KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI (VERSI BARU)

KETULUSAN CINTA SEORANG POLISI (VERSI BARU)
Bab 70 Alea Saputra Darwis ( END )


__ADS_3

Rifki menyuapi Queen dengan penuh kasih sayang, tiba-tiba pintu ruangan terbuka menampilkan dokter dengan menggendong bayi Queen.


"Dr.Queen, baby-nya ingin Mimi ini," seru Dr.Rossi.


Queen pun segera mengambil baby-nya itu, kebetulan ASI Queen sudah mulai merembes dan Queen pun segera menyusui baby-nya itu. Queen memperhatikan wajah baby-nya, lalu tersenyum ke arah Rifki.


"Mirip aku, Mas."


"Iya, semuanya mirip kamu cantik."


"Selamat ya Dr.Queen, baby-nya cantik sekali mirip Ibunya."


"Terima kasih Dr.Rossi."


"Kalau begitu saya pamit dulu, kalau ada apa-apa, tekan tombol saja."


"Baik, sekali lagi terima kasih dokter," seru Rifki.


"Sama-sama."


Dr.Rossy pun keluar dari ruangan rawat Queen, baby Queen sudah selesai memberikan ASI kepada putrinya lalu Putri cantiknya itu di gendong oleh Rifki.


"Namanya siapa, Rifki?" tanya Ibu Nur.


"Alea Saputra Darwis."

__ADS_1


Semua orang senang mendengarnya, karena sejak awal kehamilan Queen, Daddy Darwis sudah mengatakan kalau nama anak Queen harus ada nama Darwisnya.


***


1 Minggu kemudian....


Queen sudah pulang dari rumah sakit sejak 3 hari yang lalu, Queen benar-benar diperlakukan layaknya Tuan Putri oleh semua orang.


Queen tidak boleh ngapa-ngapain, pokoknya Queen harus bed rest membuat Queen merasa sangat bahagia karena kasih sayang keluarganya begitu sangat besar.


Queen baru saja selesai memberikan ASI kepada Alea, dan Alea pun sudah terlelap. Perlahan Queen bangkit dari tempat tidur dan menidurkan Alea di ranjang bayinya.


"Kamu cantik sekali, Nak," gumam Queen.


Queen mengelus pipi Alea dengan lembut, sementara itu Rifki baru saja keluar dari dalam kamar mandi dan tersenyum saat melihat istrinya sedang memperhatikan Alea.


"Astaga Mas, kamu mengagetkanku."


"Sedang apa kamu?"


"Aku sedang memperhatikan Alea, Mas. Alea cantik banget ya."


"Iyalah, siapa dulu dong Maminya."


"Apaan sih Mas."

__ADS_1


Queen pun membalikan tubuhnya dan mengalungkan tangannya ke leher suaminya itu.


"Terima kasih Mas, aku sangat bahagia sekali bisa bertemu dan mengenal Mas. Mas adalah orang pertama yang bisa menyembuhkan rasa sakitku, Mas selalu ada untukku, dan Mas juga tidak pernah membuatku bersedih. Terima kasih sudah mencintaiku dengan tulus dan menyayangi dengan tulus pula."


"Aku yang seharusnya mengucapkan terima kasih kepadamu, sayang. Kamu dan Alea adalah harta ku yang paling berharga bahkan aku rela mengorbankan nyawaku untuk kalian. Aku tidak menginginkan apa-apa lagi di dunia ini, cukup dua bidadari cantik ku ini selalu ada di sampingku karena untuk saat ini dan selamanya kalian adalah penyemangat ku."


Queen tersenyum dan memeluk suaminya itu, saat ini Queen benar-benar sangat bersyukur. Dulu, hidupnya penuh dengan penderitaan, tidak ada cinta dan kasih sayang, tapi sekarang Queen mendapatkan semuanya.


Cinta dan kasih sayang yang berlimpah dari semua orang, bahkan Allah menambahkan kebahagiaan dengan menghadirkan Alea di kehidupan Queen dan Rifki.


"Aku sangat mencintaimu, Pak Polisi."


"Aku jauh lebih mencintaimu, Bu Dokter."


Queen dan Rifki terkekeh, pelukan Queen semakin erat. Queen tidak menyangka kalau pada akhirnya dia mendapatkan ketulusan cinta dari seorang Polisi.


_ END _


*


*


*


Alahmdulillah, akhirnya karyaku yang kesekian kalinya sudah selesai juga. Terima kasih untuk para reader yang selalu setia mengikuti karyaku dari awal sampai sekarang, bagi yang mau tahu kehidupan remaja Alea dan Putra ditunggu ya, karena sebentar lagi akan launching kisah remaja dari para anak-anak sultan.

__ADS_1


Yuk, ikuti terus keseruan mereka di novel terbaru aku. Bagi yang belum follow aku, diharapkan follow dulu ya, supaya tahu jika aku launching karya terbaru.


Sekali lagi, terima kasih banyak dan aku tunggu kehadiran kalian di karya terbaru🥰🥰


__ADS_2