
Jika Zean dan Grace tengah bersiap untuk membalas Ken, berbeda dengan Ken dan Alyssa yang masih setia tidak bertegur sapa satu sama lain.
Ken masih marah pada Alyssa karena telah membohonginya. Apapun alasannya, Ken tidak bisa menerimanya karena hal itu menyangkut keselamatan istrinya itu. Sedangkan Alyssa mencoba mengabaikan Ken. Dia sudah lelah untuk mengalah. Biarkan saja Ken mendiamkannya. Lagipula hal itu bisa memperlancar kejutan yang akan dia berikan pada Ken nantinya. Dia sudah menyiapkannya untuk besok malam dan dengan bantuan Alvin, dia yakin semua akan berjalan lancar.
"Tolong kau periksa laporan ini!!" perintahnya tanpa menatap Alyssa
"Baik." Alyssa mengambil laporan di meja Ken dan membawanya ke mejanya. Dia melirik Ken yang terlihat serius bekerja dan kembali memeriksa laporan.di tangannya. "Hah... Sampai kapan kami akan seperti ini?" batin Alyssa.
Tok Tok Tok
"Masuk!!" seru Ken
Alvin masuk dan membawa beberapa map ditangannya. "Tolong tandatangani laporan ini!!" Alvin meletakkan map tersebut di depan Ken.
"Aku dengar, Grace diusir oleh ayahnya. Dan sekarang tidak ada yang tahu dia dimana. Dan....." Alvin menjeda ucapannya dan melirik sekilas Alyssa.
__ADS_1
Ken melihat arah pandang Alvin. Dia berdehem keras dan meminta Alyssa untuk membuatnya kopi. "Tolong buatkan kopi untuk kami!!"
Alyssa mengangguk pelan dan beranjak tanpa curiga sedikitpun.
"Katakan!!"
"Zean dan anggotanya berhasil kabur. Dan polisi belum menemukan keberadaan mereka. Aku yakin, Grace sekarang bersama dengan Zean. Tapi yang jadi masalah, bagaimana jika mereka tahu jika semua ini ulah kita? Aku dengar, Alyssa pernah hampir di culik Zean. Aku takut....."
"Itu yang saat ini aku pikirkan, Kak." sela Ken. "Tapi kau tidak perlu khawatir. Aku sudah menyiapkan sambutan untuk mereka." seringai Ken
Ken dan Alyssa pulang bersama. Tapi walaupun dalam jarak yang begitu dekat, mereka masih saja saling diam. Tidak ada satupun yang memulai pembicaraan. Bahkan saat sampai rumah pun, Alyssa langsung masuk begitu saja tanpa menunggu Ken yang memarkirkan mobilnya di garasi.
Ken melirik kaca spion sekilas dan tersenyum. Dia keluar dari mobil dan menyusul Alyssa.
Di luar pagar, Zean dan 3 orang anggota geng motornya tengah mengintai rumah Ken. Mereka membuka pagar pelan dan masuk ke rumah Ken. Malam ini juga, mereka akan membuat perhitungan dengan Ken dan menculik Alyssa sebagai balasan atas apa yang Ken lakukan pada mereka.
__ADS_1
"Sepi sekali." ucap salah satu anak buah Zean
"Mereka hanya tinggal berdua. Jadi wajar jika sepi." sahut Zean.
Klontang
Keempat orang itu reflek menoleh kearah sumber suara yang berasal dari dapur. Mereka mengintip dan melihat Ken yang tengah memasak. Ini kesempatan bagus. Pikir Zean.
Dia memberi kode pada kedua anak buahnya untuk menghajar Ken, sedangkan dia akan ke lantai atas mencari Alyssa.
Mereka setuju dan mulai berpencar. Ketiga anak buah Zean mengendap-endap dan hendak memukul Ken dari belakang. Tapi tiba-tiba Ken berbalik dan menyeringai yang membuat keduanya terkejut.
Sementara itu, Zean membuka satu persatu kamar yang ada dilantai dua guna mencari keberadaan Alyssa. Hingga saat dia membuka pintu kamar Ken, dia menemukan Alyssa tengah berdiri membelakanginya dengan menggunakan bathrobe. Sepertinya wanita itu baru saja selesai mandi. Tapi tidak masalah, justru bagus jika dia hanya menggunakan bathrobe, karena hal itu akan mempermudah dirinya melakukan hal yang sama seperti di video yang Ken sebarkan. Dia juga akan merekam kegiatannya dengan Alyssa dan menyebarkan video tersebut agar Ken tahu rasa. Heh... Siapa suruh berurusan dengannya. Pikir Zean
Zean mengendap-endap dan hendak menangkap Alyssa. Tapi tiba-tiba.......
__ADS_1