Klise Diarama

Klise Diarama
Part 10, Hancurnya Sean


__ADS_3

~Sean


Aku melihat wajah yang binugng, setelah mamaku bebica dengannya raut wajahnya langsung berubah sedih, ada apa?, apa yang dikatakan mama pdanya?, aku bertanya pada diriku sendiri, namun aku tidak lagi menoleh ke arah arah, mungkin nanti aku bertanya


Aku dan mama check in untuk masuk kedalam ruang tunggu, mereka tidak lagi bisa mengantar kami, namun melihat wajah yang sedih itu, hatiku tidak bisa melepaskannya, pergi meninggalkannya sesautau yang sangat menyakitkan untukku


"dadahh Sean.. tante.." ucap Oliv dan Renata begitu juga yang lainnya, mereka membuat terpesona kepada kami, dan terakhir Xena, ia tersenyum dan melihatku ada rasa tidak tega aku harus pergi


Wajahnya untuk kali terakhir,dan masih sama dengan mengungkapkan wajah cantiknya, aku melirik mama namun beliau tidak peduli sama seperti ketika kami akan berangkat, datar dan saja saja wajahnya


sampai akhirnya kami diruang tunggu pesawat, hatiku gelisah namun aku tidak bisa melakukan apapun, tidak mungkin aku keluar lagi dan menemuinya, mungkin saja mereka pergi, kuraih ponselku dalam saku untuk memberi pesan dan bertanya kepada mereka


namun dengan cepat mama menarik paksa ponselku dan aku bingung ada apa dengan mama?, mengapa beliau sangat berubah hari ini, biasanya beliau tidak seperti ini


"ma, ada apa?, kok mama ambil ponsel Sean?, bertanya dengan bingung, mengapa raut wajah mama seperti marah dan tidak suka, ada apa yang sebenarnya terjadi, aku tidak tahu apa suasana ini


"jangan main hp disini, lagi jangan kau berhubungan dengan lagi, sudah cukup waktumu selama beberapa tahun, mulai sekarang kau harus mengetahui tentang perusahaan kita dan buat lebih maju lagi" ucap mama dengan nada ketus, aku tidak mengerti tentang semua ini


apakah ada hal yang tidak aku ketahui selama ini, apakah keluarga kami berada dalam masalah besar seperti Xena cinta tadi?, tapi mengapa mama sangat berubah dan seperti apa yang harus kulakukan sekarang


"ma, kalau ada masalah kataakan pada Sean, jangan menutupinya dan mmebuat Sean serba salah" ucapkku mencoba untuk mengalah pada beliau aku juga tidak ingin membuat mama marah tambah besar lagi, namun aku ingin mama mengatakan masalah dan duduk perkaranya agar tidak salah ambil langkah

__ADS_1


"diamlah, nanti sampai disana kau akan tau. ingat Sean, kau milik mama dan hanya mama yang peduli padamu, dan tidak ada wanita yang mampu kau ajak berjuang sampai hanya sukses dan buktikan pada mereka" ucap mama dengan datar, tidak tau apa maksudnya namun aku hanya diam tanpa menjawah


aku terinspirasi dari mama, tapi belum bisa kupahami sepenuhnya, mengapa mama mengatakan seperti itu, apa ada masalah di kami, aku milik mama seorang?, lalu papa kemana?ahhlah sudah mama mungkin lag banyak pikiran karna perusahaan kami mengalami masalah di As


pesawat yang akan kami tumpangi akhirnya sampi landing , semua penumpang dipersilahkan masuk dan aku serta mama langsung ngantri untuk ikut masuk kedalam, tidak ada lagi percakapan diantara kami, pikiranku masih bertanya tentang apa yang dikatakan mama


memang akhir akhir ini hubungan kami dan papa sudah baik, papa yang selalu sibuk dan jarang pulang kerumah, aku percaya saja karena perusahaan papa bangun saat ini sangat membutuhkan perhatian khusus, namun aku tidak tahu apakah ada hal lain atau bagaimana, mungkin ada hal yang muncul papa dan membuat mama marah


14.00 waktu wilayah Saat kami mendarat di California dengan waktu tempuh lebih dari tiga setengah jam, cukup melelahkan dan menguras pikiran, bukan karena lama perjalanan, namun ketika kami sampai bukan papa yang bertemu dengan kami dari bandara, biasanya tidak


"ma, kemana papa?, kenapa bukan papa yang menjempu kita?" tanyanya pada mama, sedangkan beliau hanya membawa koper dan barang-barang lainnya juga aku ikut membantu


"Sean, dunia ini sempit nak, kau harus ingat satu hal. mama harus selalu ada di sampingmu, juga dunia ini kejam kejam, kau harus berjuang untuk mendapatkan hakmu. dan ingat papa mungkin tidak akan bertemu lagi dengan kita maulai sekarang,pun suasana kita sudah berbeda" ucap mama menjelaskan padaku, namun tetap saja aku tidak mengerti, terlalu banyak yang mama


namun sampai kami ke apartemen, mama tetap bungkam, tidak ada suara diantara kami.ohh Tuhan apa yang aku lakukan, apakah aku harus berdiam diri dan menunggu mama angkat bicara?, itu bukan aku, itu bukan sifatku yang pasif dalam masalah, aku sudah dididik keras mulai kecil


"baiklah ma, kalau mama tidak mau mengatakannya, aku bisa mencari tau sendiri!"ucapku dengan tegas dan sedikit ke arah mama, namun beliau hanya diam dan masuk ke dalam kamarnya


dikamar, saya langsung menghubungi papa, mengapa beliau tidak ada kabar sama sekali, kata mama kami datang karna beliau, namun sekarang datang tapi malah menghilang


"hallo pa, papa dimana sekarang?, mengapa tidak ada kabar,bahkan mama sendiri tidak mau mengangkat bicara pdaku, apa yang kalian sembunyikan dariku pa!!"ucapku dengan keras, sedikit emosi dan dibawakan suasana yang penuh emosi

__ADS_1


"dimana kalian Sean, apa mama tidak mengatakan apapun sekarang?"tanya papa dengan suara yang tenang, mengatakan apa?, sejak tadi mama hanya diam dan membisu dengan pertanyaanku


"kita harus bertemu Sean, kita bertiga, ada hal yang ingin papa katakan padamu dan mamamu, papa harap bisa. nanti papa atur jadwalnya" ucap papaku dan semakin mmbuatku bingung, pasti kalian saja, aku bisa menemukan tau sendiri, pikirku


"baiklah pa, aku akan membawakan mama, siap!!"ucapku dan memulai sesuatu panggilan kami, bukan aku diam dan mmebuka laptop milikku, aku ingin mencar tau, aku ingin anak yang mandiri, yang hanya diam dan menunggu apa yang terjadi


aku sedikit terkejut dengan info yang kudapat, panggang sekali mamaku, ternyata rahasia besar ini mama sembunyikan dariku hanya karena tidak ingin aku tidak banyak pikiran, dan papa?, aku bisa mengatasi beliau.


sekarang aku harus menghubungi Xena lebih dulu, aku khawatir dengan gadis yang aku cintai meninggalkannya dengan wajah yang penuh kesediahn, aku percaya mama pasti mengatakan hal yang mebuatnya sakit hati 


"Xen, aku ingin bicara dneganmu. apakah kamu sibuk malam ini?"tulisku disebuah pesan singkat dan mengirimnya kepada Xena, namun aku melihat pesan teks itu hanya centang satu, Xena tidak aktif kemungkinan dia diperjalanan atau dimana


"Sean, lagi apa nak?" tanya mama masuk kedalam kamarku, aku menoleh dan melihat mata mama sembab, seperti habis memangis


"tidak ada ma, ada apa ma?, apa mama menangis, mata mama sembab" ucapku bertanya pada beliau, aku tidak menyukai hal ini, apa yang terjadi pada mama


"tidak sayang, mama tadi hanya kelilipan" ucap mama beralasa, namun dnegan cepat aku menggeleng, aku tidak percaya hal itu. mama berbohong lagi


"ma aku sudah brbicara pada papa, katakanlah semuanya ma" ucapku dan menatap mata mama dengan lekat aku berharap mama terbuka padaku


"Sean, mama sudah tidak bisa bertahan bersama papamu, nanti kalau kita berkumpul bersama, kamu pasti tau alasannya" ucap mama dan memelukku, yahh aku tau hal itu mam

__ADS_1


lanjut novelku👇👇👇


__ADS_2