Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah

Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah
Fakta Kecelakaan Rain


__ADS_3

Raymond sampai di perusahaan. Dia masuk ke ruangan Ken dan mengobrak-abrik tempat itu guna mencari salinan laporan yang Andreas katakan. Tapi dia sudah mencarinya dimana-mana dan laporan itu tidak ada di manapun.


"Sial!!! Dimana sebenarnya salinan itu? Apa jangan-jangan ada yang menemukannya?" gumam Raymond. Dia terdiam sejenak. Jika dipikir-pikir, itu sudah lama sekali. Jika ada yang menemukannya pasti orang itu sudah menerornya. Dan minta uang untuk tutup mulut.Tapi sampai saat ini tidak ada siapapun yang melakukan hal itu. Apa Andreas membohonginya?


Tapi Andreas terlihat serius. Jadi rasanya sangat mustahil dia membohonginya.


"Sial!! Sial!! Sial!! Dimana sebenarnya salinan itu?" Raymond mencarinya sekali lagi tapi dia tetap tidak menemukannya. Jadi dia memutuskan untuk pulang. Dia hanya bisa berharap jika salinan laporan itu sudah hilang atau tidak ada sama sekali.


...****************...


Di tempat lain, Ken mengajak Alyssa makan malam diluar. Tapi sedari tadi, Alyssa hanya diam saja. Hal itu membuat Ken merasa khawatir. Apa semua itu karena dirinya? Atau mungkin Alyssa ketakutan karena Zean?


"Lys, kau kenapa? Apa makanannya tidak enak?" tanya Ken


"Tidak, aku tidak apa-apa. Makanannya juga enak." Alyssa mencoba untuk tersenyum dan memakan makanannya.


Ken tahu Alyssa terpaksa mengatakan hal itu agar dia tidak khawatir. Pasti ada yang mengganggu pikiran wanita itu. Sepertinya dia harus bertanya nanti.


Setelah selesai makan malam, mereka memutuskan untuk langsung pulang. Sebelumnya Ken menawarkan untuk jalan-jalan terlebih dahulu tapi Alyssa menolak dengan alasan lelah.


Lagi-lagi Alyssa membohonginya. Tidak biasanya Alyssa mengeluh lelah hanya karena bekerja. pasti ada sesuatu yang Alyssa sembunyikan darinya.


Tidak berapa lama, mobil Ken terparkir sempurna di garasi. Alyssa turun lebih dulu dari mobil dan masuk ke rumah dengan lesu. Ken langsung menyusul wanita itu dan menariknya kedalam pelukannya.

__ADS_1


"Ken !!!" pelik Alyssa


"Maaf." lirihnya. "Maaf karena mengabaikan mu. Maaf karena membawamu kedalam masalahku. Maaf karena sudah membuatmu khawatir. Maaf....


Alyssa menyentuh bibir Ken dengan menggunakan jari agar Ken berhenti bicara. "Aku tidak masalah dengan semua itu. Memang awalnya aku kesal karena kau mengabaikan ku. Bahkan kau bersikap dingin padaku. Tapi aku mencoba memakluminya. Dan aku tidak marah akan hal itu." seru Alyssa


"Lalu kenapa kau diam saja dari tadi? Apa aku melakukan kesalahan? Apa karena Grace?" Ken meletakan telapak tangan Alyssa diatas kepalanya. "Aku berani bersumpah, aku tidak tertarik dengan wanita itu walaupun dia menggodaku sekalipun." lanjutnya


Alyssa tersenyum dan mengusap pelan pipi Ken. Tapi tanpa terasa airmata nya terjatuh. Dia memeluk Ken dan menangis lirih.


"Ada apa Lys? Jangan membuatku takut!!" seru Ken


"Kak Rain... Kak Rain...


Alyssa menghapus air matanya dan menarik Ken untuk duduk. "Aku akan mengatakannya tapi berjanjilah untuk tidak gegabah. Berjanjilah kau tidak akan marah. Berjanjilah.....


"Aku berjanji." sela Ken. "Apapun itu aku berjanji tidak akan melakukan hal yang bodoh dan membuatmu kecewa."


Alyssa mengangguk dan mengambil map dari tas nya. Dia memberikan map tersebut pada Ken.


"Apa ini?" tanya Ken


"Kau akan tahu saat membukanya."

__ADS_1


Ken menatap Alyssa dan beralih pada map yang ada ditangannya. Dia membuka map tersebut dan membaca dengan serius setiap lembar kertas yang ada di map itu.


Deg


Ken melebarkan kedua matanya. Tangannya bergetar membaca setiap huruf di kertas tersebut. Kedua matanya memanas dan dadanya kembang-kempis menahan emosi.


"Ken!!!"


"I_ini tidak mungkin kan Lys? I_ini pasti bohong kan? Ke_kenapa? Ke_kenapa?"


Alyssa memeluk Ken dan menenangkan pria itu. "Aku tahu kau pasti syok. Begitu juga denganku. Aku sempat ragu untuk memberitahumu. Tapi kau berhak tahu. Entah itu benar atau tidak." Alyssa mengurai pelukannya dan menghapus airmata Ken. "Itu hanya foto kopi. Jadi belum tentu hal itu benar. Tapi tidak ada salahnya mencari tahu, kan?"


"Jika itu benar, be_berarti ada yang mencoba mencelakai Kak Rain, bukan?" lirih Ken yang dijawab anggukan pelan dari Alyssa.


"Polisi bilang jika kecelakaan itu terjadi karena adanya kerusakan pada mobil Kak Rain. Dan mereka menganggap semua ini kelalaian si pengendara. Tapi disini tertulis jika kerusakan itu seperti di sengaja. Kabel rem mobil kak Rain terlihat seperti sengaja dipotong." seru Alyssa


"Kita terlalu sedih melihat keadaan Kak Rain sampai-sampai tidak memperhatikan dengan benar kasus kecelakaan yang menimpa kak Rain. Dan saat polisi mengatakan itu murni kecelakaan tunggal karena kelalaian Kak Rain, kita tidak pernah mengusutnya lagi."


"Ini semua salahku. Ini salahku!!"


"Sstt... Jangan menyalahkan diri sendiri, Ken!! Semua bukan salahmu. Sekarang yang terpenting adalah kita cari orang yang mencelakai Kak Rain." seru Alyssa. Dia terdiam menerawang kejadian sebelum Rain kecelakaan. Saat itu Rain datang ke sekolahan karena ken berulah lagi. Dan mereka juga sempat bertemu. Tapi setelahnya, Ken kembali ke perusahaan dan terjadilah kecelakaan itu.


"Ken!! Aku rasa, aku tahu kita harus memulainya dari mana?"

__ADS_1


__ADS_2