
MALAM ini, Pikiran Reygan terus berkecamuk. Apakah cewek itu marah dengannya Perihal ia yang telat menjemputnya ? sebenarnya Reygan tidak marah dengan Ardian yang mengantarkan Kejora Pulang justru ia berterima kasih kepada Ardian.
Kini, hujan sudah reda. ia ingin menemui Kejora, tapi takut kalau Kejora marah dengannya dan berujung mengusirnya. Namun setelah berpikir cukup lama, Reygan membuang Pikiran itu dan berakhir menyambar jaket serta kunci motornya, lalu melenggang Pergi
...••••...
Kejora menatap luar jendela kamarnya dengan bosan, " Panas banget Padahal tadi dinginnya kayak kutub Utara, " decaknya, Kejora menoleh ke arah Pintu kamarnya, menampilkan Ayah yang hendak meronda ia mengingatkan Kejora agar berjaga di rumah kemarin, ada tetangga mereka yang kemalingan
" Ya udah Ayah tinggal dulu. Kalau ada apa-apa, jangan lupa telepon Ayah,"
Kejora mengangguk seraya tersenyum tipis. ia melangkah keluar untuk mematikan televisi dan kembali melangkah menuju kamarnya.
" Astaghfirullah !" Kejora berjengit kaget. ia mengusap matanya berkali-kali saat melihat seorang laki-laki yang duduk di atas kasurnya itu " REYGAN KAMU ! teriak Kejora terkejut, " Mau ngapain ke sini !"
Reygan memalingkan wajahnya dan mengetuk-ngetukan jemarinya di atas lutut, " Kangen aja m-maksudnya, nggak apa-apa ?
" Mending kamu Pulang aja ini udah jam sembilan malam, "
" Ngusir gue ?" Reygan menaikkan sebelah alisnya
Kejora tak melarang Reygan main ke rumahnya. Namun hari sudah malam ia takut Orang-orang melihatnya dan berprasangka yang tidak-tidak. apalagi ia hanya berdua, ditambah lagi di dalam kamar. Kejora memundurkan langkahnya Perlahan saat Reygan mendekat ke arahnya
" Rey- Reygan mau n-ngapain sih di kamar aku ?" Tubuh Kejora menegang saat merasakan dekapan kuat dari Reygan. Cowok itu memeluk Kejora
" Maafin gue, Kejora, " lirihnya
Rasa ingin menolak pelukan Reygan sama sekali tidak ada. Entah kenapa, setiap Perlakuan Reygan mampu membuatnya diam tak berkutik Meski ia ada keinginan untuk marah dengan Reygan. tapi tetap saja tidak bisa. Perlakuan cowok itu selalu saja berhasil membuat Kejora luluh.
Dari berita yang beredar, temen sekelasnya memergoki Reygan yang kemarin mengantarkan Marissa Pulang. mendengar itu, Kejora marah karena Reygan lebih memilih Marissa dibandingkan Kejora. Kemarin malam selesai mengabari Reygan kalau ia diantarkan Ardian Pulang, ia langsung mematikan Ponselnya
" Lo marah, ya ? Maafin gue Kejora, Gue berani sumpah gue nggak ada hubungan apapun sama Marissa Gue ... "
Kejora mengangguk di dalam Pelukan Reygan. " iya, tau sekarang lebih kamu Pulang, " Potong Kejora diakhiri usiran lembut dari bibirnya
Reygan melepaskan pelukannya dan menatap lebih dalam manik mata teduh milik kekasihnya, " Sebentar aja, gue mau liat Ratu Cantik kesayangan Reygan yang berhasil buat gue khawatir setengah mati ini, " Reygan langsung tersenyum, " Kesayangan Reygan Jangan marah " Reygan menyentuh Pipi Kejora, dengan lembut," Tetap jadi Gadisnya Reygan yang gue kenal ya Meksipun ada masalah nantinya, jangan Pernah berubah, Percaya sama gue, sebanyak apa Pun cewek di dunia ini, yang gue mau cuma lo. Dan sebaik apapun cewek cantik diluaran sana lo, tetep jadi yang terbaik buat gue Kejora," ucap Reygan diakhiri senyuman bibirnya
Kejora menunduk dan tersenyum tipis Bagaimana ia bisa marah dengan Reygan, sedangkan Reygan sangat Pintar untuk mengembalikan senyumnya yang hilang ?
" Lo emang bukan yang Pertama buat gue, Ra, tapi yang terakhir buat gue Kejora " lanjutnya Kejora tak bisa menahan senyumnya lagi dan memukul lengan Reygan, " Bendahara kesayangan Reygan yang galak ini ternyata bisa salah tingkah juga ternyata, " Reygan mencolek Pelan hidung Kejora membuat rona merah muncul di Pipi Kejora, " Gue Pulang dulu, udah malem jangan tidur malem-malem kesayangan Reygan, " ucap Reygan dengan Perhatian. setelah Puas memandangi wajah Cantik itu, ia membalikkan badannya hendak melangkah keluar Namun Panggilan dari bibir Kejora membuat langkah kakinya terhenti
" Reygan, "
Reygan langsung membalikkan badannya, " Apa ?
Kejora menunduk malu, " B-boleh Peluk lagi ? setelah mengatakan itu Kejora menggigit bibir bawahnya dengan Perasaan yang sangat malu
" Apa ? Coba ulangi lagi, minta apa tadi ? tanya Reygan Pura-pura tidak mendengar
__ADS_1
Kejora mendongak dan menggeleng Cepat, " Nggak, Nggak jadi kamu Pulang aja, bener kata kamu tadi. Sekarang udah malam ?
" Sini, " suruh Reygan. Cowok itu merentangkan tangannya
Kejora menatap Reygan dengan bingung, " Mau ngapain ?"
" Katanya mau Peluk ?"
" Nggak .... " Ucapan Kejora terpotong saat Reygan menghampirinya dan memeluknya. Kejora memejamkan matanya saat merasakan Reygan menaruh dagunya di atas kepalanya
Reygan melepaskan Pelukannya dari Kejora, " Udah, ya nanti khilaf Takutnya lo nanti kenyang sembilan bulan,"
Kejora berdecak lalu memukul lengan Cowok itu. Reygan memang sangat Pintar membuatnya melayang tinggi, tapi Reygan juga Pintar menjatuhkannya
Reygan tertawa melihat raut wajah kesal Kejora," Bercanda, Sayang, ' ia mengacak-acak gemas rambut Kejora, dengan gemas " Gue Pulang, Nanti gue ke sini lagi bawa keluarga, Pak lurah, Pak RT dan bawa Penduduk kompleks Perumahan gue,"
" Mau ngapain, " tanya Kejora
Reygan memajukan wajahnya dan berbisik, " Mau halalin Bendahara kesayangan Reygan ini yang berhasil mengubah Reygan Samudra Aldebaran Cowok Playboy Jatuh Cinta sama Kejora Bendahara kesayangan aku ini,"
Kejora langsung tersenyum mendengarnya, " Buruan Pulang Aku mau tidur,"
Reygan mengangguk, " Good night selamat tidur Bendahara kesayangan Reygan, " Kemudian Reygan melangkah keluar lewat jendela kamar Kejora Lagi dan lagi Kejora dibuat geleng-geleng kepala dengan tingkah laku Reygan. Belum sempat cowok itu menginjakan kakinya di tanah, suara lembut yang keluar dari bibir Kejora membuat Reygan loncat-loncat kegirangan
" Good night juga kesayangan Kejora Estelle, " balas Kejora membuat Reygan seperti orang gila saat itu juga
...•••••...
" Hai Cantik, " sapa Reygan dengan genit kepada Rina, mantan kekasihnya dulu
" Makan tuh Cantik ! Rina melempar gelas bekas minuman soda ke arah Reygan. Kemudian cewek dengan tubuh sedikit berisi itu Pergi
Miko menjewer dengan sangat kencang telinga Reygan, " JANGAN BANYAK GAYA LO REY, ! LO UDAH PUNYA KEJORA APA KEJORA BELUM CUKUP BUAT LO,"
Reygan menyentak tangan Miko kemudian mengusap-usap telinganya yang Panas, Ardian melepas headband yang melingkar di kepalanya ia menoleh ke arah Reygan," Minggu depan ada turnamen bulu tangkis gue harap lo ikut buat terakhir kali," ucap Ardian Pada Reygan
" Ngapain gue ikut gituan ? Udah gue bilang gue nggak suka ikut Perlombaan Mending di rumah ngurusin kambing gue,"
" OMG ! BEGO LO KALAU IKUT TURNAMEN DAN MISALKAN MENANG DAPET PIALA ! SEDANGKAN NGURUSIN KAMBING LO DAPET APA ! DAPET KOTORANNYA, " jerit Miko geram
" Dapet duit lumayan kambing Kalau di jual bisa dapet uang buat nyicil biaya nikah gue sama Kejora nanti," jawab Reygan
" EMANG KEJORA MAU NIKAH SAMA LO, LO KAN COWOK PLAYBOY AW, AW, SAKIT BUAYA DARAT," Miko terpekik saat Reygan menjewer telinganya
" Gue emang Playboy tapi gue bukan cowok berengsek yang nantinya suka gonta-ganti istri, " Kata Reygan
" OMG INI BENERAN REYGAN, " Ardian terlonjak kaget, refleks ia menoyor kepala Miko, " INI TEH SI REYGAN LO PASTI HABIS DI RUKIYAH YA, REYGAN "Miko menangkup wajah Reygan lantas cowok super ball menghempas tangan Miko dari Pipinya
__ADS_1
" Bisa diem nggak lo, "
" NGGAK,"
...••••...
Kejora mendengarkan musik yang berjudul Bahagia setengah mati lewat earphone-nya. Cewek itu berjalan menuju halte. ia tersentak kaget kala seseorang menabraknya. Kejora menunduk, membersihkan bercak kopi di seragam Putihnya
" Sorry, Sorry gue, sumpah nggak sengaja Kejora " ucap cewek itu di hadapan Kejora
Kejora mengangguk, sebelum akhirnya ia mendongak dan memalingkan wajahnya malas saat tahu siapa yang menabraknya tadi
" Sengaja ? tanya Kejora
Cewek yang awalnya hendak membantu Kejora Pun kembali menegakkan tubuhnya dan menyunggingkan senyum miringnya, itu" Awalnya gue nggak sengaja, tapi kalau tau itu lo ... " Marissa menatap Kejora dari bawah hingga atas kemudian ia menuangkan semua sisa-sisa kopi tepat di atas Pundak Kejora, Boleh, kan gue kotorin lo sekali aja ?" Kata Marissa mengangkat sudut bibirnya sebelah
Kejora hanya menatap bahunya yang kotor. ia tak membalas semua Perlakuan Marissa, " Lo .... "
Marissa menaruh jari telunjuknya tepat di bibir Kejora, " Nggak usah marah-marah, gue nggak sengaja. Gue cuma mau balikin ini, " Marissa menyerahkan sebuah jaket kepada Kejora," Bilangin makasih ke Reygan udah rela-rela anterin gue di tengah-tengah hujan. Dan bilangin maaf gue ke dia gue telat balikin jaketnya Gue duluan. " ujar Marissa sebelum ia melangkahkan kakinya ia sempat melirik ke arah Kejora dari bawah hingga atas dengan tatapan mengejek
Kejora terdiam sembari menatap datar ke arah Marissa. Tak ada raut wajah marah yang ia Perlihatkan ia menyusul Marissa, kemudian menarik Marissa hingga cewek itu membalikkan badannya, " Udah Puas lo sekarang dianterin balik sama cowok gue Marissa ? tanyanya, " Gue cuma mau bilang makasih udah berbaik hati cuciiin Jaket cowok gue. Tapi lain kali kalau mau minta anter cowok itu liat-liat dulu Dia udah Punya Pacar apa belum Ngerti jatuhnya Kayak Pelakor tau nggak Najis gue liatnya," setelah mengatakan itu Kejora melangkah menuju halte
Hujan turun dengan derasnya. Langit yang mula-mula berwarna biru Pun berubah warna hitam Pekat. Kilatan demi kilatan Petir menyambar. Buru-buru Kejora berteduh di Halte. ia tidak Peduli lagi dengan seragamnya yang Penuh bercak kopi di bagian rok abu-abunya di bagian Pundaknya serta di ujung-ujung Rambutnya Kejora mendongak saat merasakan ditepuk oleh seseorang
" Ngapain masih di sini ? Motor lo mana ? Dan juga ... "
Kejora menggeleng, namun manik matanya teralihkan Pada seragam Kejora yang sangat kotor
" ini bajunya kenapa ? Siapa yang lakuin ini ? tanya Reygan
" Nggak ada. Tadi aku nggak sengaja Jatuh,"
" jangan bohong sama aku, Kejora aku tau Kejora mana yang bohong yang mana nggak " Reygan mencium bau di seragamnya Kejora," ini bau kopi jujur Siapa yang ngelakuin ini ke kamu, " Tanya Reygan, " Sayang," Panggilnya dengan lembut
" Marissa, " jawab Kejora
" Marissa, "
Kejora mengangguk ia menoleh menatap Reygan, lalu kembali menatap rintik hujan yang turun dengan deras. Cewek itu menyandarkan kepalanya di atas bahu Reygan, " jangan deket-deket Marissa, bisa,"
" Emang Kapan gue deket-deket sama dia,"
Kejora menggeleng. Kejora tahu Marissa berbuat seperti tadi Kepadanya karena ia telah mengambil cowok yang disukai Marissa
" Kejora, " Panggil Reygan membuat Kejora mengangkat kepalanya," Walaupun gue deket sama dia, yang bakal gue Pilih itu tetep Pilih lo, " ucap Reygan seraya menyelipkan anak rambut Kejora, " Kejora dengerin gue," bisiknya sembari mengusap kepala Kejora dari belakang dengan Sayang, " Gue sayang sama lo nggak ada niatan sedikit Pun dari dalam hati gue buat berpaling dari lo. Lo boleh Pergi dari gue nantinya. Tapi gue janji nggak akan Pernah Pergi dari lo, " Reygan menarik kepala Kejora untuk bersandar di bahunya lagi. Cowok itu mengusap-usap kepala Kejora dengan sayang
Kejora Tersenyum. sembari menunggu hujan reda dua insan itu saling mendengarkan lagu yang mewakili Perasaan mereka
__ADS_1
...•••••...