Keluargaku Tercinta

Keluargaku Tercinta
Laila yang bete


__ADS_3

"Ram, minggir gak, atau Ibu teriak nih" (Laila)


"Silahkan kalau berani" (Rama)


"Kubilang nanti kalau aku nyium Ibu, karena Ibu yang duluan"


"Gampang kan, paling nanti bakal disuruh nikah sama Ayahku, karena berani berbuat harus berani tanggung jawab"


"Jadi gimana, mau teriak silahkan"


"Ihh bete bete bete bete" (Laila)


"Nyebelin banget"


"Kalau gak mau bikin makin sebel" (Rama)


"Silahkan kembali duduk"


"Biar kutemani duduk disini, dipelaminan nanti saat dah tiba waktunya"


Sedangkan Laila hanya cuek langsung duduk dengan bi*** yang mengerucut.


"Gak usah cemberut gitu" (Rama)


"Itu mulut gak usah dibegituin, biasa aja"


"Nanti kucomot batin tau rasa"


"Tapi imut sih kalau dilihat-lihat"


"Makin keliahat manis kakau lagi ngambek"


"Jadi makin sayang aja jadinya"


Bu Laila malah menunduk!aaq mukanya kesamping.


"Gak usah buang muka gitu" (Rama)


"Masa ada cogan disini didiemin, gak mau dipandang, malah dianggurin"


"Menghadap sini dong"


"Lihat kemukaku"


"Iya deh maaf kalau kata-kataku bikin Ibu marah"


"Bis hanya Ibu doang kok yang kukata-katain seperti itu, sungguh beneran hanya Ibu"

__ADS_1


"Terserah kamu aja lah, Ibu capek" (Laila)


"Ya dah, aku diem sekarang" (Rama)


"Maaf kalau becanda ku bikin Ibu marah-marah"


"Tapi kalau soal perasaan itu sungguhan"


"Kalau gak percaya silahkan, tapi akan kubuktikan apa yang kuucapkan itu adalah kenyataankenyataan"


"Iya percaya" (Laila)


"Dah ya jangan ngomong terus, Ibu mau mejamin mata sebentar, mau ngilangin pusing" yang langsung meletakkan kepalanya di ranjang Aya tuk tidur.


"Iya, aku bakal diem" (Rama)


"Kalau butuh senderan, nih bahuku akan selalu ada buatmu"


"Maaf jika aku terlalu kekanak-kanakan"


"Aku akan ada disini disamping mu" yang juga ikut meletakkan kepalanya di ranjang Aya, tapi di bagian kaki Aya.


Akhirnya suana pun menjadi sepi.


Setelah beberapa lama terdiam, kini sudah kembali bersuara.


"Jam berapa bu" (Aya)


"Dah jam tiga, dah waktunya pulang" (Laila)


"Kakak apa mau pulang, Ayah ada di kantor kepala sekolah" (Rama)


"Biar ku gendong kakau Kakak masih lemes, Kakak harus banyak istirahat sekali"


"Iya bentar lagi aja" (Aya)


"Siapa yang melakukan ini sama Kakak" (Rama)


"Maaf Kakak gak bisa kasih tau, ini urusan Kakak" (Aya)


"Bukannya Ibu mau ikut campur" (Laila)


"Masalah ini terjadi disekolah, jadi harus diselesaikan sesuai peratuaran sekolah"


"Kalau Aya gak bisa ngasih tau ke Rama, bisa kasih tau ke pihak sekolah, biar nanti jadi urusan sekolah"


"Ini hanya masalah sepele aja kok" (Aya)

__ADS_1


"Biar nanti aku sendiri aja yang menjelaskan padanya, kalau ada campur tangan dari orang lain malah nanti takut gak bisa diselesaikan malah jadi dendam"


"Kakak mohon sama Adek jangan ikut campur"


"Jangan sampai Bunda sama Mama tau"


"Cukup kita aja yang tau"


"Tapi Kak, ini dah berlebihan loh Kak" (Rama)


"Mana ada sih saudara yang rela membiarkan saudaranya dilakukan seperti itu dan kita hanya diem melihat saja"


"Iya Kakak paham" (Aya)


"Tapi kali ini aja Kakak minta sama Adek jangan ikut campur"


"Karena ini masalah cewek, jadi Adek jangan ikutan ya"


"Oke" (Rama)


"Tapi bila nanti terjadi lagi, jangan larang aku buat ikut campur"


"Jadi pihak sekolah harus bagaimana, karena mereka sudah tau semuanya" (Ibu)


"Kalau menurut Ibu, kamu dah benar, tapi pihak sekolah harus tetap melakukan tindakan"


"Jangan larang pihak sekolah melakukan sesuai peraturannya"


"Karena kalau ini dibiarkan, nanti bakal ada yang melakukan hal yang sama jika ini hanya dibiarkan"


"Tapi aku mohon sama Ibu, aku minta tolong sama Ibu" (Aya)


"Jangan dikeluarkan dari sekolah, cukup kasih hukuman yang lain saja"


"Karena ini juga akan merusak masa depan nya jika harus mengeluarkan dari sekolah dan malah akan jadi masalah diluar sekolah denganku karena dendam"


"Baiklah, biar nanti Ibu sampai kan ke Kepala Sekolah" (Laila)


"Sekarang lebih baik Aya pulang saja ya"


"Rama kamu gendong Aya ya"


"Baik Bu" (Rama)


"Ayok Kak"


Tiba-tiba.

__ADS_1


__ADS_2