KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 17 kesayangan Reygan


__ADS_3

Malam itu, Kejora tak bisa menahan senyumnya Sudut bibirnya terangkat membentuk seulas senyuman manis. ia menatap dirinya di Pantulan kaca kamarnya. Kalimat manis dari bibir Reygan terngiang-ngiang di memori otaknya. Dering notifikasi yang bersumber dari Ponselnya mengalihkan Pandangan cewek itu.


...Reygan...


...Kejora di mana ?...


...Kejora...


...di rumah ada apa emang Reygan ?...


...Reygan...


...Cuma mau nanya di luar ada bulan nggak...


Dengan refleks, Kejora menyingkap gorden yang menutupi jendelanya. Matanya menatap langit malam yang ditaburi banyaknya bintang dan terdapat bulan sabit


...Kejora...


...Ada, tapi bulan sabit...


...Reygan...


...Sama kayak senyum lo. Tipis tapi manis Jangan kebanyakan senyum di depan cermin dong Nanti kacanya Pecah saking nggak kuatnya liat senyum lo yang manis itu...


Cewek itu menatap luar jendela kamarnya, mencari sosok Reygan Entah dari mana Cowok itu tahu kalau Kejora sedang tersenyum di depan cermin. Kejora menggigit ujung jarinya dengan gemas.


...Reygan...


...jangan bergadang buruan tidur Good night, kesayangan Reygan...


" AAAA ! AYAAH ! KEJORA BAPER !" Pekik Kejora seraya memejamkan matanya sebuah baskom kecil melayang tepat di atas kepalanya. Kejora menoleh dengan cepat dan mendapati Dikta yang berdiri berkacak Pinggang di ambang Pintu kamar. Kejora membuang baskom kecil yang bertengger di kepalanya, berdecak sebal, dan bersedekap dada menatap abangya dengan sebal dan bersedekap dada menatap abangya dengan sebal


" Teriak-teriak mulu lo ! Biarin gue kopi, buruan ! Bikinin tiga, ada temen gue yang lainnya soalnya, " suruh Dikta


Tanpa menunggu Persetujuan dari bibir Kejora cowok itu melenggang Pergi


" Gue belum jawab iya, Bang Dikta ! Teriak Kejora kesal. Dengan Perasaan dongkol, Kejora berjalan menuju dapur dan membuatkan tiga gelas kopi untuk teman-teman Dikta


...•••••...


Kedatangan Reygan dan Kejora di sekolah, mengundang atensi beberapa siswa di koridor. Dengan serempak, Para siswa-siswi, Reygan dan Kejora membuka Ponselnya saat dering notifikasi dari grup lambe turah SMA Satya bangsa


^^^📞 Lambe Turah SMA Satya bangsa^^^


Farah Quin : Hai gusy kalian tau nggak kita kedatangan couple goals baru lagi katanya sih baru jadian


Bey : siapa


Farah Quin, : Coba deh gusy kalian tengok ke kanan depan Puspendik D


Ada siapa di sana


Agus Marto : Ada Kejora sama Reygan Cuma mereka lagi berdiri di sana


Farah Quin : itu gusy itu dia Couple goals terbaru kita Cocok banget kan


Miko : APA


Nia : Udah gue udah dari awal mereka bakal jadian


Miko : PJ ( Pajak jadian ? Mana ?


" OMO ! OMO ? OMO ! DAEBAK KEJORA LO KOK MAU SIH SAMA BUAYA DARAT PADAHAL KAN, REYGAN JELEK KALAU KENCING KELUAR AIR ! Pekik Miko seraya menangkup Pipinya pura-pura terkejut


" Emangnya lo, kalau kencing keluar dosa !" sahut Ardian, " Gimana ceritanya lo bisa jadian sama Kejora," tanya Ardian Pada Reygan yang menatap sebal Miko dan Ardian

__ADS_1


" Kepo banget lo Urusan sama orang lain. Urusan uang kas lo tuh yang banyak, " sinis Reygan Pada Miko


" SADAR DIRI BUAYA DARAT UANG KAS LO DARIPADA UANG KAS GUE SAMA ARDIAN LEBIH BANYAKAN UANG KAS LO !" teriak Miko


Miko berdeham saat seluruh mata lansung tertuju ke arahnya Kadang Miko suka heran, kenapa dia dilahirkan lancar berteriak begini


" Ra, mending lo sama gue aja, Ra Gue orangnya setia kok, Ra ! Miko mengedipkan sebelah matanya dengan genit


Reygan menatap Miko dengan tatapan menusuknya. ia menoleh dan menatap Kejora, " Kamu masuk aja, aku mau urusin dua monyet dulu," suruh Reygan Pada Kejora. sengaja ia menggunakan aku-kamu agar Miko Terpancing


" APA OMG ! OMG !"Kejora, Reygan dan Ardian terlonjak kaget akan teriakan melengking Miko, " Reygan, sumpah ! Gue nggak bohong jujur gue merinding denger lo Pake aku-kamu Mending lo-gue aja Reygan nggak usah romantis Nggak Pantes buat lo Sumpah," Ujar Miko


" iri bilang bos, " geram Reygan


...••••...


Suasana kantin begitu ramai, apalagi Mak Gendut Di Pokok sana ada Reygan dan Kejora yang duduk berdampingan. Sedari tadi mata Reygan tidak lepas dari Kejora yang begitu lahap memakan makanan di hadapannya


" Ra, "Panggil Reygan. ia menarik kursi yang ia duduki untuk mendekat ke arah Kejora sedikit. Tangannya menurunkan tangan Kejora yang hendak memasukkan satu Potong sosis ke dalam mulut cewek itu


Kejora mendongak menatap Reygan," Ada apa ?


" Gue kalau minta sesuatu sama lo, boleh?


" Biasanya juga kg ngomong. Kenapa Pake nanya lagi ? Tanya Kejora diiringi Kekehan kecil dari bibirnya


" Kejora jangan deket-deket sama Bara lagi, ya, " Pinta Reygan


" Kenapa ? tanya Kejora


" Masih nanya kenapa ? beo Reygan," Ra, lo .... "


" sedeket-deketnya gue sama Bara gue nggak bakal naruh hati ke dia. sekarang hati gue milik lo, " Potong Kejora


Reygan tersenyum mendengarnya. Tangannya bergerak mengusap sayang Surai hitam itu, " Tapi sedeket-deketnya lo sama Bara walaupun lo nggak naruh hati ke dia, siapa yang nggak akan Cemburu Ra, kalau liat Pacarnya sendiri malah berduaan sama cowok lain ? Coba kalau lo, gue gituin juga ? ucap Reygan


" Nggak ngapain,"


" nggak deket-deket sama Bara, " jawab Kejora


" Biar apa ? tanya Reygan


" Biar lo nggak cemburu, " Kata Kejora Pelan


Reygan menahan senyumnya. Tangannya terangkat mencubit Pipi Kejora dengan gemas. Kemudian ia beralih mengenggam telapak tangan Kejora yang nganggur di atas meja


Sebuah baju basket melayang menutupi kepala Reygan. Cowok itu berdecak dan menatap sang pelaku dengan tajam. Miko cowok itulah tersangka utamanya


" Pacaraan Mulu lo ! Ayo ke lapangan, sekarang " ajak Miko


" Ganggu aja lo ! umpat Reygan ia menoleh menatap Kejora, " Ra, gue ke lapangan dulu, nanti anak-anak monyet Lepasin gue Miko ! ucapan Reygan terpotong lantaran kerah bajunya ditarik begitu kuat oleh Miko


" MAK REYGAN HUTANG DULU, YA SAMA SOSISNYA KEJORA BESOK KALAU MAU KELULUSAN, REYGAN BAYAR SEMUANYA ! Teriak Reygan dari kejauhan


" KEJORA ESTELLE ! Teriakan Ana mampu mengalihkan fokus Kejora. Napasnya memburu serta tangannya memegang gulungan kertas


" Apa sih, Ana ? bisa Budek telinga gue nih decak Kejora sebal


" Sumpah ini gawat darurat ! Demi hutangnya Reygan yang sampe dua juta ! BERITA LO YANG PACARAN SAMA REYGAN MASUK KE PAPAN MADING ! kata Ana lantang


Kejora melebarkan bola matanya


" Apa ?


" What,"

__ADS_1


" Demi apa ?! Kejora Pacaran sama Reygan,"


" OMG !


Ucapan kaget dari beberapa Pengunjung kantin tentunya mengundang atensi Kejora dan Ana,


" Ayo buruan ke sana ! Ana menarik tangan Kejora untuk segera menuju mading yang sudah dikerumuni banyak siswa. Tak hanya Kejora dan Ana saja beberapa siswa-siswi yang terkejut tadi juga meninggalkan kantin


" Aw, aw santai dong ! Ana menyentak adik kelasnya yang dengan kasarnya mendorong tubuh Ana kala cewek itu hendak menerobosnya


Kejora, Ana, Farah dan beberapa kumpulan Para mantan Reygan menatap Marissa dengan lancangnya merobek berita hangat itu, " Otak-otak kalian Perlu diasah ! Selebihnya lo ! Marissa menunjuk Farah, " Harusnya lo bijak masukin berita sebodoh ini !" Ujar Marissa


" Lo kalau iri ngomong aja, " sahut Nia


" Terserah Farah mau masukin berita itu ke mana aja yang dia mau Toh guru-guru Juga nggak keberatan, kan ? Kenapa jadi lo yang ribet gini Atau Jangan-jangan .... " Ana memutari tubuh Marissa, kemudian berkata, " Lo Cemburu, "


Marissa memalingkan wajahnya dan berdecak Pelan, " Cemburu ? Gue nggak Cemburut. cuma gue nggak suka berita sebodoh ini masuk ke Papan mading,"


" Ngomong aja cemburu, Pake ngeles lagi, " sindir Kejora, " Gue heran sama lo Marissa, Gue salah apa sih sampe-sampe lo segitu bencinya sama gue ?


" Gue suka sama Reygan dari kelas sepuluh, Puas lo ?" jawab Marissa cepat. semuanya dibuat terdiam oleh Jawaban Marissa sebelum akhirnya teriakan-teriakan mengejek dari beberapa siswa yang berkerumun menyapa indera Pendengaran Kejora


" Dih, Cucu lampir ! Sadar diri, Mbak Reygan suka nggak sama lo, " cerca Ana


Kejora mendekati Marissa dan menepuk bahu cewek itu," Sebanyak apa pun lo berjuang. sebanyak apa pun lo suka sama Reygan dan sekuat apa pun lo cinta sama Reygan kalo yang dipilih Reygan itu gue , Lo mau apa," Ujar Kejora sedikit memelankan suaranya , " inget Marissa, nggak cuma fisik juga yang baik, tapi harga diri juga Perlu dijaga. kalo hargai diri lo rendah, lo nggak ada artinya di mata Para cowok ! ucap Kejora diakhiri senyum tipis di ujung bibirnya


...••••...


" Rey ! Di mading ada apa tuh rame-rame ? tanya Miko seraya menunjuk ke arah mading yang dipenuhi beberapa siswa. Reygan menoleh kemudian melangkah Kakinya menuju Papan mading


" ADA, APA INI WOI ! teriak Miko. matanya melebar sempurna lantaran melihat Marissa yang adu Jambak dengan Ana, " OMO ! Pekik Miko


" Gue nggak ada masalah apa pun sama lo, Ana ! Lo jangan simpulin sendiri Hobi banget lo cari kesalahan orang lain !" Kata Marissa sambil menguap Kepalanya yang hampir lepas


" Hei kuyang ! Gue nggak cari kesalahan lo, ya ! Tapi emang lo hari ini banyak kesalahan, Bos ! sahut Ana


Marissa mengepalkan tangannya kuat-kuat lantaran tak ada satu pun yang ada di Pihak Marissa. ia mengangkat tangannya hendak melayangkan tamparan di wajah Ana. Namun Ana dapat menghindar dengan cepat sehingga tanpa sengaja telapak tangan Marissa menampar Pipi Kejora


" Wah ! setan lo, Marissa !" maki Ana


Kejora menyentuh Pipinya yang terasa Panas


" Ra, nggak apa-apa ?" tanya Reygan seraya mengusap Pipi Kejora. Tepat saat itu. Bel Pulang sekolah berbunyi membuat sebagian siswa yang berkerumun tadi membubarkan dirinya masih-masing Kini hanya tersisa beberapa siswa-siswi yang masih setia menyaksikan drama Panas ini


Reygan mendongak dan menatap Marissa tajam ia kembali menunduk memperhatikan Kejora," Sayang nggak apa-apa ? Ayo Pulang Gue anter ya ? Tanpa menunggu Persetujuan dari Kejora. Reygan menarik tangan Kejora melenggang pergi. ia melintasi Marissa Tak sedikitpun Reygan meliriknya membuat Marissa mengepalkan tangannya


...••••...


Reygan menghentikan motornya tepat di depan rumah Kejora kemudian ia menatap Kejora yang turun dari motornya Reygan merasa bersalah hari ini, gagal untuk menjaga Kejora dari Marissa ini yang ditakutkan Reygan kalau hubungan mereka diketahui anak sekolah. Teror dan bully takutnya nanti datang Pada diri Kejora


" Ayah lo sama Bang Dikta di mana ? tanya Reygan


" Keluar mungkin tadi Pagi gue liat mereka Packing baju, katanya mereka mau jenguk saudaranya yang sakit di Jakarta, " Ucap Kejora


Reygan menghela napasnya Pelan, kemudian menatap sebentar wajah cantik di depannya ini,


" Di rumah sendirian ? Perlu gue temenin atau ...."


" Nggak ! jangan, Rey takutnya nanti banyak omongan dari mulut-mulut tetangga. Tau sendiri tetangga gue kayak gimana Lo Pulang aja udah mau sore ini takutnya lo dicariin orangtua lo di rumah !' Ujar Kejora


" Sebenernya gue nggak dicariin mereka, Sekalipun gue Pulang minggu depan, " Ucap Reygan, " Paling langsung diusir," lanjutnya diiringi kekehan kecil dari bibirnya. Cowok dengan Perawakan tinggi tersebut turun dari atas motornya menghampiri Kejora yang sedari tadi berdiri menatap Reygan ce senyuman manisnya


Wajah cantik Kejora mampu mampu membuat Reygan jatuh cinta berkali-kali sebisa mungkin Reygan menahan gejolak di hatinya Wajah cantik Kejora membuat Reygan terhipnotis beberapa kali. ia berdiri tepat di hadapan Kejora, menatap intens wajah cantik itu


" Nggak Pulang ? Reygan kamu Mau ngapain .... " Kejora terdiam cukup lama dan menikmati detak jantungnya yang berdetak dengan cepat

__ADS_1


Baru saja Reygan mengecup singkat Pipi kanannya, tepat di belakang tamparan Marissa tadi. Kejora mendongak saat merasakan tangan Reygan mengusap Pipinya, " Cepat sembuh Kesayangannya Reygan,"


...••••...


__ADS_2