KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 41 BUKAN DRAMA


__ADS_3

...apa kau amnesia, apa kau amnesia terus kerutkan kening dan geleng kepala...


REYGAN mendorong bahu Ardian saat cowok itu membantunya untuk bangun dari tidurnya. Penolakan yang dilakukan Reygan terhadap Ardian membuat Miko, Kejora dan Ana tertegun. Kejora meremas kuat roknya. ia menatap Reygan dengan mata yang berkaca-kaca. Cewek itu menggeleng cepat, sebisa mungkin ia menepis Pikiran buruk yang terjadi Pada Reygan


Kejora menyentuh kembali Punggung tangan Reygan.


" Reygan ini aku Kejora. K-kamu marah banget ya sama aku ? Sampe kamu nggak mau aku sentuh sedikitpun Reygan," Kejora menatap Reygan yang juga turut menatapnya dengan tatapan tak terbaca


" Reygan, "


" Aku minta maaf semua salah aku. Kalau aja aku Percaya sama kamu. semuanya nggak bakal terjadi. Maafin aku, Reygan. Tapi aku mohon jangan kayak gini," Kejora menatap Reygan dengan sendu


Miko memalingkan wajahnya saat melihat interaksi Kejora ke Reygan yang tak digubris sedikitpun. ia tahu apa yang terjadi. Namun ia memilih bungkam sebelum Dokter yang menjelaskan semuanya Miko mengusap sudut matanya yang sedikit mengeluarkan air mata


Reygan menjambak rambutnya sendiri saat merasakan kepalanya kembali berdenyut. ia tidak tahu apa yang terjadi tapi ketika mencoba mengingat semuanya, ia gagal. tak tahu siapa orang-orang yang berada di sampingnya ini. Reygan mendongak, menatap Kejora cukup lama, kemudian menatap Miko, Ardian dan Ana secara bergiliran


" Kalian semua siapa gue ? Gue kenapa bisa ada di sini ? Apa yang habis terjadi sama gue,"


Melihat itu Ardian mundur beberapa langkah dan mendudukkan dirinya Pada salah satu kursi dekat dinding. ia menelungkupkan wajahnya Pada lipatan tangannya. Bahu Ardian bergetar, cowok itu menangis


" Lo nggak mungkin hilang ingatan total kan, Reygan ? lirih Ardian


Kejora menatap Reygan tak percaya. Hatinya berdesir Perih ia menunjuk dirinya dengan tangan yang sedikit bergetar, " ini aku. Aku Kejora, Reygan Aku mohon jangan kayak gini. Bilang kalau kamu cuma drama, Reygan Bilang kalau kamu cuma Pura-pura lupa ingatan sama aku ya kan Reygan jawab aku Reygan " Kejora tersenyum menahan Perih. Cewek itu mengenggam telapak tangan Reygan dengan erat


Reygan kembali memegangi kepalanya yang terasa sakit. Cowok itu menjambak kuat rambutnya sendiri. ia berteriak tertahan, membuat Kejora mundur beberapa langkah


Miko tak tega melihat Reygan. ia ingin sekali mendekat dan membantu Reygan. Tapi, ia urungkan niatnya saat mengingat Penolakan yang dilakukan Reygan kepada Ardian

__ADS_1


...Nggak mungkin, kan Reygan ? Lo lupain semuanya ? Termasuk gue sama Ardian yang sejak kecil ada di samping lo ? batin Miko...


Miko tak bisa menahan air matanya lagi


" Lo kenapa harus gini Gue sebagai sahabat lo, sakit liat lo kayak gini,"


Suara derap langkah yang terdengar begitu jelas, membuat atensi mereka teralihkan. Dokter Surya baru saja datang bersama Farah dan Ana yang berjalan di belakangnya


Ana yang berada di samping Kejora Pun menarik Pundak Kejora untuk sedikit menjauh dari brankar Reygan. ia menatap Kejora dengan tatapan sangat iba, " Kejora lo harus terima semua yang terjadi sama Reygan. Yang Penting raga dia kembali. Seenggaknya kembalinya dia buat semua orang lega, " Ana melirik Reygan yang tengah di Periksa Dokter Surya


" Tapi gue belum siap kehilangan sosoknya. Sakit liat Reygan nggak ingat gue siapa," ucap Kejora dengan nada terdengar sangat Parau


Ana mengusap-usap Punggung Kejora dengan lembut," Semuanya bakal kembali dengan seutuhnya seiring berjalannya waktu," bisik Ana


Ardian melangkah saat melihat Dokter Surya selesai memeriksa keadaan Reygan. Dokter Surya menatap mereka semua dengan tatapan sendu. ia tahu apa yang di dalam Pikiran mereka


" Pasien Reygan hilang ingatan," jelas Dokter Surya sembari menatap Reygan


" Nggak Dokter, bohong kan ? Kalian Kerja sama buat bohongin saya kan Bilang ! Bilang kalau semua ini Cuma bohong, Dok," teriak Kejora masih tidak terima. Ana menarik Kejora ke dalam Pelukannya


" Kejora, Kejora, dengerin gue Reygan nggak apa-apa Reygan bakal kembali lagi buat lo, Kejora," ucap Ana menenangkan Kejora


Kejora menangis. ia melihat Reygan yang hanya diam saja, menatap orang-orang di sampingnya dengan bingung


" Cepet sembuh Reygan, " Miko menepuk-nepuk bahu Reygan," Gue tunggu lo sebut nama gue, " Reygan mendongak dan menatap Miko, " Apa udah bisa dipastikan berapa lama waktu Reygan amnesia, Dokter," tanya Miko


Dokter Surya sempat mengembuskan napasnya dengan berat, " Maaf saya belum bisa memastikannya,"

__ADS_1


Pintu UGD terbuka lebar, menampilkan keluarga Reygan di sana. Mama melihat sang Putra duduk dengan tenang di atas brankar pun tersenyum bahagia. Semua doanya sudah terkabulkan. Wanita itu melangkah cepat menghampiri Reygan Tanpa Permisi, ia memeluk Reygan dengan erat dan menumpahkan tangisnya yang sudah tak bisa ia tahan lagi


" Reygan kamu udah sadar, Nak ? ini Mama lagi nggak Mimpi kan ? Heronya Mama sama Papa udah bangun," Wanita itu tersenyum mengusap Pipi Reygan dengan lembut," Kamu lama banget ninggalin Mama kangen sama kamu. Apa yang sakit Sayang ? Bilang sama Mama,"


Papa menitihkan air matanya, " Papa Selalu berdoa yang terbaik buat kamu Dan Tuhan kabulkan semuanya, Papa bersyukur liat kamu kembali lagi Cepet sembuh kesayangan Papa. Orang-orang terdekat kamu nungguin kamu Pulang,"


Miko, Ardian, Kejora, Ana, Farah dan Bungan memilih diam Perihal Reygan hilang ingatan sepenuhnya. Kejora memalingkan wajahnya ia tidak kuat melihat senyum yang terbit di bibir orangtua Reygan


" Mama ? Papa ?" Reygan menatap keluarganya dengan raut wajah yang sangat bingung, " Kalian semua siapa,"


Jantung Mama seperti dihantam sesuatu yang amat besar Wanita itu menggeleng tidak mungkin Reygan melupakannya


" Pak, Bu, Pasien Reygan mengalami hilang ingatan. Apa yang terjadi Pada dirinya, dan orang-orang yang dia kenali. dia tidak tau, Terutama Bapak dan ibu sebagai orangtua Reygan sendiri," jelas Dokter Surya," saya sudah memastikan keadaannya tadi,"


" Nggak ! Nggak mungkin anak saya Reygan hilang ingatan. Dok ! Wanita itu menentang ucapan Dokter Surya. ia menatap Reygan dengan tatapan sangat sendu mengusap Pipi Reygan dengan lembut," Reygan ini Mama kamu ingat, kan ini Mama ? kamu nggak boleh lupa sama Mama, Reygan,"


Papa yang mendengar ucapan sang dokter Pun mencengkeram kuat-kuat kerah baju Dokter Surya itu, " Bilang Bilang kalau Anda Cuma bohong Perihal semua ini Nggak mungkin anak saya amnesia Bilang ! Bilang kalau anak saya nggak Kenapa-kenapa," bentaknya


Dokter Surya tak berkutik, ia hanya diam membiarkan Pria itu berbuat lebih Kepadanya


" Nak, sudah ! Semuanya bukan salah Dokter Surya. ini semuanya sudah jalan Maha kuasa. Ayah juga nggak ikhlas liat Cucu Ayah begini tapi kita bisa berbuat apa," ujar kakeknya Reygan


" Reygan, kamu ingat Papa, kan ? Bilang kalau kamu ingat Papa ini Papa. orang yang didik kamu sejak kecil, orang yang rawat kamu dari kecil, ini Papa, Nak," Ujar Papa berusaha mengingatkan Reygan


" Pak, maaf saya lancang lebih baik Pasien jangan terlalu dipaksa untuk mengingat semuanya Biarkan Pasien Pulih dengan sendirinya Kalau tidak Pasien .... " Dokter Surya menggantungkan kalimatnya, " Kondisinya akan lebih Parah dari ini,"


semua menatap Reygan dengan sendu. Air mata mereka begitu deras mengalir tanpa henti. Hati berdesir ngilu melihat kondisi Reygan seperti ini, ditambah lagi Reygan tak ingat siapa-siapa. jangankan teman dekatnya, dengan orangtuanya Pun tak ingat

__ADS_1


" Kamu boleh lupa sama Papa dan Mama, Reygan Tapi Papa mohon anggap keberadaan Papa sama Mama di sini sebagai orangtua kamu,"


...••••...


__ADS_2