Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah

Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah
Balapan 2


__ADS_3

Ken menggendong Alyssa ala bridal dan membantunya masuk kedalam mobil.


"Aku percayakan alyssa padamu, Kak. Tolong kau jaga dia selama aku tidak ada di sampingnya." seru Ken


"Tenang saja, aku pasti akan menjaganya. Tapi berjanjilah, kau akan segera kembali sebelum dia sadar." seru Alvin.


"Pasti." Ken menatap Alyssa yang memejamkan matanya. Dia mengusap pelan pipi Alyssa dan mengecupnya singkat. "Aku pasti akan segera pulang." Ken menutup pintu mobil dan menatap laju mobil Alvin yang semakin menjauh.


Ini satu-satunya jalan agar Alyssa tidak terlibat dalam masalahnya. Dia menghubungi Alvin dan memintanya untuk mengantar Alyssa pulang. Bahkan dia meminta Alvin untuk menjaga Alyssa, setidaknya sampai dia pulang nanti.


Walaupun dalam hati tidak rela, tapi dia tidak mempunyai pilihan lain. Dia akan mencoba untuk percaya pada Alvin bahwa pria itu tidak akan macam-macam pada Alyssa.


"Sepertinya hubungan kalian benar-benar membaik. Apa telah terjadi sesuatu?" tanya Revan


Ken hanya tersenyum mengabaikan Revan dan masuk ke basecamp.


"Melihatnya tersenyum, sepertinya memang terjadi sesuatu yang baik." Revan menyusul Ken dan mulai mengatur strategi untuk berjaga-jaga jika Zean menyerang mereka.


"Kita akan datang bersama-sama seperti biasa. Dan saat Ken bertanding, kalian cari di mana Zean dan anggotanya berada. Cari tahu apa mereka menyiapkan kejutan untuk kita atau tidak."


"Balapan kali ini terkesan mendadak untuk kita. Tapi tidak untuk mereka. Dan aku khawatir mereka bekerjasama dengan Zean. Kalian pasti tahu jika hampir semua geng motor ingin mengalahkan Ken. Jadi aku harap kalian tetap waspada." seru Revan


"Siap bos." Jawab Mereka serempak


Ken dan yang lain mulai bersiap untuk berangkat. Mereka menaiki motor mereka masing-masing dan meluncur ke arena balap.

__ADS_1


Sesampainya di sana, penonton sudah berbaris rapi di pinggir jalan untuk menyaksikan pertandingan malam ini. Dan tentu saja geng motor yang menantang mereka juga sudah menunggu kedatangan mereka.


"Maaf kami datang terlambat, Res." seru Revan


"Tidak masalah. Kami juga baru saja datang." Ares, ketua geng motor Atlantis menatap remeh Ken. Dia yakin malam ini akan menang karena dia di bantu oleh geng motor King untuk pertandingan malam hari ini.


Tapi Ken tidak terlalu memperdulikannya. Matanya yang tajam menelisik barisan penonton untuk mencari seseorang. Dia menyeringai saat menemukan apa yang dia cari. "Zean!!" geramnya dalam hati. Dia memberi kode pada Satria dan Delon melalui gerakan matanya.


Mereka yang paham maksud Ken, hanya mengangguk pelan. Delon mulai memisahkan diri dari rombongan dan mendekati tempat dimana Zean berada, sedangkan Satria mencari anggota geng motor King lainnya.


"Pertandingan akan segera dimulai. Harap untuk segera bersiap!!" teriak si pemandu acara


Ken dan Ares bersiap di garis start. Mereka menyalakan mesin dan menarik gas motor mereka sehingga terdengar suara bising dari motor mereka.


Di depan mereka, seorang wanita sexy berdiri ditengah-tengah dengan bendera di tangannya. Wanita itu mulai menghitung mundur dan mengangkat benderanya sebagai tanda jika pertandingan telah di mulai.


Melihat pertandingan yang sudah dimulai, Zean terlihat menghubungi seseorang. "Mereka datang." Dua kata yang Zean ucapkan sudah cukup membuat Delon paham apa yang akan terjadi. Dia pergi dari sana dan menghubungi teman-temannya yang lain.


"Mereka punya kejutan untuk Ken."


Mendengar hal itu, anggota geng motor Devil Rider hanya tersenyum sinis karena mereka sudah mendapatkan apa yang mereka cari dan mereka tidak akan membiarkan Zean mencelakai Ken.


Ares membiarkan motor Ken melaju kencang didepannya. Dia sengaja melakukan hal itu karena didepan sana ada kejutan yang sudah disiapkan untuk Ken.


Tapi sayangnya tidak terjadi apapun pada ken. Dan hal itu membuat Ares bingung. Bukankah Zean memintanya untuk melambat agar terhindar dari jebakan yang sudah dia siapkan. Tapi kenapa tidak terjadi apa-apa pada Ken?

__ADS_1


"Sial!! Sepertinya mereka menipuku." Ares menambah kecepatan motornya dan berusaha menyusul Ken. Tapi tiba-tiba motornya menabrak sesuatu yang membuat motornya oleng.


Ares dengan sigap melompat dari motornya dan....


DUAARR


Motor Ares meledak karena menghantam pohon begitu keras.


Semua penonton terdiam mendengar dentuman keras di jalur balap. Mereka berteriak histeris dan meminta orang untuk mengecek apa yang telah terjadi.


Sedangkan Zean, dia tertawa dalam hati karena rencananya berhasil. "Goodbye, Ken. Semoga kau tenang di sana." batin Zean


Di tengah-tengah penonton yang berhamburan, Zean tertawa keras dan menaiki motornya. Rencananya sudah berhasil dan dia akan pergi dari sana. Tapi tiba-tiba penonton mulai bersorak menyebut nama Ken. Hal itu membuat Zean penasaran. Dia turun dari motor dan kembali ke arena balap.


Dan ternyata, Ken masih hidup. Bahkan dia terlihat baik-baik saja. Justru Ares yang duduk di jok belakang motor Ken terluka cukup serius.


Anggota geng motor Atlantis membawa Ares ke rumah sakit dan berterimakasih pada Ken. Mereka tidak bisa menuduh ataupun menyalahkan Ken karena di sini mereka yang salah.


"Terimakasih Ken. Dan maaf atas semua yang terjadi." seru salah satu anggota Ares


"Tidak masalah. Tapi lain kali, bertanding lah secara sportif." seru Ken


Anggota Ares mengangguk dan membawa Ares pergi. Sementara itu, mata Ken kembali mencari Zean. Dia tersenyum sinis saat melihat Zean yang kesal karena rencananya gagal.


Ken mengacungkan jari tengahnya dan mengejek Zean.

__ADS_1


"Brengsek!!! Awas saja Ken, aku akan membalas mu." Zean menggeram kesal dan meninggalkan arena balap.


__ADS_2