
Setelah membayar semua makanannya Aya langsung menuju toilet cewek karean terasa perih di perutnya.
Setelah selesai dengan urusan ditoilet Aya langsung keluar dari dalam toilet, tapi baru membuka pintu dan baru satu langkah ada yang tiba-tiba melemparkan minuman kepada tubuhnya.
"Jangan karena mentang-mentang anak dari orang terkenal seenaknya aja mau rebut Reza dariku" (Fitri)
"Iya, mentang-mentang anak terkenal sesuka hati mau dekatin semua cowok yang kamu mau" (Yani)
"Emang lo pikir kita gak berani apa sama kamu" (Nia)
"Jangan karena lo itu juara bela diri tingkat sekolah, seenaknya aja nganggap kita lemah" (yani)
Lalu dilempar air pake gayung ke badan Aya oleh temannya dan langsung dihantam dengan gayung oleh mereka berempat, karena yang satunya berada dibelakang nya buat mengikatnya.
"Rasakan ini" (Fitri)
"Jangan pikir kami takut ya" (Yani)
"Mau lawan sama kita-kita" (Dewi)
"Lepasin, lepasin brengksek" (Aya)
"Bilang apa lo barusan" (Fitri)
"Bilang kita brengsek"
"Lo sadar yang brengksek itu siapa, lo apa kita"
"Makanya jangan coba-coba rebut Reza dari tangan Fitri" (Yani)
"Cantik kagak, anggun pun enggak"
"Mana ada cewek yang suka naik motor lalu balapan, hanya lo doang"
__ADS_1
"Ini eneknya kita apakan nih" (Dewi)
"Gimana kalau kita kunci didalam kamar mandi aja, lalu kita sumpel mulutnya" (Nia)
"Ide yang bagus" (Fitri)
"Biar gak berani lagi buat masalah sama kita-kita"
"Lepasin" (Aya) dengan teriak dan mencoba melawan dan menggerakkan badannya, tapi apalah daya karena badannya sudah diikat dan gak mungkin bisa melawan mereka.
"Rasakan ini" (Fitri) yang langsung menyumpal mulutnya dengan lakban
"Hemmmmm hemmmmm hemmmm" (Aya)
"Ngomong apa, gak jelas" (Yani)
"Coba ulangi lagi ngomong apaan, ayok ngomong" (Nia)
"Hemmm hemmmm" (Aya)
"Kayaknya minta kita kurung sekarang deh" (Nia)
"Cepat masukan kedalam, buruan" (Fitri)
Langsung diangkat dan ditarik oleh Dewi, Nia, Yani kedalam kamar mandi paling ujung.
"Nikmati hidupmu dikamar mandi sampai ada yang menemukan" (Dewi)
"Berbanyaklah berdoa, agar ada yang menolongmu" (Fitri)
"Ayok kita tinggalkan dia disini"
"Ayok" (Yang lainnya) dan mereka langsung menutup pintu dan pergi keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
Diantar teman-temannya yang menunggu Aya di meja kantin.
"Kok Aya lama banget ya dikamar mandi" (Sandra)
"Kebelet kali, sama sakit perut kali dia, makanya lama" (Nina)
"Iya sih, tapi ini dah mau masuk loh" (Sifa)
"ini dah hampir lima belas menit loh dia ke toilet"
"Kok aku jadi khawatir ya sama Aya" (Sandra)
"Iya, aku juga sama" (Sifa)
"Aku takut terjadi apa-apa dengan Aya"
"kita samperin aja yuk ke toilet yuk, aku juga takut terjadi sesuatu padanya" (Nina)
"Ya udah ayok buruan" (Sandra)
Dan mereka bertiga langsung menuju toilet untuk mencoba mencari Aya karena khawatir terjadi padanya, karena tak seperti biasanya yang cepat balik dari toilet.
"Ay, Ay, Aya" (Sandra, Sifa, Nina) sambil memanggilnya dan membuka pintu toilet, kecuali yang paling ujung karena dikunci
"Gimana" (Sifa)
"Gak ada" (Sandra)
"Apa mungkin dah balik ke kelas duluan ya" (Nina)
"Ya dah kalau gitu kita langsung ke kelas aja, siapa tau dia ada disana setelah dari toilet" (Sifa)
"Ya udah ayok" (Nina, Sandra)
__ADS_1
Dan mereka langsung berjalan menuju ke kelas berharap Aya sudah ada disana.