Klise Diarama

Klise Diarama
BAB 14,Start


__ADS_3

~Xena


Hari ini, aku dan sahabatku Oliv akan melakukan desain dengan tema yang sedikit sulit untuk kami, namun sebis mungkin aku harus melakukannya, juga Oliv yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.


namun karna tema yang akan kami ambil tentang alam, Oliv bahkan sudah menyiapkan bahan dan warna yang senada, sekarang adalah waktunya untuk berubah,bukan memikirkan tentang cinta cinta saja


"Liv, tolong ambilin gunting dong",ucapku meminta tolong, kami berdua selalu satu kelompok mengerjakan tugas desain, aku bersyukur karna Oliv tidak pernah merasa terbebani karena ku


"makasih ya",ucapku lagi dan kami melanjutkan desain kami


berbeda dengan Renata,Ivanka dan Fathan,mereka yang sibuk terus menerus d rumah sakit,maklumlah praktek mereka lebih susah dibanding kami


mereka sangat sibuk menghafal dan praktek, butuh kemampuan otak dua kali lipat dari jurusan lainnya, Fathan yang memang berbakat dalm bidang kesehatan dan juga Ivanka luas dalam bidang obat obatan, namun Renata? hahahaa dia hanya ikut dengan saran ortunya


dulu Renata sangat ingin menjadi designer, bersama dengan aku dan Oliv, namun karna orangtua Rena yang ingin anaknya masuk dunia kesehatan maka mereka menyuruh Rena ambil jurusan kedokteran, sungguh Rena selalu mengeluh dengan jurusannya


jika bukan karna ada Ivanka dan Fathan yang membantu, mungkin Rena sudah keluar dari jurusan itu


sedangkan dua cowok yang sangat jauh berbeda dari kami, mereka lebih santai dalam tugas kampus, Xeno abangku dan Gibran mengambil juruan bisnis dan pastinya lebih santai kuliahnya


namun ada alasan yang membuat mereka mengambil jurusan itu, Xeno yang disuruh papa karna harus mengurus perusahaan kami nantinya dan Gibran juga anak semata watang om dan tante, mereka ingin Gibran belajar dari sekarang mengelola perusahaan keluarga mereka


hari ini kami semua sibuk dengan tugas, tidak ada waktu untuk sekedar menghabiskan waktu bersama atau healing, mungkin dulu masih bisa namun seiring berjalan waktu kami harus fokus untum karir masing masing


aku sendiri sudah menentukan apa yang menjadi tujuan utamaku mengambil jurusan ini, aku ingin menjadi designer hebat dan membuat butik milikku sendiri,juga Oliv yang bisa membantuku kerjasama nantinya


"Xen, mungkin ini sudah cocok deh

__ADS_1


kita bisa tanya sama coach dulu yuk",ucap Oliv memberi saran, baju yang kami desain bertema alam lumayan bagus dan kenurutku tidak terlalu memalukan dipamerkan


kami praktek diawasi oleh satu coach yang akan menilai desain kami, juga memberi saran tentang tugas kami, namun jika menurut mereka tidak bagus kami pun harus merevisinya


"modelnya cantik, warna juga tidak mencolok sekali,tapi ada yang kurang dari buatan kalian. kain yang kalian gunakan tidak terlalu bagus, dan juga ini harus di tutupi dengan warna yang lain",ucap coach kami memberi saran


sebenarnya bukan hal yang mudah jika mendesain sebuah baju, namun aku terus ingin berkarya meskipun kadang kala abangku ngejek jurusan yang kami ambil


"baik coach, kami akan ganti",Ucap Oliv dan kembali ketempat


~Othor


ditempat lain, Xeno dan Gibran sedang berbicara lewat telfon bersama Sean, pria itu mengalami banyak tekanan dan masalah yang terus datang


Sean merasa tidak sanggup jik harus merintis karir dan membangun perusahaan dari awal,namun karna ada Xeno dan Gibran yang memaksanya untuk mencobq ma tak mau Sean harus optimis dalam karirnya


ia sudah lelah dengan semua tuntutan dari ibunya, mulai dari awal orangtua Sean berpisah dan papanya mencabut semua apa yang mereka miliki


saat itu,empat bulan yang lalu, ketika pertemuan Sean dengan papanya dan selingkuhan papanya di restoran itu,Sean memutuskan hubungan dengan papanya dan ikut dengan mamanya


mulai saat itu, mama Sean berambisi untuk membangun usaha dan menyuruh Sena yang mengelolanya, mama Sean bahkan mencari pinjaman dari kenalannya dan sampai ahirnya Sean tau, bahwa semua biaya mereka bukan tabungan mamanya sepenuhnya namun pinjaman dari orang itu


Sean baru tau dua hari yang lalu, ketika mamanya mengajak dirinya bertemu dengan orang itu dan sekaligus mengatakan pada Sean tentang perjodohan yang sudab dilakukan sebelum mereka pindah kenegara ini


"tapi Sean, jika kau akhiri bagaimana dengan mamamu dan perusahaan milikmu yang mulai berkembang itu?, tanya Xeno memberi sedikit pencerahan kepada sahabatnya


"tapi Xen, tidak mungkin aku menerima wanita itu, sedangkan aku sudah berjanji dengan Xena",ucap Sean mengingat gadis pujaan hatinya

__ADS_1


"jangan Sean, kau harus bangkit dan buktikan pada mereka, aku bisa membantumu namun katakan pada mamamu agar memutuskan hubungan dengan orang itu",ucap Xeno memberi jalan masukan kepada Sean


"aku juga tau hal itu Xen, namun mamaku masih tetap kekeuh dan mengatakan kalau wanita itu yang cocok untukku, aku sangat bingung sekarang"ucao Sean frustasi memikirkan mamanya


mama Sean berapa kalli adu mulut dengannya, mereka selalu bertengkar perihal perjodohan itu, entah mengapa mama Sean ingin ia menikahi wanita itu


"ingat Sean!! kau harus menikah dengan wanita pilihan mama,jangan menunggu gadis yang tidak jelas itu, mama tidak setuju",itulah kata kata mama Sean ketika mereka bertengkar


entah apa alasan mama Sean tidak menyukai Xena, apakah ada dendam pribadi atau bagaimana Sean tidak tau hal Itu


"menurutku, kau ikuti dulu apa yang diinginkan mamamu Sean, nanti jika perusahaanmu sudah maju kita pikirkan cara untuk memisahkan kau dan wanita itu",ucap Xeno,ia juga tidak ingin Sean menjadi depresi hanya karna masalahnya


"jangan beritahu Xena, aku takut dia kecewa denganku",ucap Sean akhirnya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Xeno


"Gibran bisa mengurus hal itu",ucap Xeno tersenyum setidaknya Sean harus menyelesaikan pendidikannya dan fokus membangun perusahaan, untuk masalah adiknya mereka bisa mengurus itu belakangan


Xena juga akhir akhir ini tidak ada bertanya tentang Sean, mungkin dia tidak ingin menambah pikiran atau bagaimana,namun rasa kecewa dulu masih tertanam dibenak Xena


"baiklah kalau begitu, tapi kau harus ingat Sean, jangan pernah berkhianat dari adikku!!",ucap Xeno tajam, ia tidak mau melihat adiknya terluka karna pria


"aku tau Xen, aku masih waras"ucap Sean kesal karna ucapan Xeno, namun itu juga tidak salah Xeno hanya ingin terbaik untuk adiknya


"kalau begitu sudah,aku sibuk hari ini


belum lagi papaku menyuruhku untuk meeting nanti",ucap Xeno dan Gibran pun demikian,mereka masih satu keluarga dan jalan mereka tidak jauh beda


"jangan melirik wanita lain disana Sean!!",ucap Gibran juga memberi peringatan pada Sean

__ADS_1


lanjut novelku๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


__ADS_2