KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 33 Merelakannya


__ADS_3

...Kamu tahu hati yang satu ini selalu ramai dengan kalimat merindukanmu...


Pagi itu, Reygan, Miko, Ardian, Aldo dan Kris duduk di meja barisan belakang yang sengaja mereka rapatkan. Katanya ada hal Penting yang ingin disampaikan Miko. sengaja cowok itu memanggil Aldo dan Kris untuk bergabung


" Ada apa nih manggil gue ? Gue laper kalau lo nggak ngomong-ngomong gue Pergi nih," ancam Aldo hendak bangkit dari duduknya


" Bentar dulu ! Lo waktu itu ikut ke American Bar, kan ?" tanya Miko


Aldo mengangguk. " Kenapa emangnya ? Tapi gue nggak ikut gabung sama kalian. Gue duduk sama temen-temen gue,"


" Tapi lo liat bertander yang ngasih minuman ke meja gue," tanya Miko


Aldo mengangguk, " Kenapa ? jangan bilang dia yang jebak Reygan,"


" Gue nggak tau kalau itu, tapi gue curiga kalau dia dalang dari semua ini. Dan Pinternya lagi ada yang hapus data CCTV waktu kejadian Reygan dijebak,"


Mendengar kalimat yang terlontar dari bibir Miko, Reygan menegakkan tubuhnya kembali," Maksud lo apa, Miko ? Siapa yang hapus ?"


" Siapa yang tau, Reygan ? jangankan itu, kita tau Pelaku yang jebak lo aja nggak. kalau gini bakal susah cari jalannya. Kecuali mulut Pelaku yang ungkap semuanya," ujar Ardian


" satu-satunya adalah bertander yang masker kemarin. Entah dia orang suruhan atau entah minumannya ditukar semua seseorang," Ujar Kris


" Nggak mungkin ditukar Kris," sahut Ardian


Reygan mengusap wajahnya dengan gusar," Gue nggak bisa jamin hubungan gue sama Kejora bakal tetap bertahan," ucapnya. keempat cowok itu menoleh kaget mereka sangat tahu apa yang dirasakan Reygan


lalu Miko menepuk-nepuk Punggung Reygan," Nanti istirahat ikut gue ke gudang,"


" Mau ngapain," tanya Reygan


" istirahat nanti kita Paksa Bungan masuk ke gudang Cuma Bungan yang bisa benerin semuanya," ujar Miko


" Tumben banget otak lo encer tumben juga lo santai ngomongnya Biasanya belum Puas kalau belum bikin sekelas kaget sama suara Petir lo," ledek Aldo diiringi Kekehan kecilnya


Miko berdecak malas," Gue teriak-teriak salah, nggak teriak-teriak juga salah Gue tahu kalau jadi Orang Pendiem nanti kalian kaget,"


" Bukan cuma gue doang, Alam pun gue yakin bakal kaget kalau lo jadi orang Pendiem," ucap Kris


Di sisi lain segerombol cewek-cewek dengan terang-terangan menggosipkan Bungan. Mereka semua begitu fokus membicarakan Kekehan Bungan dengan blak-blakan.


Kedatangan Kejora membuat suasana kelas yang tadinya berisik mendadak hening. Mereka menatap Kejora dengan kasihan. Lalu suara gelak tawa memenuhi kelas. sorakan demi sorakan terdengar sangat berisik.


" Kalian kenapa, sih ? tanya Kejora bingung. Namun tak ada satu pun yang menjawab. Kejora menoleh saat merasakan bahunya sedikit tersenggol Bungan, Cewek itu berjalan dengan kepala menunduk


" Heh, nenek lampir Lo itu seharusnya nggak masuk sini Tempat lo tuh di kelas seberang alias kelas Marissa monyet sama dua jajarannya tuh," sarkas Ana meledek. sindiran Pedas dari bibir Ana, mampu menghentikan langkah Bungan. Cewek itu mendongak mencari Pemilik suara


" Nama 12 IPS 3 udah jelek, ditambah lagi ada lo di sini, Bungan lo kenapa harus jadi murid sini, sih ?" sahut Aldo. Meskipun seorang cowok tapi tidak bisa dipungkiri seberapa besar ia ikut kesal dengan Bungan


" M-maaf, " ucap Bungan menundukkan kepalanya, kemudian berjalan mendudukkan dirinya di kursi. ia tak memerdulikan beberapa masa siswa-siswi yang menatapnya Penuh benci


" Awalnya gue biasa aja lo masuk sini, karena tampang lo kalem Taunya lo di sini cuma mau rusak reputasi kelas 12 IPS 3 dan SMA satya bangsa," ujar Miko sedikit Kesal


" Gue kira lo itu benar-benar temen buat gue sama Kejora taunya .... " Ana menatap Bungan, " Nusuk dari belakang,"


Kejora menatap Bungan dengan malas. sebelum duduk, Kejora berdiri di samping meja Reygan, Reygan yang mula-mula sedang menelungkupkan wajahnya di antara lipatan tangannya mendongak saat merasakan sepatu yang menyenggol ujung sepatunya


" Kejora ? Ada apa ? tanya Reygan. Kejora menyodorkan satu kotak bekal kepada Reygan, membuat dahi cowok itu mengernyit bingung selanjutnya, ia tersenyum tipis sembari menerima Pemberian Kejora," Kamu tumben-tumbena ..."


" Dari Bungan, " Potong Kejora


Mendengar itu, Reygan menatap Bungan sekilas, lalu memberikan bekal tersebut kepada Miko, " Buat lo Miko,"

__ADS_1


" Dari siapa ? tanya Miko. Reygan menunjuk Bungan dengan dagunya Miko bergidik," Tadinya gue mau terima karena gue laper tapi nggak jadi, takut dia naruh Pelet di dalam makanan ini Buat lo aja Ardian," Miko memberikan kotak itu Kepada Ardian


Ardian mendongak, kemudian menatap Bungan sekilas, " Thank nanti gue makan,"


Bungan yang awalnya menunduk, lantas mendongak. ia tersenyum tipis Kepada Ardian


Kejora menatap Bungan cukup lama. saat Ardian menatapnya, Kejora memutuskan Pandangannya dan hendak melangkah menuju mejanya sebelum Reygan menarik tangannya, membuat Kejora kembali diam di tempat


" Nanti temui aku di gudang belakang sekolah. Aku mau jelasin semuanya disana," ujarnya, Kejora terpaku untuk sesaat karena nada bicara Reygan yang sangat rendah," Ra," Reygan menyelipkan poni Kejora ke belakang telinga, " jangan Pernah berubah ya, Tetap jadi Kejora yang Reygan kenal,"


Kejora memalingkan wajahnya," Gue berubah itu karena sikap lo sendiri Reygan,"


Reygan mengangguk dan tersenyum tipis," iya aku salah. Aku minta maaf,"


suara siulan menggoda dari bibir Aldo dan Kris membuat Kejora segera melepaskan tangannya dari genggaman Reygan


" Udah mau kandas masih aja romantis aja. Tau tempat kali di sini banyak yang jomblo. apalagi ada biang onar di sini, takutnya dia Panas dan malah makin menjadi, " Ujar Aldo menyindir Bungan


sebagain siswa kelas ini melotot tajam ke arah Aldo, membuat Aldo menutup bibirnya dengan telapak tangan. Mereka juga terhanyut ke dalam interaksi Reygan dan Kejora yang turut membuat hati mereka tercubit


" Gue belom minta satu hal dari lo Reygan," tanya Kejora


" Apa,"


Kejora memejamkan matanya sejenak," jauhin gue dulu bisa,"


Tidak ada Pilihan lain. Kejora hanya ingin tenang untuk sejenak ia tidak mau kepingan-kepingan menyakitkan itu kembali membuat hatinya berdesir ngilu


Reygan tertegun dengan Permintaan Kejora yang sangat sulit untuk ia setujui," Kenapa Kejora ! Aku tau kamu marah aku tau kamu kecewa juga, kan ? Tapi jangan suruh aku buat jauhin kamu. aku nggak bisa Kejora,"


" Gue harap jawaban iya yang keluar dari bibir lo," ucap Kejora tak memerdulikan ucapan Reygan. Kejora hendak melangkah menuju kursinya tapi lagi-lagi tangan Reygan menahan kuat Pergelangan tangan Kejora


" iya, Tapi aku minta sama kamu, temui aku di gudang belakang nanti Kasih aku waktu buat ngomong bentar sama kamu, setelah ini kalau kamu mau jauh dari aku, silakan aku turuti kemauan kamu, Tapi tolong jangan ada kata Putus di antara kita," lirihnya


Kejora merasa tersindir. Cewek itu menatap sesaat ke arah Reygan," Dia emang cinta Pertama gue, Tapi gue nggak tau dia cinta terakhir gue atau bukan, " gumam Kejora


...••••...


Letak gudang yang berada di samping ruang musik menjadi tempat tujuan Reygan, Miko dan Ardian. Reygan mendorong tubuh Bungan hingga Punggung cewek itu menyentuh dinding tepat di belakangnya


" Lo bisa jelasin tentang kejadian di bar waktu itu ? tanya Reygan dengan sorot mata menusuk," Nggak Punya mulut lo buat jawab ? Dari mana lo tau tentang hubungan gue sama Kejora," tanya Reygan lagi


Bungan meremas roknya dengan kuat. ia menunduk takut saat tiga Pasang mata itu menatapnya dengan suara Permusuhan. ia ingin menjawab tapi bibirnya terkunci rapat


" Lo jawab Pertanyaan Reygan atau gue robek baju lo ?" ancam Miko cowok itu menarik dagu Bungan membuat wajah yang dihiasi bulir air mata itu mendongak takut.


Bungan memejamkan matanya, tidak berani menatap mata Miko


" A-aku nggak t-tau," jawabnya ragu.


" Lo yang lakuin, lo juga yang nggak tau ? Di suruh siapa lo ?" tanya Ardian


" jawab ! Bisu lo," sentak Reygan. satu bulir air mata Bungan kembali mengalir, membuat Reygan berdecih Pelan melihatnya," Gue suruh lo jawab, bukan nangis !" Reygan membentak


Bungan menggeleng cepat. ia buru-buru mengusap kasar air matanya Dengan berani, ia menatap Reygan yang begitu tajam menatapnya, " Aku ... aku Pelaku dari semuanya, Permasalah bartender, itu aku yang sengaja kasih minuman ke kamu Reygan," ujar Bungan lantang. setelah mengatakan itu, Bungan menunduk dengan jantung yang berdebar kencang


Miko dan Ardian langsung tercengang ternyata semuanya ulah Bungan Lantas atas dasar apa Bungan melakukan semua itu ?


Reygan meninju dinding tepat di samping Bungan, membuat cewek itu refleks memejamkan matanya , " Gue tau lo cuma disuruh. sekarang kasih tau gue, siapa Pelakunya dari semuanya Siapa yang hapus data CCTV bar kemarin ?" tanya Reygan dengan tangan yang terkepal kuat


" C-CCTV, ?" gumam Bungan heran. ia meneguk ludahnya, " Aku semuanya aku Pelakunya,"

__ADS_1


" Lo kenapa lakuin itu, semua Bungan ?" tanya Ardian. Bungan lagi-lagi mengusap air matanya yang turun. ia menatap dalam mata Reygan


" Karena aku suka sama kamu, Reygan," jawab Bungan


Reygan tertegun matanya tak Percaya menatap Bungan," L- Lo,"


" Reygan maaf, " ucap Bungan Pelan memotong ucapan Reygan. ia menoleh ke arah Pintu gudang yang terbuka lebar, kemudian ia memegang kedua lengan Reygan dan. berjinjit mengecup singkat Pipi Reygan. Hal itu membuat Miko dan Ardian melebarkan bola matanya mereka


Reygan Pun mendorong kencang Punggung Bungan, " LO GILA,"


Bungan menunduk dan meremas roknya dengan kuat


Miko yang berdiri di samping Reygan Pun menunjuk Bungan, " Bener-bener Cewek nggak waras lo !"


Bungan tersentak akan bentakan yang dilontarkan Reygan dan Miko ia sedikit menoleh ke arah ambang Pintu. Kejora menatap sakit Pemandangan yang baru saja ia saksikan. Pengakuan dari bibir Bungan serta Perlakuan Bungan yang tiba-tiba, membuat hati Kejora teriris sebenarnya, Kejora kemari untuk mendengarkan Penjelasan dari bibir Reygan, tapi ia malah membuat dirinya sakit untuk kesekian kalinya Kejora berasumsi kalau kejadian kemarin bukanlah jebakan tau hanya salah Paham


" K-Kejora, " ucap Reygan saat ia menatap Kejora di ambang Pintu. Reygan berharap, semoga Kejora tak mendengar semua Pembicaraan Bungan, Reygan juga berharap, semoga Kejora tak melihat Perlakuan Bungan tadi Cowok itu menghampiri Kejora, mengenggam telapak tangan Kejora yang terasa sedikit dingin ia gemetar. ia menatap mata Kejora yang berkaca-kaca, " Kejora aku .... " Ucapan Reygan terhenti lantaran Kejora mengeluarkan suaranya


" Kenapa lo lakuin semua ini, Bungan ke gue ? Kenapa lo lakuin ini di depan mata gue sendiri " lirih Kejora sangat kecewa, " Bilang sekali lagi, Bungan. Bilang sekali lagi kalau lo suka sama Reygan, " suruh Kejora kepada Bungan, " Lo bohong, kan ? Gue tau nggak kayak gini. gue tau kalau lo ...."


" A-aku nggak bohong M-maaf Kejora aku suka sama Reygan, " jawab Bungan dengan nada bicara yang bergetar


" K-Kejora kamu harus Percaya sama aku, ini cuma jebakan," sahut Reygan menatap Kejora dengan Penuh harap


" Pergi, Reygan," usir Kejora


" Sayang ... "


" Pergi Reygan !" sentak Kejora kepada Reygan, " Please tinggalin gue sama Bungan. Gue nggak mau lo ada di sini Pergi Reygan ! usir Kejora sekali lagi. tak ingin menatap Reygan sedikitpun


Reygan mengusap wajahnya dengan gusar. Sebelum ia benar-benar Pergi bersama Miko dan Ardian, cowok itu menyempatkan dirinya untuk menatap Bungan dan Kejora


Setelah melihat Reygan dan kedua sahabatnya Pergi, Kejora menutup Pintu gerbang rapat-rapat, " Gue mau lo jujur sama gue sekali lagi Perihal lo suka sama Reygan dan Perihal foto itu," ujar Kejora


Bungan melepaskan tangannya yang begitu kuat meremas roknya ia menyelipkan rambutnya dan menghapus air matanya," Aku nggak bohong soal itu. itu asli, tapi aku nggak tau siapa yang ambil foto itu Dan soal rasa ... " Bungan memalingkan wajahnya dan kembali berkata.


" Aku beneran suka sama Reygan,"


" Mau lo apa ?" tanya Kejora


" Aku boleh egois kali ini aja, Ra ? Lepasin Reygan buat aku. Aku butuh sosok Reygan di samping aku Kejora, Please lepasin Reygan " ucapnya dengan lirih


" Apa lo seegois ini ambil Reygan dari gue, Bungan ? Lo Cewek dan gue cewek, lo bahkan tau gue lebih dulu sama Reygan. Lo anak baru di sini,tapi kenapa Perlakuan lo seolah-olah kenal Reygan dari lama ? Mata Kejora lansung berkaca-kaca. " Terus, alasan apa yang buat gue harus lepasin Reygan buat lo ? Lo baru kenal sama Reygan. Nggak mungkin lo langsung ada rasa sama dia,"


Bungan menggeleng, ia mengeluarkan kertas dari dalam saku seragamnya menyerahkannya kepada Reygan, " Aku divonis gagal ginjal stadium akhir,"


Kejora terkekeh mendengar itu," Terus apa hubungannya dengan ini,"


" Cuma Reygan yang mampu buat aku semangat lagi. Cuma Reygan yang mampu buat aku lawan ini semua ini Jadi tolong lepasin Reygan buat aku Kejora" Pintanya


Kenyataan apa lagi ini ? Setelah ia ingin memafaatkan Perihal foto kemarin, sekarang ia dipaksa untuk melepaskan demi orang lain


" Seyakin itu lo sama Reygan ? kenapa harus Reygan, Bungan ? Ada banyak cowok di kelas kita yang bisa aja buat lo jadiin Penyemangat lo. Kenapa harus Reygan yang Posisinya udah ada Pasangan, Bungan ? Apa ini semua ada sangkut pautnya sama Marissa ?" Kejora menatap sendu manik Bungan yang begitu berkaca-kaca


Bungan menggeleng, " Nggak Kejora Tolong jangan nuduh orang lain Maaf, aku lakuin semua ini karena aku nggak berani ngomong sama kamu langsung,"


" Dan lebih milih jalan yang salah buat diri lo sendiri jatuh iya kan," imbuh Kejora. ia mengambil napas sedalam mungkin kemudian menghembuskan Perlahan, sebisa mungkin ia tidak meledakkan emosinya," Lo mau Reygan kan ? Ambil kalau itu emang buat kebaikan lo,"


Bungan mendongak kaget. ia tak menyangka karena Kejora dengan Pasrahnya melepaskan Reygan untuknya


" Kalau emang lo butuh dia buat kebaikan lo, lo nggak Perlu lakuin semua ini, Bungan dan berujung semua orang benci sama lo. Cukup lo bilang sama gue, gue bakal lepasin Reygan buat lo," Ujar Kejora," Terima kasih dengan Perjelasan lo tadi. Walaupun gue sakit hati Tapi Seenggaknya gue ngerti mana yang tulus dan mana yang pura-pura tulus sama gue" ujar Kejora, " Gue lepasin Reygan jangan terlalu Paksa Reygan buat tetap di samping lo. Sekuat apa Pun lo genggam dia, kalau dia bukan buat lo, dia bakal Pergi dari lo,"

__ADS_1


Kejora Pergi meninggalkan Bungan seorang diri


Bungan meremas kuat Perutnya yang terasa sakit, " K-Kejora aku minta maaf ini bukan kemauan aku. Aku janji aku bakal Pergi dari kamu nanti dari kehidupan orang-orang di sini sejauh mungkin sampe nggak ada seorang pun yang bisa nemuin aku, Maaf Kejora," lirih Bungan


__ADS_2