Keluargaku Tercinta

Keluargaku Tercinta
Tersendak


__ADS_3

Sampai disamping Aya,


"Maaf deh Ay" (Sifa)


"Iya maaf ya, gara-gara kami jadi" (Sandra) dipotong


"Udah gak papa" (Aya)


"Kalau mau lanjut debat silahkan"


"Aku mau makan duluan" sambil membawa makanan ke meja yang tadi


"Tungguin Ay" (Sifa)


"Tungguin kita ya Ay" (Nina)


Mereka bertiga langsung memesan apa yang mereka mau.


Saat Aya sedang makan sendiri karena sahabatnya sedang memesan makanan dan harus ngantri, ada yang tiba-tiba duduk didepannya.


"Boleh gabung dan duduk disini" (Reza)


Aya hanya melihat kedepan saja tanpa bicara.


"Kok hanya sendiri, yang lain kemana, tadi rame walaupun hanya berempat" (Reza)


"Maaf bukannya gak sopan, tapi aku lagi makan, dan saat makan gak boleh bicara, gak baik" (Aya)


"Maaf ya, nanti aja bicaranya kalau aku dah selesai makan"


"Gak deh, gak jadi ngobrol, hanya mau mastikan aja kalau orang yang ada didepan ku yang lagi makan ini baik-baik saja, masih bisa senyum" (Reza) membuat Aya jadi tersendak karena ucapannya


"Nih diminum" yang memberikan minum air putih padanya dengan pipet.


"Pelan-pelan kalau makan, gak usah buru-buru"


"Kalau mau ngobrol nanti ku tungguin setelah selesai makan, gak usah buru-buru hingga jadi tersendak gitu"

__ADS_1


"Maaf ya Za, bukan maksudku buat apa, tapi kalau ngomong itu jangan bikin orang tersendak karena ucapanmu barusan" (Aya)


"Aku bukan cewek yang suka dirayu digombalin atau apalah"


"Mau situ gombal atau ngerayu dan ngasih apapun buat cari perhatian dariku, aku gak bisa dan malah jadi eifel"


"Paham"


"Kalau kamu pdkt sama aku, lakukan apa yang kamu bisa, tapi gak usah dibuat-buat"


"Aku paling gak bisa dilakukan seperti seorang yang istimewa, karena itu semua bukan sifatku"


"Sekali lagi saya minta maaf"


"Iya, aku yang harus minta maaf karena menggangumu sedang menikmati makananmu" (Reza)


"Tapi izinkan aku untuk mengenalmu lebih dekat"


"Apakah itu boleh"


"Ehmmm ehmm" (Sifa)


"Tadi ngomong apa aja Ay"


"Iya ngomong apaan aja Ay" (Nina)


"Cerita dong sama kita-kita" (Sandra)


"Kalian makan aja dulu, nanti di kelas aja ceritanya" (Aya)


"Aku juga belum selesai makannya"


"Ingat kalau makan itu harus" dipotong


"Baca doa, dan saat makan harus diem gak boleh ngomong" (Bertiga) ucapnya, dan Aya memberikan jempol ke mereka.


Dan mereka pun makan hingga selesai, lalu kembali lanjut ngobrol sedikit.

__ADS_1


"Ay" (Sifa)


"Nanti, bukan sekarang" (Aya)


"Nikmati minuman kalian, oke"


"Iya deh iya" (Sifa)


"Padahal kan bisa sambil cerita Ay" (Nina)


"Takut ketahuan ya sama yang di sebelah" (Sandra) dengan bicara pelan pada Aya


"Gak kok, biar tenang aja pikirannya dan bisa menikmati makan dan minum yang masuk ke perut" (Aya)


"Kalian duduk aja, aku mau bayar dulu"


"Jangan kemana-mana, diem disini, awas aja kalau ngintilin, gak bakal ku traktir lagi"


"Aku mau ke toilet sebentar"


"Iya deh iya" (Sandra)


"Tapi aku juga mau ke toilet Ay, bareng ya" (Sifa)


"Iya bareng aja ya" (Nina)


"Ga usah, kalian nanti aja, aku hanya sebentar kok" (Aya)


"Kalau kalian ninggalin bangku ini nanti minuman ku hilang, kan sayang masih setengah"


"Kalau gak sama aku aja ya" (Sifa)


"Gak papa, kalian duduk santai aja disini" (Aya)


"Aku duluan ya" (Aya)


Aya langsung jalan menuju Ibu kantin buat bayar semuanya, setelah itu ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2