
Berangkat kerja hari ini sangat spesial bagiku, yang biasanya hanya kerja berangkat sendiri kini ada yang menemani kerjaku nanti dikantor. Semangat dan makin semangat karena ada mereka disampingku saat aku sibuk.
"Yuk kita turun" (Fariel)
"Aqilla sama Ayah ikut keruangan Ayah"
"Emang nanti gak ganggu Mi" (Ervi)
"Kalau rewel gimana nanti Mi" (Fida)
"Gak dong, kan anak Ayah ini anak yang baik yang sayang sama Ayah gak mau nakal sama Ayah" (Fariel)
"Iyakan anaak Ayah, hmm"
Aqilla hanya ketawa dengan memainkan tangannya.
"Duh lucu banget sih anak Ayah ini" (Fariel)
"Sekarang kita masuk aja yuk"
"Tasnya bawa masuk ya"
"Iya Mi" (Fida)
"Mau digandeng apa jalan sendiri aja" (Fariel)
"Jalan sendiri aja" (Ervi)
"Kan Sami lagi gendong Aqilla masa mau gandeng kita, kan susah"
"Ya dah sini disamping Sami jalannya, biar barengan" (Fariel)
"Jangan dibelakang Sami jalannya"
"Ntar dikira lagi ngawal Sami sama Aqilla dong kalau kalian jalan dibelakang ku"
"Iya Mi" (Fida, Ervi)
Dan kita berjalan bersama hingga kedalam ruanganku.
"Dah sekarang duduk dulu disini" (Fariel)
"Sini Aqilla biar aku gendong aja Mi" (Fida)
"Biar Sami bisa nyiapkan berkas buat miting"
"Iya Sami harus siap-siap buat miting" (Ervi)
"Aqilla sama kita aja"
"Ok" (Fariel)
__ADS_1
"Aqilla jangan nakal ya sama Bunda dan Mama ya"
"Ayah mau nyiapin dulu buat miting, buat kerja"
"Anak Ayah yang cantik, hemmmm gemes"
"Nih" yang menyerahkan Aqilla ke Mamanya
"Assalamu'alaikum Pak" (Sekertaris)
"Bu" lanjutnya
"Waalaikumsalam" (Fariel, Fida, Ervi)
"Silahkan masuk aja" (Ervi)
"Silahkan duduk" (Fariel)
"Makasih Pak" (Sekertaris)
"Gimana apa ada kendala" (Fariel)
"Pak untuk miting hari ini laporan nya sudah siap, tinggal di persentase kan saja nanti" (Sekertaris)
"Dan soal yang baru belum sempat selesai Pak, karena masih ada sedikit yang kurang, masih sekitar baru delapan puluh persen saja Pak yang siap"
"Karena aku kurang mengerti dengan beberapa bagian yang mereka mau itu"
"Ya dah gak papa, dah kusiapkan kok, jadi tinggal nanti aku sendiri yang akan menjelaskan dan me persentase kan ke mereka" (Fariel)
"Kamu cukup persentase kan yang dah kamu siapkan saja, yang dah selesai"
"Atau yang lain juga boleh jika ingin me persentase kan di hadapan klien kita, jika kamu gak siap, dan ada yang siap dan bisa"
"Untuk masukau dah kuterima dan kayaknya bagus makin menarik"
"Kalau nanti ini bisa mereka Terima akan ada bonus buatmu seperti biasa, karena ini ide yang bagus"
"Ok Pak kalau gitu nanti biar aku sendiri aja yang me persentase kan pada mereka di ruang miting" (Sekertaris)
"Ini dah kupelajari kok Pak, jadi dah siap buat bantu Bapak nanti"
"Ya dah kalau gitu tinggal kamu siapakan berkasnya disana, dan ini juga kamu bawa keruangan miting" (Fariel)
"Iya Pak" (Sekertaris)
"Kalau gitu saya permisi dulu ya Pak, Bu"
"Iya silahkan" (Fida, Ervi)
"Assalamu'alaikum" (Fariel, Fida, Ervi)
__ADS_1
"Enak ya Mi ada yang bantuin menyiapkan" (Ervi)
"Tinggal nyuruh aja"
"Pake ada bonus segala lagi" (Fida)
"Jangan bikin pusing ya Sanisku" (Fariel)
"Gak usah ngambek apalagi cemburu sama Sekertaris ku"
"Itukan karena ide mereka, jadi kalau hasilnya bagus dan bisa diterima kan kita juga yang untung, bisa bayar gaji karyawan yang lain juga"
"Jadi yang punya ide harus dapat bonus, karena kerja mereka bagus, idenya juga bagus"
"Apa salah jika aku memberikan lebih kemereka"
"Aku gak pernah memilih ke siapa kuberikan bonus, selama mereka kerja dengan baik dan selalu bisa membuat perusahaannya ini untung itu dah cukup bagiku buat memeberikan mereka bonus biar mereka kerjanya makin semangat"
"Iya kami gak cemburu" (Fida)
"Tapi dikit"
"Kenapa Sekertaris Sami itu lebih muda dari kita, lebih cantik dari kita" (Ervi)
"Kenapa gak Sami ganti dengan laki-laki atau yang lebih tua dan gak lebih cantik dari kita"
"Cantik itu menurut kalian, karena kalian cemburu" (Fariel)
"Bagiku masih cantik kalian"
"Tiada yang cantik dan lebih cantik dari apa yang kita miliki, yaitu istriku, kalian yang paling cantik"
"Dah ya jangan debat ya, sekarang Sami mau keruangan miting"
"Kalau mau ikutan ayok"
"Gak ah disini aja" (Fida)
"Iya disini aja buat main sama Aqilla, biar bisa berantakan kerjaan Sami" (Ervi)
"Ya dah Sami keruangan miting ya" (Fariel)
"Terserah mau berantakin gak papa, asal ngambek kalian hilang saat Sami kesini lagi"
"Sami miting ya Bidadariku, Aqilla anak Ayah"
"Iya" (Fida, Ervi)
Langsung kucium kening mereka berdua, dan kucium pipi Aqilla lalu keluar.
"Assalamu'alaikum" (Fariel)
__ADS_1
"Waalaikumsalam" (Fida, Ervi)