
Keesokan harinya, Ken memberitahu Alvin jika dia dan Alyssa akan terlambat datang ke perusahaan dan meminta pria itu untuk menghandle perusahaan lebih dulu.
Alvin tidak masalah. Tapi ada hal yang ingin Alvin katakan pada Ken dan itu mengenai ruangan Ken yang tiba-tiba berantakan. Alvin mengirim video keadaan ruangan Ken. Dan meminta ijin untuk membereskannya. Tapi Ken melarang Alvin melakukan hal itu. Dia akan segera datang setelah urusannya selesai. Dan sebelum dia datang, Alvin atau siapapun di larang masuk ke ruangannya.
Ken ingin melihat secara langsung keadaan ruangannya dan dia yakin jika orang yang melakukan hal itu tengah mencari sesuatu yang penting.
Alvin mengiyakan perintah Ken dan menutup sambungan teleponnya.
Sedangkan Ken yang saat itu tengah makan dengan Alyssa merasa ada yang tidak beres. Baru semalam dia mengetahui tentang fakta kecelakaan yang menimpa kakaknya dan sekarang dia mendapat kabar jika ruangannya berantakan. Dari video yang dikirim Alvin padanya, sepertinya ada yang sengaja melakukan hal itu untuk mencari sesuatu. Dan pasti yang dicari adalah sesuatu yang penting. Apa jangan-jangan yang dicari adalah Salinan laporan yang saat ini ada ditangannya?
"Ada apa Ken? Apa terjadi sesuatu?" tanya Alyssa
"Tidak." Ken tersenyum dan menghabiskan sarapannya. Setelah selesai, mereka pergi ke sekolah menengah tempat mereka menimba ilmu. Mereka akan memulai mencari informasi dari sekolah itu karena mereka merasa ada yang aneh.
__ADS_1
Jika benar mobil Rain bermasalah, seharusnya kecelakaan itu terjadi saat Rain akan ke sekolah Ken. Bukan setelah dari sekolahan Ken, bukan? Apalagi yang menjadi masalah adalah rem mobil Rain yang blong yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi.
"Sudah lama kita tidak kesini. Dan sepertinya tidak banyak yang berubah disini." seru Alyssa
"Iya, kau benar. Memang tidak banyak yang berubah. Hanya saja kita yang berubah." Ken menggenggam tangan Alyssa dan mencari kepala sekolah. Mereka harus menyapa mereka terlebih dahulu dan meminta ijin untuk memeriksa cctv yang terpasang di sekolahan tersebut. Terutama di tempat parkir.
"Kau banyak berubah Ken. Aku masih ingat kau selalu membuat onar disini. Bahkan banyak guru yang mengeluh. Tapi kami akui kau murid yang pintar dan berbakat. Aku senang karena kau menjalani hidup dengan baik sekarang." seru kepala sekolah
"Iya pak. Terimakasih. Dan maaf atas kenakalanku selama ini. Dan kedatangan kami kemari, kami ingin memeriksa rekaman cctv sebelum kak Rain kecelakaan. Maksudku, sebelum peristiwa itu terjadi, Kak Rain datang kemari karena aku berulah. Dan aku hanya ingin melihat apa yang kak Rain lakukan."
"Aku tidak yakin apakah rekaman itu masih ada atau tidak. Tapi kau bisa memeriksanya sendiri." seru kepala sekolah
"Terimakasih banyak pak."
__ADS_1
Kepala sekolah menepuk pelan bahu Ken dan pergi meninggalkan Ken dan Alyssa di sana.
"Aku harap menemukan petunjuk disini." gumam Ken.
Alyssa mengusap bahu Ken dan mengajaknya memeriksa rekaman cctv di komputer. Mereka tidak mempunyai waktu banyak karena setelah ini mereka harus ke perusahaan.
Baik Ken maupun Alyssa terlihat serius menatap layar komputer. Mereka memutar rekaman di waktu kecelakaan itu terjadi. Dan untungnya rekaman itu masih ada.
Mereka meneliti setiap rekaman dari saat Rain datang. Rain terlihat masuk keruang BP dan setelahnya Rain pergi ketaman untuk menemui Alyssa.
Ken terdiam melihat kemesraan mereka. Rain yang tertidur di paha Alyssa dan kepalanya diusap oleh Alyssa membuat Ken iri. Dia melirik Alyssa yang terlihat mengusap air matanya. Dia yakin jika Alyssa Sedih. Jadi dia segera mengalihkan ke cctv di tempat parkir.
Dia menyipitkan matanya melihat ada seseorang yang mendekati mobil Rain. Dia memperbesar layar rekaman tersebut. Tapi sayang wajah orang itu tidak terlihat. Tapi dari gerak geriknya mereka yakin jika pria itu yang menyabotase mobil Rain.
__ADS_1
Ken mengepalkan tangannya geram. Jadi selama ini ada seseorang yang sengaja mencelakai kakaknya. Sial!! Kenapa dia harus terlambat mengetahuinya? Belum selesai masalah dengan pamannya dan Zean, sekarang dia harus menerima kenyataan jika kecelakaan yang terjadi pada kakaknya sudah direncanakan oleh seseorang.
"Jadi sekarang kita tahu jika ada yang mencelakai kak Rain." Alyssa menoleh menatap Ken dan memeluk bahu pria itu. "Kita bisa cari pelakunya pelan-pelan. Aku tahu ini sangat menyakitkan. Tapi kau harus bisa menahan emosimu." seru Alyssa yang dijawab anggukan oleh Ken.