Keluargaku Tercinta

Keluargaku Tercinta
Laila


__ADS_3

"Emang Ibu siap nunggu Rama sekitar sepuluh tahun lagi" (Rama)


"Emang tahan dan kuat nungguinnya"


"Kalau Rama sih siap aja, asal Ibu juga siap"


"Tapi kalau misalnya nanti Ibu tiba-tiba ditanya kapan nikah dan kapan ngasih cucu sama orang Tua Ibu gimana hayo"


"Ini anak kok bisa-bisanya bikin Ibu bingung jawabnya" (Laila) dalam hati


"Makan apa sih ini bocah"


"Kalau ngomong jangan dihati aja bu" (Rama)


"Cukup aku aja dihati Ibu"


"Kalau kangen bilang aja, jangan ngomong sendiri, gak baik"


"Dasar bocah" (Laila)


"Bisanya bikin Ibu naik darah mulu kalau ada kamu disamping Ibu"


"Jangan dong" (Rama)


"Kalau naik darah nanti sakit kan aku gak mau Ibu dari anak-anak ku sakit, cukup aja yang sakit, Ibu jangan, kasian anak-anak nanti"


"Kamu belajar dari mana sih bisa ngomong kaya gitu" (Laila)


"Bikin bete aja"


"Belajar nya kan dari Bu Cahaya Senja, Canis ku, calon istriku Ibu buat anak-anak ku nanti" (Rama)


"Kalau ngomong gak usah ngelantur" (Laila)


"Kalau tidur gak usah kebanyakan mereng, makanya ngigau"


"Gak masalah dikatain ngigau, yang penting kan ngigau nya cuman nyebut Ibu Cahaya Senja doang, gak ada yang lain" (Rama)


"Karena memang hanya Cahaya Senja yang selalu ada dihatiku"


"I love you Caya Senja, Canis ku"


"Kalau ngomong tau tempat bisa gak sih" (Laila)


"Jangan ceplas-ceplos gitu"


"Yang sopan, ini sekolah, bukan rumah atau apalagi dipasar"

__ADS_1


"Jangan bikin Ibu marah"


"Emang bisa marah" (Rama)


"Setahu aku, Bidadari itu gak bisa marah, kan Bidadari diciptakan buat senyum dengan kelembutan hati"


"Jangan marah-marah ya, nanti kuminta besok Ayahku lamarin Ibu, kalau marah-marah"


"Ibu capek, kalau ngomong sama kamu" (Laila)


"Ibu mau keluar, pusing dengarin omongan kamu yang makin ngelantur"


"Jangan dong, disini aja, buat nemenin aku" (Rama)


"Masa sama calon sendiri kek gitu"


"Bodo ah" (Laila)


Langsung berdiri dan akan berjalan keluar dari ruangan tapi dicegah oleh Rama.


"Ibu gak boleh kemana-mana, disini aja" (Rama) sambil memegangin tangan Laila.


"Oke Rama diem, gak bakal ngomong yang aneh-aneh lagi"


"Tapi plis, disini aja ya"


"Karena senyummu membuat ku merasakan ketenangan, dan kenyamanan"


"Plis disini aja ya"


"Lepasin gak tangannya" (Laila)


"Jangan buat Ibu makin marah"


"Iya kulepasin tapi Ibu hanya boleh disini aja" (Rama) Langsung melepaskan genggaman tangannya di lengan Ibu Laila.


"Kalau mau nyender, kuberikan tubuhku buat Ibu jika Ibu lelah butuh tempat buat menyenderkan sejenak"


"Omonganmu makin lama makin ngaco aja, makin gak jelas" (Laila)


"Kebanyakan nonton ftv dan drama makanya jadi gini"


"Belajar yang bener"


"Ini dah belajar" (Rama)


"Belajar apaan" (Laila)

__ADS_1


"Belajar bikin Ibu marah-marah"


"Gak kok, beneran lagi belajar" (Rama)


"Belajar buat jadi yang terbaik buat Ibu"


Sedangkan Ibu Laila hanya memutar matanya yang jengah karena ucapan Rama.


"Terserah sama kamu aja Ram, Ibu gak sanggup dengarin kata-katamu yang gak pernah jelas dan gak nyambung" (Laila)


"Lebih baik Ibu keruangan guru ngecek hasil ulangan kalian, daripada disini makin pusing karena gak jelas"


"Gak boleh, disini aja" (Rama)


"Itu nanti aja, atau dibawa kemari biar kubantu"


"Ya ya ya ya"


"Dah ah minggir" (Laila)


Sedangkan Rama malah sengaja memasang badan buat menghalangi jalan supaya Bu Laila gak kemana-mana tetap disini.


"Minggir gak Ram" (Laila)


"Hmmm, enggak kayaknya, gak mau" (Rama)


"Gak bakal kuberikan jalan, agar Ibu selalu disini disamping ku"


"Ram, minggir gak, atau Ibu teriak nih" (Laila)


"Silahkan kalau berani" (Rama)


"Kubilang nanti kalau aku nyium karena Ibu yang duluan"


"Gampang kan, paling nanti bakal disuruh nikah sama Ayahku, karena berani berbuat harus berani tanggung jawab"


"Jadi gimana, mau teriak silahkan"


"Ihh bete bete bete bete" (Laila)


"Nyebelin banget"


"Kalau gak mau bikin makin sebel" (Rama)


"Silahkan kembali duduk"


"Biar kutemani duduk disini, dipelaminan nanti saat dah tiba waktunya"

__ADS_1


Sedangkan Laila hanya cuek langsung duduk dengan bi*** yang mengerucut.


__ADS_2