Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah

Ken Dan Alyssa: Terpaksa Menikah
Makan Makanan Asam


__ADS_3

Alyssa menghela nafas lega saat sudah sampai di rumah. Dia menyimpan testpack didalam lemari dan akan mencobanya besok. Huh... Rasanya dia sudah tidak sabar ingin tahu hasilnya. Tapi, dia juga takut jika teringat Zean yang sempat mengancamnya. Sepertinya Zean memang mengincarnya. Dia pasti ingin menjadikan dirinya senjata untuk mengalahkan Ken.


"Huh... Aku harus lebih berhati-hati lagi. Jangan sampai Zean menangkap ku. Apalagi jika aku benar-benar hamil." gumamnya bermonolog.


Alyssa beruntung kali ini karena ada Revan di sana. Jika tidak, dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya. "Semoga kak Revan tidak memberitahu Ken."


"Tidak memberitahu apa?"


Deg


Alyssa menoleh perlahan dan melihat Ken sudah berdiri di ambang pintu. "Ke-ken!! Ke-kenapa kau....." ucapan Alyssa terhenti karena Ken yang tiba-tiba menciumnya.


Alyssa sempat terkejut. Tapi lama kelamaan dia membalas permainan lidah Ken. Ciuman yang awalnya lembut kini berubah semakin panas. Alyssa melenguh di sela-sela ciuman mereka. Apalagi tangan nakal Ken yang sudah menyentuh bagian sensitifnya.


"Ke-ken....." erangnya di sela-sela ciuman panas mereka


Ken melepaskan ciumannya. Mereka berlomba-lomba menghirup oksigen dan menatap satu sama lain.


"Aku mencintaimu, Alyssa. Aku mencintaimu." ucap Ken


Alyssa hanya bisa tersenyum. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Dia juga merasakan getaran aneh di tubuhnya. Jantungnya selalu berdetak kencang saat berada di dekat Ken. Bahkan dia cemburu saat wanita lain menatap Ken. Tapi dia tidak bisa mengartikan, perasaan apa itu?


"Tidak perlu bingung. Aku akan terus menunggu balasan darimu. Ini menyangkut hati. Dan aku tidak bisa memaksakannya. Tapi jangan pernah sekalipun kau pergi dariku. Aku tidak mengijinkannya." seru Ken


Alyssa tersenyum dan memeluk Ken. "Terima kasih, Ken."


Ken tersenyum dan memeluk Alyssa, "harusnya aku yang berterima kasih, Lys." lirihnya. setelah mendengar cerita Alvin mengenai Rain yang tahu jika dirinya mencintai Alyssa, Ken tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Selama ini dia selalu dihantui rasa bersalah karena merebut Alyssa dari Rain tapi ternyata sejak awal Rain tahu jika dia mencintai Alyssa dalam diam. Untuk itu Rain memintanya untuk menikahi Alyssa.


"Terima kasih, Kak Rain." gumamnya dalam hati


Ken mengurai peluknya dan mengerutkan keningnya. Dia baru sadar jika Alyssa berpakaian sangat rapi.

__ADS_1


"Kau mau kemana?" tanya Ken


"A-aku... A-aku mau membeli bahan makanan. Soalnya bahan-bahan di kulkas sudah habis." ucap Alyssa bohong


"Astaga sayang. Kenapa kau tidak bilang saja padaku. Aku akan membelinya untukmu. Lagipula kau sedang sakit kan?"


"Aku sudah baikan Ken. Dan kalau aku memintamu untuk belanja, yang ada kau akan mengambil barang yang salah." gerutu Alyssa


Ken terkekeh dan mengajak Alyssa untuk berbelanja keperluan rumah. Hari ini, Alvin sedang berbaik hati menawarkan diri untuk menghandle perusahaan. Untuk itu, Ken pulang lebih awal.


"Lain kali jika kau membutuhkan sesuatu, kau bisa memberitahuku. Jangan lakukan apapun sendirian. Kau tahu, kan jika diluar itu berbahaya untukmu." seru Ken saat mereka sudah berada dalam perjalanan ke supermarket


"I- iya.. A-aku akan ingat pesan mu." jawab Alyssa gugup. Dia takut Ken akan curiga jika dia berbohong.


Sesampainya di supermarket, Alyssa dengan semangat memborong makan-makanan yang mengandung asam dan juga buah-buahan yang asam. Hal itu membuat Ken berasa bingung. Karena setahu dia, Alyssa tidak suka apapun yang rasanya asam.


"Lys, kau baik-baik saja kan?" tanya Ken khawatir


"Itu, yang kau ambil hampir semua makanan dengan rasa asam, buah juga. Bukannya kau tidak suka asam?"


Alyssa tampak berfikir. Memang benar dia tidak suka apapun yang rasanya asam. Tapi tadi pagi dia minum air lemon dan itu rasanya sangat enak. Makanya dia ingin membeli apapun yang rasanya asam. Aneh memang. Tapi mau bagaimana lagi. Daripada dia muntah dan tidak makan apapun.


"Lys!!!" panggil Ken lagi


"Entahlah Ken. Aku tiba-tiba ingin makan semua ini. Tidak apa-apa, kan?"


"Aku sih tidak apa-apa. Tapi jangan banyak-banyak ya. nanti perutmu sakit." ucap Ken memperingatkan


"Iya sayang." Alyssa tersenyum dan kembali memilih produk yang akan dia beli


Sedangkan Ken, dia masih tertegun ditempat. "Ta-tadi A-alyssa bilang sayang, kan? Aku tidak salah dengar, kan?" gumamnya. Dia mencari Alyssa yang sudah berjalan lebih dulu. "Lys!! Tunggu!!" Ken mendorong troli menyusul Alyssa. "Katakan sekali lagi!! kau tadi bilang apa?"

__ADS_1


"Tidak akan."


"Ah... Lyssa!!"


Di tempat yang tidak jauh dari mereka berada, seseorang tengah memperhatikan mereka. Dia adalah Zean.


Setelah dipergoki oleh Revan, dia tidak benar-benar pergi. Dia mengikuti Revan dan Alyssa dengan tujuan ingin tahu tempat tinggal Alyssa. Dan saat Revan sudah pergi, Zean mencoba masuk ke rumah Alyssa. Tapi sialnya, Ken tiba-tiba datang dan membuat rencananya gagal. Untuk itu dia mengikuti kemana Ken dan Alyssa pergi. Dia akan mencari celah untuk menculik Alyssa.


"Setelah ini kita mau kemana?" tanya Ken


"Bagaimana jika kita makan siang di restoran depan? Ini juga sudah masuk jam makan siang, kan?" usul Alyssa


"Baiklah." Ken membawa barang belanjaannya ke mobil dan pergi ke restoran yang ada di dekat supermarket tersebut.


Tapi lagi-lagi Ken di buat tertegun oleh Alyssa. Dia menelan ludahnya kasar karena wanita itu memesan begitu banyak makanan dan semua rasanya asam. Ditambah minuman jus mangga muda.


"Lys, memangnya kau bisa menghabiskan semua makanan ini?" tanya Ken


"Entahlah, tapi aku sangat ingin makan ini semua. Tidak apa-apa, kan?"


"Ti-tidak apa-apa sih. Tapi aku takut perutmu sakit Lys. Ini rasanya asam semua lho. Pedas asam, manis asam terus minumannya jus mangga muda tanpa gula."


"Tidak apa-apa Ken. Sekali-kali aku ingin makan makanan yang asam." Alyssa terlihat lahap memakan makanannya. Membuat Ken berkali-kali meneguk ludahnya. Dia bahkan meringis saat Alyssa minum jus mangga mudanya.


"Aneh sekali. Tidak biasanya Alyssa seperti ini. Jelas-jelas dia tidak suka asam. Tapi kenapa sekarang dia lahap sekali?" batin Ken bingung


"Ayo Ken, makan!!"


"I-iya." Ken memasukan makanannya kedalam mulut tanpa mengalihkan pandangannya dari Alyssa. Dia khawatir Alyssa tertempel dedemit asem makanya wanita itu jadi doyan makan makanan asam.


Saat tengah memperhatikan Alyssa, tiba-tiba ponsel Ken berdering. Ken langsung menjawab sambungan telepon tersebut saat tahu siapa yang meneleponnya. Tapi tiba-tiba raut wajahnya berubah.

__ADS_1


"Oke." Ken memutuskan sambungan telepon secara sepihak. Dan kembali menatap Alyssa dengan tatapan yang berbeda.


__ADS_2