
"Iiiissshhh, kebiasaan. Kalo ditanya itu dijawab bukan balik nanya", gerutu Abu.
Hary hanya nyengir tanpa dosa. Setelah memesan minuman non alkohol Abu segera duduk di kursi dekat Hary. Abu mengedarkan pandangannya sekilas di sekitar kelab malam. Masih banyaj kursi kosong yang tertangkap netra nya.
"Har, kamu gak pengin ONS sama perempuan yang nyangkut di sini?"
"Otak mesum mu lum sembuh aja".
Ditinjunya lengan Abu dengan kekuatan penuh.
"Iiiissshhh sakit tau". Sambil diusapnya lengan yang sempat menjadi samsak Hary.
"Abis ya itu mulut kagak pake rem sama sekali kalo ngomong", gerutu Hary.
"Rem nya da lama blong. Temenan ma kamu, semua jadi di luar kendali".
Abu makin menjadi ketika meledek Hary. Hary menggerutu tak jelas sebelum akhirnya kembali menyesap vodka nya. Menghilangkan rasa kesal yang hadir di hatinya.
"Jaga low minum, jangan ampe mabok. Heran deh aku Har, alhir akhir ini kamu hobby banget minum. Emil kayaknya bawa atmosfer buruk wat kehidupanmu".
Abu berucap tanpa memikirkan perasaan Hary.
"Tapi dia juga mengenalkanku pada syurga dunia yang belum pernah ku dapat dari Rainy. Emil sangat jago ketika tempur di atas tempat tidur. Bahkan aku baru tahu ternyata banyak gaya dan cara untuk bisa meraih syurga dunia yang satu itu. Beda sama mantan bini ku, yang monoton, serasa aku bertempur dengan gedebok pisang aja" , jawab Hary tanpa malu. Dua lelaki yang menjalin pertemanan serius sejak mereka dipertemukan takdir untuk datang pada saat tes inteŕview di tempat kerja mereka saat ini. Hingga sekarang, mereka makin kentel dalam berteman.
__ADS_1
"Kamu nya aja yang bloon. Kalo soal kehangatan mah, bisa googling. Ada 99 gaya yang wajib di praktekkan dengan pasangan halal". Ujar Abu kekhi.
"Lha kamu yg da lihai ga pernah ngasih tau".
Sekali lagi sebuah tinju melayang untuk Abu.
"Si***** kamu". Kali ini Abu membalas tinju Hary. Lalu kedua nya sama sama tertawa geli. Canda yang dipertontonkan mereka menarik perhatian perempuan yang sedang duduk tak jauh dari Hary. Ada tatapan yang sulit diartikan tersirat di sana.
Namun Hary dan Abu tak menyadari hal itu. Hary kembali menyesap vodka nya.
"Belum abis 1 gelas".
Tanpa ditanya Hary telah memberitahu Abu. Karena sorot netra Abu mewakili pertanyaan yang hendak terlontar.
Jawab Abu yakin. Hary mengedarkan pandangannya
"Cuman juice, tanpa embel embel lain?" Tanya Hary pada Abu, ketika melihat ada segelas juice di depan Abu
"Kalo aku juga mesen minumam sejenis punya mu trus aku juga mabok, siapa yg bakal anterin kamu balik ke rumah?"
Abu melotot jengah. Hary hanya nyengir kuda.
"Aku kan udah janji gak bakal minum lebih dari 4 gelas".
__ADS_1
Sambil di angkatnya 4 jari tangan Hary mengisyaratkan jumlah 4.
"Iya aja, karena di gelas ke 4 udah bisa dipastikan kamu mabok".
Sungut Abu jengkel. Hary menyeringai, lalu kembali menyesap minumannya.
"Kamu hanya mau duduk di sini jadi herder piaraanku Bu? Gak pengin goyang goyang dikit di bilik bilik karaoke?"
"Sialan kamu. Tahu gitu aku datang kalo kamu da mabok aja. Dari tadi itu mulut gak ada rem nya. Ngejeplak aja kalo ngomong. Emang kamu pikir aku kayak kamu? Yang hobby cari gonta ganti penghuni ranjang".
"Heeeiii...caret ya. Aku baru sekali nyari penghuni ranjang yang beda. Itupun langsung ku nikahi. Gak ku gantung tanpa status", jawab Hary sedikit meninggi. "Hai tambah 1 gelas lagi", perintah Hary pada bartender.
'Da mule lampu kuning', monolog Abu dengan netra yang masih menatap tingkah Hary.
"Aku pengin olah raga bentar".
Hary meninggalkan Abu menuju lantai dansa. Ada banyak pasangan yang mulai berdansa di bawah. Ketika Disc Jockey mulai memutar lagu lagu romantis. Abu membiarkan Hary menjauh dari nya sambil membawa gelas vodka yang baru dipesannya. Karena Abu yakin, Hary masih bisa mengendalikan diri, karena baru habis 1 gelas vodka jadi belum masuk kategori mabok. Melihat kondisi Hary yang sekarang, ada miris tersendiri di hati Abu. Seingat Abu, 5 tahun silam kehidupan Hary sangat baik baik saja. Rumah tangga nya bersama Rainy sangat hangat dan bahagia. Kehidupan sederhana sebelum Hary melejit dalam karier nya. Ketika dia masih seorang Driver big bos yang sangat ulet dan cekatan. Karena kemampuan Bahasa Inggris nya juga kecerdasannya dia akhirnya di promosikan menjadi Supervisor Departemen Generaĺ Affair. Dari posisi ini dia mulai memperlihatkan kemampuan memimpin para driver dan office boy, sehingga dia mulai di promosikan menjadi Wakil Manager General Affair. Hingga kemudian Manager General Affair yang terpaksa di PHK karena kasus korupsi, peluang bagi Hary untuk diangkat menjadi Manager.
Dan dari sinilah semua mulai berawal. Kedekatan nya dengan Emily yang mulai menjadi ranjau dalam rumah tangga nya. Awalnya hanya sekedar ngobrol ketika tak sengaja bertemu saat makan siang di meja yang sama. Lalu berlanjut ngobrol santai setelah makan. Kemudian janjian pulang bareng karena kebetulan searah. Dan tanpa sadar mulai sering berangkat dan pulang pergi bareng, dalam mobil yang sama, hanya berdua. Sampai akhirnya coba coba menikmati kebersamaan di akhir pekan. Yang ujung ujung nya adalah sebuah perselingkuhan yang akut. Yang mengorbankan keharmonisan rumah tangga Hary. Abu menggelengkan kepalanya, membuang bayangan Rainy yang tiba tiba hadir dalam pikirannya. Rainy wanita sederhana yang memiliki daya tarik sendiri. Gigi gingsulnya yang menambah manis wajahya jika tersenyum. Mata bulat dengan manik mata legam yang menggambarkan keteguhan hatinya. Ah andai Abu tak memandang Hary adalah teman baiknya, mungkin Abu akan menjadikan Rainy sebagai selingkuhannya. Atau minimal menjadikan Rainy sebagai teman ngobrol.
Sayang sekali Hary menyia nyiakan Rainy. Kasihan sekali wanita lugu itu harus bernasib menyedihkan hanya gara gara keisengan Hary.
Abu meneguk juice nya perlahan, lalu kembali netra nya mencari sosok Hary yang tenggelam dalam alunan musik Disc Jockey. Tampak olehnya Hary tengah menari bersama beberapa wanita dengan baju yang kekurangan bahan. Sesekali Hary terlihat memeluk salah satu wanita itu, lalu merapatkan tubuh mereka dalam irama musik yang menghentak. Sesaat kemudian, mereka tampak berpegangan tangan. Lalu saling merapatkan tubuhnya. Dari tempat Abu duduk, Abu melihat Hary sangat menikmati kegiatan dansa nya. Masih belum terlihat mabok, gerakan gerakan Hary masih terkendali. Abu hanya kwatir jika Hary mulai lepas kendali dia akan mengajak dansa wanita yang bukan pasangan nya. Yang bisa dipastikan akan berujung pada perkelahian yang tak seimbang. Dan berbuah dengan wajah Hary yang babak belur. Ah semoga saja itu tak terjadi, karena pasti akan merepotkan.
__ADS_1