Kenapa Harus Selingkuh?

Kenapa Harus Selingkuh?
Nasi goreng


__ADS_3

Resti membaringkan tubuh nya di samping Bella. Malam ini ia akan tidur bersama Bella, ia tak sanggup tidur bersama Erga yang telah menghina nya dan mengkhianati nya. Resti memeluk putri nya itu yang sudah tertidur lelap.


Resti mencoba memejamkan mata nya tapi ia tidak bisa tidur karena kejadian tadi siang yang membuat hati nya sakit.


Karena tidak bisa tidur Resti bangun ia berdiri di dekat jendela kamar Bella. Menatap bintang-bintang yang bersinar cerah malam ini.


"Mas, aku mencintai kamu, tapi kenapa kamu tega mengkhianati aku." lirih Resti


Resti kemudian duduk dengan kaki di tekuk. Air mata nya mengalir dengan deras nya pengkhianatan yang di lakukan Erga pada nya sungguh menyakiti hati nya.


Sementara di dalam kamar Erga lagi tertawa bahagia. Ia tak memperdulikan istrinya yang lagi sedih. Bahkan ia tak meminta maaf pada istri nya itu.


"Ternyata cewek kayak kamu jago ngelawak juga ya." puji Erga pada Sisca


"Iya dong Sisca." jawab nya bangga


Resti yang hendak masuk ke kamar nya terhenti di depan pintu. Tangan nya yang hendak membuka knop pintu di urungkan nya. Ia hanya berdiri mematung mendengar Erga suami nya menelpon selingkuhan nya.


"Tega kamu Mas, bukan nya minta maaf sama aku, tapi kamu malah asyik-asyikan teleponan sama wanita itu. Siapa sih Mas wanita itu sampai kamu tergila-gila sama dia.'' lirih resti kemudian ia pergi.


...----------------...


"Sayang, kamu lagi ngapain?" tanya Deri yang baru selesai mandi.


Sisca langsung meletakkan handphone di atas meja. "Aku lagi telepon sama teman aku Ica." jawab Sisca bohong padahal sebenarnya ia lagi teleponan sama Erga.


"Oh gitu, kita makan yuk aku udah lapar nih." ajak Deri


"Iya kamu duluan aja ke dapur nanti aku nyusul." jawab Sisca


"Halo sayang, aku matiin dulu ya telepon nya, Mas Deri ngajak aku makan." ucap Sisca dengan suara pelan.

__ADS_1


"Iya, sampai ketemu besok di kantor." jawab Erga lalu mematikan telepon nya.


......................


Keesokan pagi nya walaupun Resti lagi marah sama Erga tapi dia tetap membuat kan sarapan untuk Erga. Seperti biasa ia menyiapkan nasi goreng mentega untuk suami dan anak nya itu.


Bella duduk di kursi nya sementara Erga masih di kamar belum turun untuk sarapan.


Tak lama Erga pun turun dengan baju kantor nya.


"Mas, sarapan dulu aku udah siap kan nasi goreng kesukaan kamu." tawar Resti


Erga menghentikan langkah nya ia hanya menatap Resti sekilas kemudian pergi meninggalkan Resti yang masih mematung menatap nya.


"Mas, kamu serius gak mau sarapan?" teriak Resti namun Erga tak memperdulikan nya ia terus berjalan keluar.


"Kamu berubah Mas, gak seperti yang aku kenal dulu. Kalau kamu mau aku kurus aku bisa kok Mas diet. Tapi kenapa harus selingkuh sih Mas. Kamu gak mikir apa perasaan aku kayak gimana.'' lirih Resti seketika air mata nya keluar dengan segera ia menghapus nya karena takut Bella melihat nya.


Resti mendekat ke arah Bella ia memeluk Bella dengan erat. Saat ini hanya Bella yang selalu ada untuk nya. Sementara suaminya sudah tak memperdulikan nya lagi. Erga yang dulu sangat mencintai nya kini berubah ia tak seperti Erga yang baru ia kenal.


"Ma, ada apa Mama sedih ya karena Papa jalan sama Tante Sisca?" tanya Bella


Seketika Resti melepas pelukan nya dengan Bella. Ia kemudian menarik kursi dan duduk di samping Bella.


"Tante Sisca? Maksud Bella apa?" tanya Resti


"Iya Ma Tante Sisca, yang semalam beli kan aku mainan. Semalam aku jalan-jalan sama Tante Sisca dan Papa. Tante Sisca itu baik deh Ma, aku di boleh beli apa aja yang aku mau. Kata Papa Tante Sisca itu teman nya Papa." jawab Bella bahkan Bella memuji selingkuhan dari Papa nya itu. Karena ia belum tau bahwa Sisca itu adalah selingkuhan Papa nya.


Air mata Resti kembali keluar mendengar Bella memuji selingkuhan Papa nya. Walaupun ia tau Bella memuji wanita itu karena ia baik dengan Bella. Dan juga ia belum tau kalau wanita itu adalah selingkuhan Papa nya.


"Mama kok nangis sih, apa Bella salah bicara?" tanya Bella

__ADS_1


Resti menghapus air matanya ia berusaha kuat di depan Bella. Ia tak mau Bella ikut sedih. "Enggak kok Mama gak sedih, Mama hanya kelilipan saja." jawab Resti bohong


"Oh gitu, ya udah kita berangkat yuk Ma, aku takut telat."


"Ya udah ayo Mama antar Bella." jawab Resti kemudian ia berdiri membantu Bella mengambil tas nya dan setelah itu mereka berangkat.


Sementara di kantor Erga lagi sarapan bersama Sisca di ruangan nya. Karena mulai hari ini Sisca udah mulai masuk kerja.


"Ini kamu masak sendiri nasi goreng nya?" tanya Erga sembari menyuapkan kan nasi goreng ke mulut nya.


"Iya, gimana rasanya enak enggak?" tanya Sisca dengan menatap Erga yang dengan lahap nya memakan nasi goreng buatan nya.


"Enak banget ternyata kamu pintar masak juga ya." puji Erga pada Sisca


Sisca tersenyum ia kemudian mendekat ke arah Erga dan menyandar kan kepala nya di bahu Erga.


"Hari ini Mas Deri berangkat keluar kota kamu ke rumah aku ya. Nanti aku masakin kamu makanan yang enak-enak."


Erga mengangguk ia sangat senang Sisca sudah mulai suka pada nya.


"Aku tidak akan melepaskan kamu Erga. Aku akan membuat kamu lupa sama istri kamu bahkan aku bakal bikin kamu bercerai sama dia." ucap Sisca dalam hati sembari menatap Erga dengan senyuman licik nya.


Setelah selesai makan mereka melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing. Hari ini Erga ada pertemuan dengan klien di sebuah restoran. Ia akan pergi bersama Doni asisten nya. Sementara Sisca tetap di kantor menyelesaikan pekerjaan nya.


...----------------...


Resti sedang memasak di dapur, hari ini ia akan memasak makanan kesukaan Bella ayam kecap dan dan sayur sop. Dengan semangat Resti memasak nya. Ia tak peduli dengan penampilan nya yang seperti pembantu.


Resti mencicipi makanan nya di rasa ada yang kurang ia menambah sedikit garam.


"Enak! Bella pasti suka." ucap nya dengan semangat

__ADS_1


Setelah selesai memasak Resti kemudian menata nya di atas meja. Terlihat semua lauk beserta nasi sudah siap di atas meja. Ia sekarang tinggal menunggu Bella pulang. Ia hari ini Bella di jemput oleh supir nya. Sembari menunggu Bella pulang Resti memutar video orang lagi bersenam dan mengikuti nya.


__ADS_2