
Setelah selesai makan, Nadia dan Daffa berjalan² di taman belakang. Tidak ada percakapan di antara mereka, hingga Daffa mulai angkat suara.
"Terimakasih ya kamu sudah menerima lamaranku".
Nadia hanya menjawabnya dengan seutas senyuman yang di paksakan.
Dalam hati,, Daffa tau kalau Nadia terpaksa menerima lamarannya, tp dia tidak berani menanyakan nya pada Nadia. Daffa takut kalau Nadia berubah pikiran dan memutuskan menolak lamarannya.
"Oh,iya boleh aku bertanya". ucapa Nadia.
"Tentu saja boleh".
"Apa setelah kita menikah, kamu masih ngizinin aku kuliah?".
"Tentu saja, kamu boleh melakukan kegiatan kamu seperti biasanya, aku janji sebagai suami aku tidak akan mengekangmu. Apapun yang mau kamu lakukan, asal itu masih dalam jalan yg benar, aku akan izinkan.
"Terimakasih".
"iya sama2".
Setelah berjalan² mereka masuk ke dalam rumah dan mendapati keluarga besar mereka sedang mendiskusikan acara pernikahan yang akan di laksanakan 1 bulan lagi. Malam semakin larut, setelah acara selesai, keluarga Satya meninggalkan kediaman Rendi.
Nadia sangat lelah hari ini, dia langsung tertidur di kamarnya tanpa mengganti pakaian nya terlebih dahulu.
Keesokan harinya,subuh sekali Nadia berangkat lagi ke Jakarta bersama Kakak dan Kakak iparnya.
__ADS_1
Nadia minta langsung di antarkan ke kampusnya karena 3 hari izin, baru saja masuk ke kampus ini sudah banyak izin.
Nadia pergi ke kelasnya dia belajar seperti biasanya, hingga dosen memberikan tugas kelompok dan dia kebagian berkelompok dengan Vina dan Rani.
"Nad, kita kerjakan tugasnya di rumahku yu," Ajak Vina".
"Iya, Ayo dimana saja aku ikut".
sesampainya di rumah Vina, mereka langsung mengerjakan tugas kuliah yg di berikan dosen mereka. Setelah selesai mereka sedikit mengobrol dan Vina memulai pembicaraan.
"Nad, kamu itu pindahan dari mana sih?
"Aku dari Bandung".
"Apa di kampus, kamu sudah punya teman? , Rani bertanya.
"Kalau gitu, mulai sekarang kamu berteman sama kami aja" ucap Vina sambil menunjuk pada dirinya dan Rani".
"Boleh saja".
"oh,iya kenapa kalian gak ikut acara camping sih". tanya Nadia
"nggak ah, kalau ngjomblo gak seru ikut acara begituan, beda dong kalau punya pacar, trus kita menatap api unggun bersama pacar kita kan romantis, ucap Rani.
"Oh iya Nad, kamu sudah punya pacar?" tanya Vina.
__ADS_1
"Entahlah".
"Kok entahlah sih jawabnya". ucap Rani
"Ya sebenarnya sih waktu kemarin aku izin 3 hari itu, aku ada acara lamaran".
"oh jadi kamu sebentar lagi married dong??" vina terkejut.
"Ya, bisa jadi".
####
Dikantor Daffa terlihat senyum² sendiri, Doni sebagai asisten nya memperhatikan tingkah laku bos sekaligus sahabatnya itu.
"Duh, yang dapet daun muda..." goda Doni
"Apaan sih lo, ganggu gue ajah".
"Ganggu lo yang lagi membayangkan calin istri lo?. iya Gue tau calon istri lo cantik banget, dia juga masih sangat muda, tp please lo jangan senyum² sendiri deh, gue geli lihatnya, takut lo ......" Doni sengaja memotong pembicaraannya.
"takut gue apa? takut gue gila maksud lo...dasar kurang ajar lo" ucap Daffa
"bukan gue yg ngomong ya". ucap Doni.
"Udah lo sanah siapin berkas buat meeting nanti siang".
__ADS_1
"Siap bos". Ucap Doni sambil hormat kepadanya.
Doni pun pergi keluar ruangan Daffa guan menyiapkan berkas2 yang mau di pakai meeting siang ini.