
Seperti biasa bangun pagi terus Shalat Subuh bersama dengan Istri dikamar ini
"Bangun Nis" (Fariel)
"Bangun yang, dah pagi"
"Dah mau Adzan tuh"
"Aku mandi dulu ya, kalian bangun terus kalau mau mandi nanti gantian"
"Iya Mi" (Ervi)
"Jangan dibawa tidur lagi, ayok buka matanya" (Fariel)
"Selamat pagi kesayangan ku"
Yang langsung mencium kening dan pipi kanan kiri mereka berdua.
"I love u"
Lalu mencium b***rnya mereka
"Makasih Mi" (Fida)
"Pada bangun ya, Sami mau mandi dulu" (Fariel)
"Iya Mi" (Fida)
"Ayok bangun dan duduk dulu" (Fariel)
Setelah mereka duduk aku baru bangun dari tempat tidurku.
"Aku mandi dulu bis itu Shalat Berjamaah di sini ya" (Fariel)
"Iya" (Fida, Ervi)
"Ucapan selamat paginya mana nih" (Fariel)
"Selamat pagi Samiku sayang" (Fida, Ervi)
"emmmuachhh" yang mencium pipi kanan dan kiriku bersamaan
"Pagi juga bidadari ku yang baru bangun pagi" (Fariel)
"Emmuachh, emmuachh" yang mencium kening dan lalu b***r mereka secara berganti entah berapa kali
"Dah sana Sami mandi aja" (Fida)
"Nanti gak jadi mandi kalau Sami kekgini mulu"
__ADS_1
"Iya katanya mau mandi" (Ervi)
"Buruan" sambil mendorong tubuhku
"Ok, Sami mandi ya" (Fariel)
"Apa gak mau ikutan mandi bareng nih"
"Gak, nanti bakal aneh-aneh jadinya kalau mandi sama Sami bareng" (fida)
"Buruan mandi"
"Iya kalau mandi sama Sami nanti jadi lama" (Ervi)
"Mending mandi dikamar sendiri"
"Aku juga mandi dikamar sendiri aja, nanti kesini lagi kalau dah selesai mandi" (Fida)
"Ok, tapi masa iya Sami mandi sendiri" (Fariel)
"Biasanya ada yang nemenin mandi, kok sekarang enggak ya"
"Lain kali aja" (Fida)
"Sama Bunda aja Sami mandi nya, Mama besok aja, sekarang gak deh"
"Ayok Bun"
"Gak ah Mi" (Ervi)
"Dah sana, biar dapat Pahala menyenangkan suami sendiri" (Fida)
"Biar Nanti aku Shalat sendiri aja dikamar ku"
"Tapi" (Ervi)
"Gak papa, gak pake tapi-tapian. Kita harus saling mengerti saling berbagi" (Fida)
"Punyamu juga punyaku, milikku juga milikmu. Jadi harus saling berbagi, saling mengerti, dan harus sama-sama menjaganya"
"Kaya gak biasa aja"
"Kalau gitu kutinggal dulu kekamar buat mandi ya"
"Kalian lanjutkan apa yang kalian mau"
"kunci pintunya, jangan lupa"
"ini juga masih ada waktu tiga puluh menitan lebih sebelum Adzan Subuh, jadi masih ada waktu buat kalian"
__ADS_1
"Ok beres" (Fariel)
"Memang kamu paling pengertian banget"
"Makasih Mama Aya sayang"
"Kan memang harus saling mengerti" (Fida)
"Dah ya Assalamu'alaikum"
"Nambah Adek buat Aqilla juga gak papa Mi"
"Gak, dah cukup" (Ervi)
"Ya sapa tau kan" (Fida)
"Kalau aku dah gak bisa lagi, dah cukup juga"
"Ini dah cukup, gak usah banyak-banyak" (Fariel)
"Ya udah selamat menikmati Bunda dan Samiku sayang" (Fida) lalu mencium pipi kanan dan kiriku
"Assalamu'alaikum" (Fida)
"Waalaikumsalam" (Fariel, Ervi)
Lalu fida keluar dan aku langsung menutupi pintu kamar dan tak lupa memguncinya supaya lebih ama gak ada maling masuk buat ngintip atau apalah.
"Gimana mau disini apa sambil mandi dikamar mandi" (Fariel)
"Kemarin dah janji mau nyenengin Sami, jangan pura-pura lupa"
"Dan katanya malam ini kan, tapi karena kalian Sami jadi kecapean"
"Iya ingat" (Ervi)
"Mau dimana" (Fariel)
"Disini aja" (Ervi)
"Tapi awas aja kalau gak pelan-pelan. Awas aja kalau bikin Bunda sakit"
"Iya aman" (Fariel)
"Kalau gitu kita langsung mulai"
"Iya" (Ervi)
Dan kita langsung melakukakn ritualnya dikamar ini, setelah selesai dengan ritualnya dan lelah langsung ku gendong Ervi kekamar mandi buat mandi wajib dan barulah kita Shalat berdua dikamar ini
__ADS_1