
Dengan di kawal teman temannya Nadia pun berjalan hendak mengahampiri Daffa yang sudah resmi menjadi suami nya.
Dan alangkah terkejutnya Nadia melihat kedua sosok pria yang ada di barisan kursi tamu. Dan kedua pria itu pun tak kalah terkejutnya, dan reflex mereka menyerukan nama Nadia dengan bersamaan. Ya..kedua sosok pria tersebut adalah adik² Daffa, yakni Reifan dan Radit.
"Nadia!!!!!" ucap Reifan dan Radit bersamaan. mereka tidak menyadari sedikit pun saat tadi waktu kakak nya menyebut nama Nadia saat ijabqabul.
"Deg jantung kedua pria itu terasa berhenti bagai di tusuk dengan ribuan belati. Terlebih
Batin Reifan yang berkecamuk penuh tanda tanya, Mengapa bisa jadi begini, mengapa Wanita yg selama ini ia cintai bisa menikah dengan kakaknya, apakah ini mimpi dan banyak lagi pertanyaan yg ada di benak Reifan.
Nadia pun mematung di tempatnya, dia pun tak kalah terkejutnya dengan Reifan, pikirannya sekarang benar² kacau, hingga kedua sahabatnya Desy dan Gista memeluk Nadia dari belakang dan memberi kode kepada Nadia dengan cara menggelengkan kepalanya.
Nadia pun mengerti dengan kode yang di berikan Desy, Nadia tau diri sekarang dia sudah menjadi istri dari Daffa. Nadia juga tidak mau mengotori nama baik keluarganya.
Dia lanjut berjalan ke pelaminan menghampiri Daffa yg sudah ada di sana. Sambil berjalan desy dan Gista membisikan sesuatu ke telinga Nadia,"yang kuat ya Nad, ini ujian buat kamu,sabar ya kami akan selalu ada di sampingmu".
Nadia pun menganggukan kepalanya pelan.
Dan setelah di pelaminan acara pun di mulai dari mulai dari acara sungkeum dan lain².
Hingga pada saat nya keluarga menyalami pengantin. Dan tibalah Radit yg menyalami kakaknya.
"Selamat ya bang, semoga abang bahagia" ucap Radit sambil mata menatap Nadia sinis"
__ADS_1
Nadia pun hanya bisa menunduk.
"iya makasih doanya dit" ucap daffa sambil memeluk adiknya.
"Oh iya Nad, kenalin ini adik bungsu ku Radit".
"Aku sudah kenal dia kok, dia teman sekelas aku di kampus".
"Masa sih,,, kok kebetulan banget" ucap Daffa".
Radit oun menyalami Nadia sambil berbisik"oh jadi ini alasan kamu nolak aku,"
Nadia pun langsung melepaskan salaman dari Radit.
"Selamat ya bang, Abang beruntung mendapatkan gadis secantik dia".
"iya makasih Rei"
"Nad kenalin ini adik kedua aku namanya Reifan" ucap Daffa.
Jedderrrr
Tubuh Nadia bergetar hebat mengetahui kalau Reifan mantan pacarnya adalah adik dari suaminya.
__ADS_1
Nadia mematung saat tangan Reifan disodorkan hendak menyalami nya.
Nadia pun menerima uluran tangan Reifan yg menyalaminya.
"Senang bertemu dengan mu kakak ipar," ucap Reifan menyalami Nadia".
"Nadia" ucap Nadia gemetar yg ikut berpura² baru kenalan.
Nadia menunduk tidak berani menatap ke arah Reifan.
"oh iya Rei apa kapan kamu akan melamar gadis yg sering kamu ceritakan itu?". tanya Daffa.
"Entahlah bang".
"kok entah sih emang nya ada apa?"
"aku gak tau bang, apakah wanita itu masih mencintaiku atau tidak, jawabnya sambil melirik Nadia. Mungkin juga dia udah khianatin aku bang".
"kamu jangan pesimis gitu dong, Cinta itu harus di perjuangkan".
"iya abang benar, Cinta itu harus diperjuangkan, aku tidak akan menyerah walau dia sudah menjadi milik orang lain".
Deg... Jantung Nadia berdenyut kencang,"apa wanita yg di maksud Kak Rei adalah aku, tp gak mungkin, dia kan sudah lama meninggalkanku dan tanpa kabar".
__ADS_1