
Tentang Rama kalau disekolah saat jam istirahat.
Kesukaan Rama saat istirahat adalah gangguin Guru baru yang cantik yang baru beberapa minggu ini baru masuk, hanya Guru biasa yang masih kuliah sambil mengajar.
"Kamu gak istirahat Rama" (Laila)
"Gak ah males" (Rama)
"Mau lihatin cahaya senja disini"
"Mana ada cahaya senja siang bolong Rama" (Laila)
"Kamu istirahat aja sana, nanti jam istirahatmu habis karena disini, nanti kelaparan karena gak istirahat makan"
"Ini cahaya senja nya ada didepan mataku" (Rama)
"Mana" (Laila)
"Ini yang lagi pegang pulpen, ngecek hasil ulangan" (Rama)
"Oh Ibu maksudnya kamu" (Laila)
"Bener banget" (Rama)
"Disini lapar ku akan hilang kalau lihat senyum nya cahaya senja"
"bikin gak bisa tidur kalau malam, terlintas terus wajah cahaya senjanya"
Sedangkan Ibu Laila hanya menggelengkan kepala saja, karena ada anak muridnya yang seperti ini kepadanya.
"Ibu cantik gak istirahat juga" (Rama)
"Gak, nanti setelah selesai ini" (Laila)
"Kamu istirahat aja sana sama yang lain"
"Gak ah, mau bantuin Cahaya cantik ngecek hasil ulangan, biar nanti bisa makan bareng sama Bu cantik dikantin" (Rama)
"Kapan lagi bisa makan bareng sama Ibu Guru"
"Gak usah bantuin Ibu" (Rama)
"Nanti jam istirahat mu jadi berkurang"
"Ibu habis ini langsung pulang langsung berangkat kuliah siang"
__ADS_1
"Gak males kalau gak ada Ibu disampingku" (Rama)
"Kan Rama maunya makan sambil ditemani Ibu Laila yang cantik secantik cahaya senja"
"Rama" (Laila)
"Iya Ibu Guru cantik" (Rama)
"Aku disini didepan mu"
"Kamu masih kecil dah tau seperti itu, dah berani sama Ibu ya" (Laila)
"Kan emang harus berani" (Rama)
"Masa anak cowok lembek"
"Kan biar makin dekat sama Ibu Guru cantik"
"Siapa tau bisa jadi jodohku nanti, bisa jadi Ibu buat anak-anakku"
"Tunggu aku lulu sekolah dan kuliah ya Bu Cahaya Senja"
"Ramaaa" (Laila)
"Iya Bu Guruku Sayang" (Rama)
"Kan paling hanya dihatimu, gak bakal ngilang"
"Astaga Rama" (Laila)
"Ibu paling gak suka ya seperti ini"
"Kamu itu muridku, jangan bikin yang aneh-aneh"
"Kan Guru itu hanya saat ngajarin Rama belajar disekolah" (Rama)
"Kalau dah gak disekolah dan dah luar sekolah berarti Ibu Guru bukan Guruku, alias Bidadari malam senja untuk ku"
"Karena Ibu selalu ada dihatiku, Bu Cahay Senja"
"Kamu makin kesini makin lantur aja bicaramu" (Laila)
"Lebih baik kami istirahat, biar gak makin ngelantur bicara mu"
"Ini gak lagi ngelantur ataupun lagi ngimpi" (Rama)
__ADS_1
"Ini yang aku katakan itu benar"
"Kalau Ibu Cahaya Senja itu selalu ada dalam setiap doa dan mimpiku"
"Aku ingin Ibu Cahaya Senja bisa menemani hari-hariku nanti sampai tua"
"Walaupun aku gak seumuran dengan Ibu, tapi aku bisa seumur hidup dengan Ibu Senja"
"Terserah kamu aja" (Laila)
"Yang jelas, Ibu gak suka sama kamu ya"
"Kamu itu muridku bukan yang lain"
Tiba-tiba ada yang datang.
"Assalamu'alaikum" (Aya)
"Waalaikumsalam" (Laila, Ram)
"Maaf Bu ganggu sebentar" (Aya)
"Bang sini bentar"
Rama langsung kearah Aya.
"Bang pinjam uang nya" (Aya)
"Kakak lupa bawa uang"
"Kayaknya ketinggalan dirumah"
"Ganggu aja" (Rama)
"Iya paham yang lagi berusaha dan usaha" (Aya)
"Aku gak bawa duit juga, kan ketinggalan dimobil tadi" (Rama)
"Tapi tenang aja, ada Bidadari ku yang pasti bakal bantu"
"Huh dasar gak tau sopan santun" (Aya)
"Guru sendiri di embat juga"
"Setres punya adek setres"
__ADS_1
"Buruan cepet"
Rama langsung berjalan lagi kearah Bu Laila.