
Setelah selesai makan aku langsung keatas kekamar Rama sambil membawa makanan buat Rama.
"Mau dibawa kemana Yah" (Fida)
"Ini buat Abang, tadi minta dibawakan makan kekamar nya, karena lagi sibuk dengan pemikirannya" (Fariel)
"Maklum baru mempelajari jadi ya harus banyak mikir biar tau"
"Oh gitu" (Ervi)
"Kalau mau berangkat, duluan aja ya Bun, Ma" (Fariel)
"Ayah tinggal gak papa, nanti Ayah bisa sendiri, kan ada Abang juga nanti"
"Iya Yah" (Fida, Ervi)
"Duh beruntung banget kalian punya Suami kaya kamu ini" (Mami)
"Mau mengerti menerima apapun"
"Tanggung jawab penuh sama keluarga"
"Mami gak salah pilih deh pokoknya"
"Iya, kalian sangat beruntung bisa dapat suami seperti ini" (Papi)
"Bisa adil dan gak membeda-bedakan sama anak dan kalian juga"
"Makasih Pi, tapi ini memang tugasku, tugas sebagai pemimpin keluarga" (Fariel)
"Kalau gitu akun kekamar Abang ya"
"Assalamu'alaikum"
"Iya, Waalaikumsalam" (semuanya)
Langsung kekamar Rama sambil membawa makanan dan minum.
"Assalamu'alaikum" (Fariel) sambil membuka pintu kamar nya.
__ADS_1
"Waalaikumsalam Yah" (Rama) yang sedang pakai baju.
"Nih makan dulu, nanti habis makan baru cerita sama Ayah" (Fariel)
"Sama susunya dihabiskan ya"
"Oke Yah" (Rama)
Lalu aku duduk sambil menyenderkan tubuhku di kasur Rama. Sambil duduk ku kirim pesan ke Aya.
📤 Jangan bukak rahasia tentang Rama, karena Kakak pasti tau yang menyangkutnya.
Lalu balasan pesan masuk dari Aya.
📥 Oke Yah, tapi Ayah harus janji buat minggu besok ke desa kerumah Mama tua dan Bapak tua, bawakan motor Aya, biar Aya bisa jalan-jalan pake motor dikebun.
📤 Gampang itu mah. Akan Ayah pesan buatmu disana tanpa sepengetahuan Mama, dan Bunda. Kakak tinggal pakai aja nanti disana, biar Ayah nanti telpon Om Fajar biar nyuapin.
Hanya balasan dengan tanda 👍 dari Aya.
Sambil menunggu Rama selesai makan, aku memainkan gitar miliknya yang dipajang disamping tempat tidur, karena bujang tanpa bisa main gitar hidup akan terasa sunyi baginya, makanya banyak gitar dikamar ini milik Rama.
Aku tak tahu lagi harus dengan kata apa aku menuliskannya
Atau dengan kalimat apa aku mengungkapkannya
Karena untuk kepergian kalinya
Kau buat aku kembali percaya akan kata cinta
Dan benar bahwa cinta masih berkuasa di atas segalanya
Ketika hati yang mudah rapuh ini
Diuji oleh duniawi, diuji oleh materi untuk kesekian kali
Lagi lagi dan lagi
Kutuliskan kenangan tentang caraku menemukan dirimu
__ADS_1
Tentang apa yang membuatku mudah berikan hatiku padamu
Takkan habis sejuta lagu untuk menceritakan cantikmu
Kan teramat panjang puisi tuk menyuratkan cinta ini
Telah habis sudah cinta ini tak lagi tersisa untuk dunia
Karena telah kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu
Aku pernah berpikir tentang hidupku tanpa ada dirimu
Dapatkah lebih indah dari yang kujalani sampai kini
Aku selalu bermimpi tentang indah hari tua bersamamu
Tetap cantik rambut panjangmu meskipun nanti tak hitam lagi
Bila habis sudah waktu ini tak lagi berpijak pada dunia
Telah aku habiskan sisa hidupku hanya untukmu
Dan telah habis sudah cinta ini tak lagi tersisa untuk dunia
Karena tlah kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu
Untukmu hidup dan matiku
Bila musim berganti sampai waktu terhenti
Walau dunia membenci, ku kan tetap disini
Bila habis sudah waktu ini, tak lagi berpijak pada dunia
Telah aku habiskan sisa hidupku hanya untukmu
Dan telah habis sudah cinta ini, tak lagi tersisa untuk dunia
Karena telah kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu
__ADS_1
Karena telah kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu.