KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 37 Terungkap


__ADS_3

Suasana lorong sekolah SMA satya bangsa terlihat sangat ramai. Namun, ramainya siswa-siswi tak menjanjikan ramainya kondisi lorong kelas 12 Tak ada suara bising yang biasanya. Banyak orang yang memilih diam sembari membaca berita yang tertempel di mading. Berita tentang Reygan yang jatuh di lantai dua masih menggemparkan sekolah itu


" Gila ! Berita ini sampe tembus rating satu berita trending kalangan SMA, Parah !" decak salah satu siswa saat membaca berita dari akun lambe turah sekolah sebelah


Kejora yang baru datang, menoleh dengan bingung saat melihat suasana yang tiba-tiba sangat berbeda. Miko dan Ardian yang duduk di depan kelas 12 IPS 3 pun seperti tidak ada semangat sama sekali kelas 12 IPS 3 seperti kelas tanpa Penghuni, tidak ada suara berisik yang menghiasi kelas itu lagi


Bahu Kejora terdorong mundur saat cewek itu hendak memasuki kelasnya ia menoleh dan mendapati Marissa yang menatapnya dari atas sampai bawah," Lo seharusnya jangan jadi sok jagoan ! Lo tau akibatnya sekarang kan Reygan yang melawan maut," sarkas Marissa. siswa-siswi yang sedang sibuk membaca kabar mading. refleks menoleh mendengar suara Marissa yang begitu sangat lantang," Coba aja lo nggak sok jagoan Pasti Reygan nggak kayak gini," sentak Marissa


" Sebutan apa lagi, Marissa yang Pantes gue juluki buat lo ? ****** Atau Pembunuh, " ujar Kejora dengan sangat tenang, " Setelah lo manfaatin kelemahan orang buat menangin Obsesi lo itu sekarang lo belum Puas Bahkan lo hampir kehilangan nyawa orang lain Kadang gue heran lo itu sebenernya manusia atau bukan kelakuan lo itu lebih Parah dari iblis,"


" jaga mulut lo, ya !" Marissa berteriak tak terima dan menunjuk Kejora dengan jarinya


" LO YANG HARUS JAGA MULUT LO SENDIRI !" sahut Kejora membentak


" Ra, Udah, Ra, " Miko menarik bahu Kejora yang Miko lakukan nampaknya tak berdampak apa pun. Cewek itu masih berdiri dengan napas yang memburu


" Apa Perlu gue beberin semuanya tentang Percakapan lo sama Bungan kemarin,"


" Lo jangan macem-macem !" sentak Alea


Kejora menoleh," Dan lo Jangan ikut campur,"


" Kejora gue mohon, Ayo masuk, ke kelas " Kejora menggeleng, menolak ajakan Miko

__ADS_1


" Biar aku yang bilang ke semua orang Kejora," semuanya menoleh ke arah sumber suara. Bungan, Cewek itu baru saja keluar dari dalam kelas bersama Ana. Bungan berdiri di hadapan Marissa. ia menatap banyaknya siswa-siswi yang berkerumun menunggu Bungan membuka suara


" Dia," Bungan langsung menunjuk wajah Marissa. " Yang suruh aku buat hancurin hubungan Kejora dan Reygan. Dia manfaatin kelemahan aku buat menangin Obsesi dia," Bungan menatap Marissa," Secara nggak langsung dia yang udah hampir bunuh Reygan," ujarnya, " Soal foto itu, aku disuruh Marissa. Dia yang kasih minuman alkohol itu ke Reygan dia cewek bermasker yang nyamar sebagai bertander, " Bungan langsung melirik Marissa," Dan yang foto Reygan dan aku secara diam-diam,"


Marissa mengepalkan tangannya kuat, ia ingin melawan Bungan. Namun Cleo dan Alea mencegahnya


Semua Terkejut dengan Penuturan Bungan, Ana yang berada di samping Ardian pun menutup mulutnya tak Percaya. Ternyata semuanya salah sangka, mereka Pikir dalang semua ini adalah Bungan


" Tapi Kenapa lo mau disuruh dia, Bungan," tanya Ana


Bungan mengerjapkan matanya berkali-kali saat air matanya hendak menetes,


" M-maaf aku terpaksa,"


Bungan menggeleng lemah, Namun tak lama dari itu, ia berucap, " Hidup aku ada sama Marissa, Kejora,"


" Maksud lo apa ?" tanya Ardian. Tapi Bungan tak menjawabnya Ardian membalikkan badan Bungan," Bungan gue tanya sama lo,"


Bungan memalingkan wajahnya dari Ardian


" A-aku divonis gagal ginjal semuanya ditanggung sama keluarga Marissa. Biaya Penanganan, Cuci darah. Keluarga Marissa nolong aku, Dan ..."


" Dan kalau lo nggak ikuti apa mau Marissa, lo bakal diancam dan Semua biaya Pengobatan lo bakal dicabut, iya kan Bungan ," Potong Ardian menebak. ia mengusap wajahnya dengan gusar lalu menatap Marissa," Ada ya, cewek berengsek kayak lo ?"

__ADS_1


" Terutama lo jadikan Penyakit lo sebagai alasan kenapa gue harus lepasin Reygan Kemarin ? iya, Marissa ? tanya Kejora dengan raut wajah tak bisa diartikan. Samar-samar Bungan menganggukkan kepalanya membuat Kejora, Miko dan Ardian dibuat tak habis Pikir melihatnya," Kenapa lo nggak bilang dari kemarin-kemarin, Bungan ? Kenapa lo biarin nama lo jelek di sini ? Dan kenapa lo biarin hubungan gue sama Reygan rusak, lalu sekarang .... " Kejora tertawa Pelan, " Bahkan Reygan hampir ninggalin kita semua," ucapan dengan kelu.


" Ma-Maaf," cicit Bungan


Kejora tak menghiraukan kata Maaf Bungan. ia kembali terfokus Kepada Marissa yang membisu, " Sekarang gue tanya sama lo, Marissa setelah Lo lakuin itu semua. apa yang lo dapetin ? Nggak ada, kan ? Yang ada lo rugiin orang lain. kalau lo suka sama Reygan kalau lo sayang sama Reygan seharusnya lo nggak bikin dia celaka," ujar Kejora dengan suara bergetar


Marissa masih terdiam. Cleo dan Alea Pun sama halnya. Tak ada yang berani membuka suara untuk membela


Tubuh Kejora, Ana serta Miko tergeser lantaran beberapa siswa-siswi menerobos di antaranya. Farah, Nia, dan beberapa teman Farah lainnya berdiri tepat di hadapan Marissa," jadi ini wajah sebenernya yang telah udah bikin aib SMA kita dan hampir hilangin nyawa temen kita, "


Farah mengusap-usap Pipi Marissa ia tersenyum kecil kemudian Farah menampar kuat Pipi Marissa hingga cewek itu berdesis. Hal itu tentu saja membuat beberapa siswa-siswi lainnya terkejut


Farah terkekeh sinis, " Sakit ? Lo sadar nggak karena Perbuatan lo sendiri udah rugiin beberapa orang lain di sini ? Kejora, Reygan, Bungan terutama keluarga Reygan sendiri. Liat, Marissa karena ulah lo, Reygan melawan maut sendirian di rumah sakit, " cecarnya, " ini yang namanya cinta ? ini namanya suka ? ini bukan Perasaan tapi Obsesi lo yang terlalu tinggi Harus gue apain lagi biar lo sadar," tanya Farah menatap nyalang ke arah Marissa. Cewek itu menghentikan langkah salah satu siswi yang hendak melintasinya. ia mengambil satu mangkuk soto yang berada di atas nampan yang siswi itu bawa


Cewek itu diguyur dengan semangkuk soto tersebut. terpekik kepanasan saat kuahnya tak sengaja mengenai wajahnya


" Kurang lengkap kalau dikasih jus buah biar seger ! Ana menyusul mengguyur kepala Marissa dengan satu gelas jus jeruk milik siswi tersebut," Enak banget kan Marissa ? Kemarin kita semua emang diem aja saat lo berbuat seenaknya. Bully sana-sini dan sok Paling berkuasa sekarang liat kan ? Bahkan satu sekolah pun benci sama wajah lo itu," Ana menunjuk wajah Marissa


" jangan Nunduk ! Mana tampang sok berkuasa lo ? Farah membentak seraya menarik dagu Marissa, " Sorry Marissa Gue dari kemarin emang nggak tahan buat kasih Pelajaran ke lo," selanjutnya salah ember berisikan air Pel tersebut mengguyur sempurna tubuh Marissa


Cewek sempat gelagapan. Cleo dan Alea tidak bisa berbuat apa-apa di sana. Kejora menatap Marissa dengan datar, tak ada raut bahagia dan sedih yang terpancar di wajahnya Semuanya nampak sama saja


" Lo sekarang rasain, kan ? Gue rasa ini belum seberapa kalau lo belum dikeluarkan dari sekolah ini," kata Kejora

__ADS_1


...•••••...


__ADS_2