejora? Apa gue nggak Pantes buat dimaafin ? Dan apa segitu jahatnya gue di mata lo, " Reygan menatap Kejora dengan berkaca-kaca, " Kalau iya maafin gue, Kejora Lo boleh Pukul gue sepuas lo tampar gue kalau emang itu buat lo lega Tapi gue minta Lo tetep di sini, di samping gue,"


Kejora tak kuat menahan tangisnya. Beberapa orang menyaksikan juga turut menitikkan air matanya


" Kalau lo nggak mau kembali lagi sama gue. seenggaknya maafin gue biar gue lega, " ucap Reygan. ia terkekeh Pelan saat Kejora hanya diam saja," Nggak mau maafin gue, ya ? Reygan Tersenyum tulus, " Nggak apa-apa, Mungkin lo terlalu ..." Ucapan Reygan terpotong saat Kejora Tiba-tiba saja memeluknya dengan erat Reygan memeluk dengan sedikit bingung, " Kejora,"


Kejora menggelengkan kepalanya dengan keras, " Maaf, Aku Udah egois Reygan Maafin aku, " lirihnya, " Aku kangen sama kamu," ucap Kejora membuat Reygan tersenyum


Detak jantung Reygan berpompa tak menentu. Bahagia dan haru menjadi satu Perlahan tangan Reygan terangkat untuk mengusap Punggung Kejora dan memeluk cewek itu dengan erat," Gue juga kangen sama lo, Kejora kangen banget, " ucap Reygan. ia melepaskan Pelukannya dan menundukkan kepala untuk melihat wajah Kejora dengan jelas. Jemarinya dengan lembut mengusap Pipi Kejora," Apa lo udah maafin gue," ucap Reygan, " Apa lo udah ada jawaban dari tawaran gue kemarin,"


" UDAH KEJORA, BALIKAN AJA DEH SAMA REYGAN LO TEGA BANGET SIH SAMA REYGAN," Teriak Miko membuat Reygan dan Kejora menoleh


" Balikan aja Gue dukung lo berdua masih sama-sama ada rasa Dan lo Kejora, " Ardian menatap Kejora," jangan bohongi diri lo sendiri kalau nggak mau tersiksa buat yang kedua kalinya,"


" POKOKNYA LO BERDUA HARUS BALIKAN ! AWAS AJA KALAU SAMPE NGGAK," teriak Miko suara yang menggema, " POKOKNYA REKE HARUS TETEP BERLAYAR DAN NGGAK BOLEH TENGGELAM,"


Bungan dan Ana mengangkat jempolnya dan memberikan senyuman manis


Reygan mengambil sebuah kalung liontin dari saku jaketnya, " Pakai ini lagi ya, " tanya Reygan, " kita mulai lagi dari awal Mau ? Reygan meraih telapak tangan Kejora dan menatap Kejora dengan serius

__ADS_1


Kejora berpikir Cukup lama dan Reygan dengan sabar menunggunya ia mengembuskan napasnya Perlahan tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban Tentunya ini membuat seluruh teman-temannya menyaksikan bersorak heboh Apalagi Miko dan Ardian itu Paling bahagia di sini


Reygan tersenyum. ia tidak bisa menahan getaran di hatinya itu Tangannya bergerak memakaikan kalung liontin itu kembali ia berbisik di telinga Kejora, " Aku sayang kamu, Kejora jangan Pernah Pergi dari aku ya, " Reygan memeluk Kejora dengan erat. Hari ini adalah hari Paling bahagia


Setelah ia berhasil mengingat semuanya, keluarga yang ia sayangi sahabat-sahabatnya dan saat ia berhasil mendapatkan cintanya kembali


" jangan lupain aku lagi ya. Udah Cukup kemarin aja kamu nggak tau siapa aku," ucap Kejora


Reygan mengangguk, " iya janji aku nggak ulangi itu lagi, " ia tersenyum simpul mengecup Pucuk Kepala Kejora. Mereka yang melihat itu tak tahan untuk berteriak heboh, " Aku Sayang Kamu hari ini dan selamanya,"


" WOAH AKHIRNYA REKE SHIP SEKARANG KEMBALI BERLAYAR, " Puji Miko bertepuk tangan. Balon warna-warni berterbangan dari arah belakang taman


Reygan mendongak dengan tangan yang masih bertaut Mata Kejora tertuju Pada balon dengan banner REKE. Lantas Kejora menatap Reygan seolah bertanya apa itu ?


Reygan menunduk, " itu singkatan nama kita Kejora dan Reygan nama kita dan hubungan kita bakal terus berlayar kayak nama yang di atas sana, " Reygan menunjuk balon tersebut, " Walaupun nantinya akan ada angin besar yang datang di hubungan kita, tapi sebisa mungkin aku akan jaga hubungan ini baik-baik Dan aku janji nggak akan bikin Orang cantik ini nangis lagi, " Kejora Mencolek hidung Kejora membuat cewek itu tersenyum, " Gimana Masih sakit nggak hatinya ?


Kejora tersenyum dan menggeleng samar " Nggak kan udah ada kamu sebagai obatnya,"


Reygan merangkul Kejora sambil menatap balon-balon yang sudah terbang Dari kejauhan. Miko Ardian dan teman-teman lainnya menatap Reygan dengan senyum bahagia


" Liat Sih Reygan Akhirnya si Playboy dan si sadboy Kemarin sekarang udah jadi cowok yang Paling bahagia di dunia ini," Ujar Miko tanpa mengalihkan Pandangannya dari dua insan yang berdiri di tengah taman


Ardian mengangguk dan tersenyum menanggapinya. ia menoleh menatap Bungan yang sedari tadi berdiri di sampingnya. Diam-diam Ardian mengenggam tangan Bungan. Hal itu membuat Bunga menoleh Raut wajah senangnya tergantikan dengan bingung sekaligus kaget lantaran tiba-tiba Ardian mengenggam telapak tangannya


" A-ardian, " tanya Bungan bingung


Ardian menaikkan sebelah alisnya,


" Kenapa, "


Bungan melirik Tangannya yang digenggam Ardian. Menyadari itu Ardian tersenyum. senyum yang tentunya baru Pertama kali Bungan lihat


" Nggak apa-apa. Biar sama-sama ada gandengan Sayangkan kalau dianggurin tangannya " ucap Ardian mendengar itu Bungan memalingkan wajahnya dengan malu


" EKHEM HUEK GUE KESELEK CINTA NIH DUA SAHABAT GUE UDAH PUNYA PASANGAN TERUS GUE SAMA SIAPA CAPEK GUE JOMBLO TERUS," teriak Miko


Mendengar itu Aldo menarik tangan Ana dan mendorongnya ke arah Miko. Begitu Pun Miko cowok itu didorong begitu kuat oleh Aldo untuk mendekat ke arah Ana, " NIH ANA AJA LO BERDUA EMANG COCOK, " ujar Aldo berteriak. Miko dan Ana saling Pandang keduanya bergidik ngeri


" OGAH GUE NGGAK BAKAL MAU SAMA TABUNG GAS KAYAK LO, " maki Ana Pada Miko


" DIH SIAPA JUGA YANG MAU SAMA LO ENGGAK USAH PERCAYA DIRI DEH,"


teman-temannya yang menyaksikan itu menyemburkan tawanya Reygan dan Kejora membalikkan badannya dan menatap sahabat mereka yang terlibat adu mulut. Keduanya tertawa


" Lo berdua emang Pantes sama Ana, Miko udah tembak aja daripada lo jomblo kan," teriak Reygan


Kejora tertawa, apalagi melihat Miko dan Ana bertambah Panas. satu kecupan menyapa Pipi Kejora. ia mendongak menatap Reygan


" jangan ketawa Nanti ada yang terpesona," ucap Reygan


" kenapa kamu jadi Posesif kayak gini,"


" iya, Biar nggak ada yang rebut kamu lagi," jawab Reygan membuat Kejora Tertawa, " Kejora," Panggil Reygan, " Aku boleh minta satu Permintaan untuk selamanya,"


Kejora mengangguk, " Boleh,"


" jangan Pergi ya, Orangtua aku sahabat dan kamu yang jadi alasan aku tetap di sini jadi aku mohon jangan Pergi," Pintanya


Kejora Tersenyum Bagaimana ia bisa Pergi sedangkan semua yang ia Punya ada sini Cewek itu menggeleng," aku nggak akan Pergi Reygan aku bakal di sini terus bareng kamu,"


Reygan tersenyum tulus. ia memeluk Kejora lagi, " izinin aku Peluk kamu lagi. aku masih kangen berat sama kamu,"


Kejora berterimakasih kepada Tuhan yang telah menghadirkan Reygan untuknya. Reygan Samudra Aldebaran Nama yang Selalu Kejora tulis di dalam hatinya untuk selamanya


" Aku sayang kamu Reygan Samudra Aldebaran, " ucap Kejora


" Aku juga sayang kamu Kejora, " balas Reygan

__ADS_1


...THE END...


...••••••...


__ADS_2