
Begitu sampai dirumah langsung aku ganti dengan pakaian buat miting, sesuai janji kalau hari ini miting menggunakan baju Kerawang Aceh dan Kerawang Gayo, kecuali bagi tamu yang miting boleh menggunakan Batik. Biar makin cinta dengan budaya dan adat yang kita miliki.
"Bun mana Aqilla" (Fariel)
"Apa tidur"
"Lagi ganti sama Mamanya" (Ervi)
"Kan Bunda juga harus ganti, kan mau ikut Sami kekantor"
"Jadi kalian mau ikutan semua" (Fariel)
"Iya, bolehkan Mi" (Ervi)
"Alnya suntuk dirumah mulu"
"Lagian kan aku libur hari ini buat lihat Sami di kantor, boleh kan"
"Iya boleh, masa mau ikut gak boleh" (Fariel)
"Malahan makin semakin kerjanya kalau ditemani anak dan istri di kantor"
"Apalagi kamu kan jarang kekantor, hanya kerja mulu di klinik sama Mama juga"
"Makasih Samiku sayang" (Ervi)
"Kalau gitu Sanis ganti ya, tungguin"
"Terus yang di klinik siapa kalau kalian libur" (Fariel)
"Ada Dokter Tasya" (Ervi)
"Dokter baru" (Fariel)
"Iya, gak tau namanya, hanya panggil aja Tasya" (Ervi)
"entah siapa maksudnya, hehehehe"
"Gak boleh gitu, kalau orang nya tau marah nanti" (Fariel)
"Iya maaf" (Ervi)
"Iya, dah sana ganti" (Fariel)
"Kutunggu dibawah ya"
"jangan terlalu cantik, Sami gak mau nanti istriku dilirik orang lain dan direbut"
"Dandan cantiknya cukup dirumah aja buat Sami"
"Ok Mi" (Ervi)
"Gak usah gombal, dan takut"
"Karena Sami dah bikin Sanis punya anak jadi Sami harus tanggung jawab dan gak akan mungkin Sanis berpaling"
Ervi langsung masuk keruangan ganti, dan aku langsung turun kebawah sambil membawa tas berisi berkas buat miting hari ini.
"Eh anak Ayah dah cantik nih" (Fariel) langsung kuletakkan tas disofa
"Yuk sama Ayah yuk" langkah menggendong Aqilla
"Duh wanginya putri Ayah ini"
"Aqilla mau ikutan nemenin Ayah dikantor nih"
__ADS_1
"Iya mau ikut Ayah, nemenin Ayah kerja"
"Bolehkah kita ikut Mi" (Fida)
"Tentu boleh dong" (Fariel)
"Masa istri mau nemenin kerja gak boleh sih"
"Siapa tau mau bantuin nyeelsaikan pekerjaan Sami"
"Walaupun cuman bantu dengan senyuman aja, tapi dah bikin Sami makin semangat kkerjanya karena ada Bidadari dan anak didepanku"
"Alah gombal" (Fida)
"Ayahmu suka gombal dari dulu hingga sekarang gak pernah berubah"
"Tapi yang digombalin kan seneng kan" (Fariel)
"Buktinya senyum gitu"
"Iya deh iya" (Fida)
"Tapi lagi gak ada maunya kan"
"Gak kok, santai aja" (Fariel)
"Cukup kalian selalu ada buat ku setiap saat, dah cukup"
"Senyum kalian semangat ku"
"Gombal aja terus Mi" (Fida)
"Pagi-pagi dah gombal aja sekarang"
"Hobi banget gombalin istri sekarang"
"Kan biar Sami gak dicuekin dan ditinggalin sama istri Sami yang cantik-cantik" (Fariel)
"Sami kan gak bakal rela dan takan bisa kalau harus hidup tanpa ada kalian disamping ku"
"Kalian segalanya buatku"
"Gombal aja terus" (Ervi)
"Setiap hari gak gombal bisa gak Mi"
"Kayaknya gak bisa, dah hobinya Sami kita gombalin kita mulu" (Fida)
"Wah kalian kok pada dandan cantik-cantik gitu sih" (Fariel)
"Nanti kalau ada yang rebut kalian dariku gimana dong"
"Aku kan gak mau milikku diambil orang"
"Dandan cantik dirumah aja buat Sami aja, jangan buat umum"
"Nanti bakal banyak yang tertarik kalau lihat kalian cantik seperti ini kaya bidadari asli"
"Gombal" (Fida, Ervi)
"Hahahaha"
"Biar Sami cemburu" (Ervi)
"Masa kita aja yang dibikin cemburu karena Sami dekat dengan cewek walaupun itu kliennya"
__ADS_1
"Iya, sekali-kali kita dandan cantik juga" (Fida)
"Jangan Sami mulu tampil ganteng setiap hari biar makin banyak idolanya, bahkan sampai temen anak sendiri mengidolakan Sami kita"
"Bahkan ada yang bilang terus terang lagi ya kan" (Ervi)
"Perasaan Sami tampil biasa aja gak ada yang beda deh" (Fariel)
"Rambut sisiran biasa, gak ada gaya apapun"
"Kata siapa" (Ervi)
"Sami kalau olahraga sore ataupun pagi saat nge-gym"
"Disitulah mereka banyak yang melihat kearah Sami saat berkeringat, kaliatan makin ganteng makin cool"
"Apa iya" (Fariel)
"Iyalah, kita kan cewek jadi tau" (Fida)
"Apalagi kalau Sami main voli, dah bikin para cewek makin gimanaaa gitu"
"Itu karena lihat Sami makin keliatan Cool"
"Apalagi tangan Sami keliatan ototnya, makin tambah Cool bagi mereka saat Sami sedang ngelapin keringatnya"
"Maaf deh kalau bikin kalian cemburu" (Fariel)
"Tapi Sami gak ada niat buat bikin kalian marah dan cemburu kok"
"Sami kan dah memiliki dua Bidadari yang cantik, dan anak yang ganteng dan cantik"
"Jadi gak ada berfikir buat kehal lain selain itu"
"Hanya kalian lah yang akan selalu jadi dalam pendamping hidupku, menemani masa tuaku nanti"
"Bisa mana mungkin Sami main voli pake celana panjang dan kaos lengan panjang, risih rasanya"
"Kecuali saat nge-gym, itu bisa pake celana panjang, tapi baju tetap pendek"
"Besok Sami nge-gym nya dirumah aja" (Fida)
"Gak usah yang diluar"
"Jangan bikin kami cemburu"
"lagian kalau dirumah ada yang kurang kan bisa beli Mi"
"Sami keluar kan karena teman Sami yang ngajak, bukan kemauan sendiri, dan juga karena ada pertemuan sekaligus sambil nge-gym" (Fariel)
"Kalau lari pagi itu kan biasa sambil menghirup udara segar aja"
"Ya udah mari kita berangkat, dah siang, nanti malah kesiangan, kan kasian yang dah pada datang dan nungguin Sami"
"Ya udah Ayok" (Fida, Ervi)
"Yuk Aqilla sama Bunda Sini" (Ervi)
"Dah sama Aku aja" (Fariel)
"Aku mau ajak Aqilla masuk keruangan miting nanti, kalau kalian mau ikutan masuk juga boleh, biar tau apa yang kami kerjakan, dan bahas apa"
"Iya nanti" (Fida)
"Ya udah ayok" (Ervi)
__ADS_1
Dan kami pun akhirnya berangkat bersama dengan satu mobil menuju kantor.