
Daffa dan Nadia keluar dari kamarnya, mereka menghampiri anggota keluarga nya di lantai bawah.
"Kalian habis ngapain sih lama amat di atas" goda mamah
Wajah Nadia memerah, sedangkan Daffa hanya bisa menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal. "Gak ngapa-ngapa'in mah Nadia ingin keliling lantai atas saja, ingin melihat-lihat ruangan di atas"
"hai Alex... ikut aunty yuk" Nadia cari aman atas pertanyaan mertuanya yg gak mungkin ia jawab dengan cara menggendong keponakan nya.
"Kak Sarah kita ke lantai atas yuk ajak Nadia mengajak kakak iparnya". Oh iya temen2 kita ngobrol di atas yuk kita biarin pria bersama para orang tua disini. Ajak Nadia kepada 4 teman nya.
Mereka pun mengikuti Nadia menaiki tangga menuju lantai atas. Di lantai atas terdapat 2 kamar, yg satu kamar tamu dan yg satu lagi kamar utama buat Nadia dan Daffa. Di lantai atas juga terdapat ruangan seperti ruang keluarga dan ada televisi besar disana.
"Yok sini para wanita mending ngobrol disini saja" ajak Nadia
Mereka pun berbincang -bincang seputar masalah perempuan, dan pada akhirnya Kak Vano menyusul istrinya ke lantai atas.
"Yang kita pulang sekarang yuk, aku siang ini harus ke kantor lagi ada meeting". ajak Vano kepada istrinya.
"Kak Vano... ini kan masih siang, kaka Sarah kan bosan di rumah nya sendirian". ucap Nadia
__ADS_1
"Tapi Nad, sebentar lagi kakak ada meeting, jadi sekarang kakak harus anterin Sarah dulu ke rumah".
"Ya sudah kalau kakak mau ke kantor, kak Sarah biar disini aja nanti sepulang kakak dari kantor ya baru jemput deh kak sarah nya, lagian aku masih kangen sama ponakan² aku ini" ucap Nadia sambil menggendong Alex keponakan nya yg paking kecil.
"Ya udah kalau gitu kamu tunggu aku disini dulu ya, nanti sore aku jemput" ujar Vano kepada istri nya.
"Iya mas" jawab Sarah
Vano pun berlalu meninggalkan mereka.
"Bentar ya aku mau ambil camilan dulu di bawah". ucap Nadia kepada kakak iparnya dan keempat temannya.
"Selamat Kakak ipar" Ucap Radit menyodorkan tangannya hendakmenyalami Nadia
"A..a..ah iya terimakasih banyak" ucap Nadia terbata-bata
"Ini aku bawa kado buat kakak ipar, jangan di buang ya".
"Gak usah repot², aku juga gak berniat merayakan nya kok" jawab Nadia
__ADS_1
"Aku gak repot kok, aku beli itu tadi sekalian jalan sama teman, maaf ya kalau jelek soalnya aku gak tau selera kamu seperti apa"
"oh iya terimakasih banyak, Aku tinggal dulu ya, di atas ada teman² aku kamu silahkan gabung aja sama kak Daffa dan yg lainnya. Kalau mau makan juga di meja makan masih tersedia banyak makanan kok.
"Iya terimakasih, nanti kalau aku mau ambil sendiri kok"
Nadia pun berlalu meninggalkan Radit dan membawa camilan serta kado pemberiannya ke lantai atas.
"Nad, itu kado dari siapa? tanya kak Sarah
"Dari Radit kak, adeknya kak Daffa" jawab Nadia
Vina & Rani terkejut dengan ucapan Nadia.
"dari Radit Nad??" tanya Vina
"Heemh".
"emangnya adaapa dengan Radit?" tanya Dessy
__ADS_1
"Oh iya yah aku lupa, blm sempet ceritain sama kalian" tunjuk Nadia kepada Dassy dan Gista