
Alya mendorong tubuh Reifan dan dia merangkak memunguti pakaian yang berserakan, dia tidak kuat untuk berdiri karena seluruh tubuhnya terasa remuk hancur serasa tidak bertulang. Dan setelah memakai pakaian nya, Alya hendak berdiri namun karena tidak kuat akhirnya dia jatuh pingsan.
Waktu menunjukkan pukul setengah satu malam, Reifan tersadar dari tidurnya. Reifan bangun dengan memegang kepalanya yang terasa berat. Di saat dia sedang mengumpulkan ingatan nya, dia terbelalak melihat keadaan dirinya sendiri yg polos tanpa sehelai benang pun.
Reifan melihat keadaan sekitar dan alangkah terkejutnya dia melihat pakaian nya yang berserakkan dan ada seorang wanita tergeletak di lantai. Dan betapa terkejutnya pula dia saat melihat ada noda darah di lantai di samping diri nya tergeletak tadi.
"Sebenarnya apa yang terjadi?" batin Reifan. Reifan mengingat² kejadian yang beberapa jam yang lalu terjadi. Dan dia pun bergumam, "Apa aku sudah memperkosa gadis ini?". lalu Reifan melihat noda darah di lantai, "Apa gadis ini masih perawan?".
Berjuta pertanyaan ada di benak Reifan.
Reifan bangkit memunguti pakaian nya dan langsung mengenakan nya. Setelah selesai berpakaian, Reifan menghampiri wanita yg tergeletak di lantai. Lalu dia memandangi wajah nya dan melihat keadaan tubuhnya yg penuh tanda merah di sekujur tubuhnya.
Reifan melihat pakaian wanita itu yg sudah tak layak pakai akibat ulah nya. Lalu Reifan mengangkat tubuh gadis itu dan memindahkannya ke atas sofa yg ada diruangan tersebut.
Reifan menyelimuti tubuh gadis itu dengan jas yg tadi dipakainya. Reifan bergegas hendak menuju ruangan cctv, dia mau tau apa yg terjadi sebenarnya.
Kebetulan satpam yang bertugas menjaga ruangan cctv ketiduran di ruangan nya. Reifan lalu masuk ke dalam ruangan tersebut.
"Pak Reifan sedang apa disini" tanya satpam yg kebangun saat Reifan masuk ke ruangan nya.
"Kenapa kamu tidur saat bertugas" tanya Reifan.
"Maaf pak saya sedang tidak enak badan, tadi setelah sholat isya saya minum obat dan langsung ketiduran.
__ADS_1
"Syukurlah" Batin Reifan, semoga saja satpam ini benar² tidak melihat kejadian tadi.
"Ya sudah kamu boleh keluar dulu tolong belikan aku air mineral".
ucap Reifan.
"Baik pak". ujar satpam
Reifan buru² mengecek cctv yg terjadi beberapa jam yang lalu. Dan benar saja,,, Reifan lah yang telah memperkosa Alya. Reifan mengacak rambutnya frustasi, dan dia langsung menghapus rekaman cctv tersebut.
Lalu dia meninggalkan ruangan cctv tersebut dan berpapasan dengan satpam yang di perintahkan membeli air mineral tadi.
"Pak ini air mineral nya"
"Gak apa² Pak, cuman air mineral aja kok murah kok"
"Ini" Reifan menyodorkan uang pecahan 100rb
"Pak ini kebanyakan uangnya"
"Gak papa, selebihnya buat kamu beli obat, kamu kan lagi sakit".
"terimakasih banyak pak".
__ADS_1
Reifan pun berjalan meninggalkan satpam tersebut dan bergegas ke ruangan nya di lantai atas.
Waktu Reifan membuka pintu, dia melihat gadis itu sudah sadar, dan dia sedang meringkuk menangis di atas sofa.
Gadis itu terperanjat kaget saat Reifan memegang pundaknya.
"Lepaskan....lepaskan aku,Pak...jangan sentuh aku,,, aku mohon" Alya gemetar
"Maafkan aku,,, aku semalam mabuk,ini minum dulu.
Alya tidak berani menatap wajah Reifan.
"Nama kamu siapa?"
"Alya" jawab nya gemetar
"Apa kamu OG disini?"
Alya pun mengangguk pelan.
"Apa sekarang kamu mau pulang?"
Alya menggelengkan kepalanya," Aku bingung harus bicara apa sama orang tua ku". jawabnya sambil menangis
__ADS_1