Klise Diarama

Klise Diarama
Part 45, Pertemuan 2


__ADS_3

Author


Amira sampai saat ini belum mendapatkan kabar tentang Sean sampai saat ini, sudah hampir satu bulan dia di Indonesia namun belum ada tanda-tanda Sean berada dikota yang ia kunjungi sekarang.


saat ini Amira ingin menemui Anna untuk bertanya dan juga meminta agar anak Anna mau memberitahu Sean berada dimana, juga ingin memperbaiki hubungannya dengan Anna yang sudah lama tidak baik. Amira menyesali semua yang terjadi diantara mereka.


"Lay... katakan pada keluarga Emilo aku ingin bertemu dengan mereka, terlebih Anna aku ingin bertemu hari ini dengannya" ucap Amira


"baik nyonya, saya akan menghubungi Tuan Emilo" ucap Lay disambungan telfon mereka


skip


Anna yang sedang berada dirumahnya bersama dengan Xeno yang sudah pulang karna Andrew sendiri jarang pulang kerumah akhir-akhir ini


"Xen.. apa sampai sekarang kamu belum tau keberadaan adikmu?" tanya Anna dengan wajah lesu, rindu dengan putrinya yang dulu sangat bawel dan manja dengannya


"tenanglah ma, Xena pasti baik-baik saja aku yakin dia kuat dan bisa hidup diluar sana" ucap Xeno mengelus pundak Anna dengan lembut


"tapi mama takut dia bisa sendirian disana Xen, mama takut tidak makan disana" ucap Anna mengangis, ia bisa membayangkan bagaimana putrinya hidup tanpa dirinya diluar sana


"gak ma, aku yakin Xena bisa hidup aman disana. jangan khawatir ya Xeno bakal bawa dia akhir bulan ini"uca Xeno tersenyum dan memeluk mamanya, Xeno juga tidak ingin melihat ibunya semkain kurus karna memikirkan adiknya


"tolong ya Xen, tolong bawa dia kesini balik mama mohon sama kamu" ucap Anna menangis pillu, mengingat putrinya yang jauh entah dimana, sedangkan ia sendiri hidup nyaman dirumahnya


"iya ma iya, Xeno akan bawa adek akhir bulan ini" ucap Xeno memeluk erat mamanya sambil mengelus punggung Anna sangat lembut


skip


Amira dalam perjalanannya menuju rumah Anna, ia mendapat kabar dari sekretaris Lay bahwa Anna berada dirumahnya bersama putranya, langsung saja Amira bergegas tanpa menunggu lama lagi

__ADS_1


sebelumnya sekretaris Lay menghubungi Xeno memberitahu bahwa Amira akan berkunjung datang kerumah  mereka, dengan maksud akan berbicara baik-baik dengan mereka dan bertemu dengan Anna untuk menyelesaikan masalalu mereka


"saya ingin masuk pak, Anna ada didalam kan?' tanya Amira


"ada nyonya, silahkan masuk saja" ucap pengawal yang berjaga didepan gerbang rumah Andrew


"terimakasih" tukas Anna dan langsung memasukkan moilnya kedalam


didalam rumah Anna dan Xeno sedang bercerita satu sama lain, Xeno banyak menceritakan tentang bisnis mereka dan juga perusahaan yang saat ini ia bangun, bagimana perkembangannya dan sejauh mana mereka sudah melangkah


"lalu apa yang akan kamu lakukan kedepannya Xen, mama tak mungkin bertahan dengan papamu. dia bersikeras ingin tetap menjdodohkan adikmu dengan Bram, sedangkan mama sudah tidak setuju dengan itu" ucap Anna kembali menangis


"tenang saja ma, papa tidak akan melakukan itu lagi. lagian kita bisa hidup tanpa papa sekarang, untuk apa memikirkannya lagi" ucap Xeno dan tiba-tiba mereka melihat Amira masuk kedalam rumah


"maaf mengganggu waktu kalian, aku datang ingin berbiacca baik-baik dengan kalian" ucap Amira dengan tersenyum lembut namun ekspresinya snagat kaku


"silahkan duduk Mira" ucap Anna tersenyum hangat, ia meridnukan sahabatnya yang bar bar itu kembali seperti dulu


"mama dan tante lanjutan dulu, aku mbuatkan teh untuk kita" ucap XEno sengaja membiarkan keduanya leluasa berbicara agar tidak ada kecanggungan diantara mereka


"apa kabar An, maaf sudah datang dengan tidak baik waktu itu" ucap Amira merasa malu, akhirnya selama lebih satu bulan ini ia merenungi apa yang sudah menjad kesalahannya beberapa tahun ini


"baik Mira, kamu apa kabar?, sepertinya terllau banyak beban yang kamu alami" ucap Anna dengan wajah sendu menatap sahabatnya itu


"iya Ann, aku minta maaf dengan smeua sikapmu padamu selama ini. aku sadar  bahwa ambisikulah yang membuatku seperti ini. aku bahkan membencimu sejak kejadian itu, maafkan aku" ucap Amira menagis


"sudah Mira, jangan managis lagi. kamu tetaplah sahabatku selamanya, aku tak pernah membencimu hanya saja aku selalu memikirkan bagaimana kamu diperlakukan ibilis jahat itu" ucap Anna mencoba mengungkit tentang Aaron


"aku cerai dengannya ketika kelulusan anak-anak. sengaja memisahkan Sean dengan sahabatnya dan membawanya pergi dari sini, aku tak ingin ia melukai Sean dan kami hidup kesusahan Ann" ucap Amira tak kuasa menahan tangisannya

__ADS_1


"aku mengerti Ann apa yang kamu rasakan, aku juga minta maaf karna bertahan dengan egokku sendiri" ucap Anna memeluk Amira dan menangis bersama


"sekarang kita harus fokus pada anak-anak Mira, aku juga sepertinya tidak tahan dnegan mas Andrew dia akhir-akhir ini memperlihatkan sikap aslianya dan memaksa putriku menikah dnegan pria yang tidak dicintainya" ucap Anna menangis kala mengingat Xena


"maksudnya Andrew memkasa Xena menikah dengan pria lain?" tanya Amira


"ia Mira, gara-gara itu putriku kabur dari rumah dan sampai sekarang belum pulang, sudah satu bulan lebih" ucap Anna sambil menghapus air matanya


"kamu serius Ann, itu berarti Sean dan Xena sama-sama kabur dan waktunya juga sama" ucap Amira mengingat-ingat waktu kepergian Sean, putranya itu juga sudah sebulan lebih tidak ada kabar itu artiya mereka berdua sama-sama menghilang dan tidak ada kabar


"jangan-jangan mereka.." ucap Amira dan Anna bersamaan dan saling menatap curiga, saat itu juga Xeno datang dan membawa minuman dan beberapa cemilan kering utnuk mereka


"Xen... jujur pada mama, apa kamu memnag benar tidak tau adikmu kemana?" tanya Anna dengan tatapan intimidasi


"gak tau ma, kan selama ini Xeno udah coba buat nyari" ucap Xeno berusaha menutupi kebohongan yang ia simpan


"Sean juga tidak ada kabar nak?" tanya Amira dan Xeo hanya menggelenagkan kepalanya, artinya ia tidak tau kabar Sean dan Xena


"kalau begitu kita harus cepat mencari mereka, aku akan cepat merestui hubungan mereka berdua agar tidak dijodohkan lagi dengan pria pilihan Andrew itu" ucap Amira dan membuat Anna mengangguk setuju, ia tak ingin melihat putrinya arus menikahi orang yang tidak ia cintai


"Xen.. cepatlah suruh orang mencari adikmu, dan Mira kamu suruhlah orang mencari Sean secepatnya" ucap Anna memberi usul, tidak ingin keduluan Andrew suaminya mendapatkan kabar Xena


karna yang Anna tau, Andrew juga sedang mengerahkan orangnya mencari Xena ia ingin secepatnya menikahkan Xena dengan Bram agar perusahaan miliknya cepat berkembang, juga ini adalah bagian dari rencana mereka yang dulu bersama rekan-rekannya


"baik ma, aku akan mengusahakannya" uca[ Xeno dan pergi dari sana, Amira dan Anna kembali bercerita mengenang masalalu mereka dan suami mereka dulu


"andai mereka masih hidup Mir, aku gak tau bagaimana mas Abed bahagia melihat putra-putrinya hidup seperti ini" ucap Anna tersenyum


"ia Ann, aku juga membayangkan bagaimana mas Erlan senang punya anak dan menikah dengan anak sahabatnya sendiri" jawab Amira yang juga mengenang masalalunya dnegan mantan suaminya pertama

__ADS_1


"andai sibrengsek Aaron itu tidak membuat kekacauan, pasti kita hidup bahagian ya Ann" ucap Amira lagi dan tak terasa mereka sama-sama meneteskan air mata kesedihan yang mendalam


next novelku👇👇👇


__ADS_2