Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
MASIH DI PERTANDINGAN.


__ADS_3

Setelah kira kira sejam lama nya pertandingan pun berakhir, dan Alhamdulillah club AL lah yg memenangkan pertandingan nya, itu sangat di syukuri oleh Kepala sekolah SMA Negeri 2.


Bukan hanya para Guru yg bangga, akan tetapi hampir setiap orang bangga pada club mereka.


Disana tak terkecuali Kinara, dia juga merasa bangga pada AL dan teman teman nya yg telah berhasil membuat sekolah mereka menjadi bangga.


Usai pertandingan berhamburan beberapa siswi menghampiri AL hanya untuk sekedar menawarkan minuman.


Salah satu nya adalah Marsha dan Vania teman sekelas AL.


" Minumlah dulu AL." Marsha berkata sambil menyogoh kan sebotol air mineral pada AL.


Rifky yg melihat nya langsung berlalu pergi.


AL tersenyum tipis kemudian dia menepis tangan Marsha yg terulur pada nya, sebagai ganti nya AL melanjutkan langkah nya, pandangan mata nya lurus menatap seorang gadis yg masih setia berdiri menatap nya dari sejak tadi.


AL akan menghampiri gadis itu.


Tiba di dekat gadis tersebut tanpa bicara apapun AL mengambil segelas es campur yg saat itu sedang berada di dalam genggaman tangan gadis itu dan tanpa permisi ataupun bertanya AL langsung meminum nya.


Iya, aba aba AL merampas es campur yg saat itu sedang di pegang Kinara, Es tersebut adalah minuman Kinara sejak tadi, memang baru beberapa sedotan saja Dia meminum nya hingga masih banyak tersisa.


Kinara hanya bisa terperangah kaget atas tindakan AL, Selain heran dia juga tak menduga AL akan se tak sopan begitu, merampas milik orang lain tanpa bicara.


Namun jika dia mau bersyukur, harus nya dia senang, sebab siswi yg lain bela belain menghampiri AL hanya untuk memberi minum namun di tolak tegas oleh AL, akan tetapi AL memilih minuman yg ada di tangan Kinara meskipun minuman tersebut telah ia minum sebelum nya.


" Kakak apa apaan sich." Kesal Kinara.

__ADS_1


AL hanya nyengir tanpa dosa.


" Dasar manusia nggak ada sopan sopan nya." Ketus Kinara lagi.


" Maaf Ara, habis nya aku haus banget, kamu kan tau aku habis bertanding." Sahut AL lagi tanpa beban.


Seulas Kinara tersenyum.


" Aku tau kakak haus dan lelah setelah bertanding, tapi bukan berarti harus mengambil minuman ku tanpa izin kan." Tutur Kinara kemudian kali ini nada suara nya sudah terdengar biasa saja.


" Kenapa? apakah kamu keberatan, dan nggak ikhlas gitu." Usai berkata AL langsung membuang gelas dari es campur yg telah ia minum sampai tandas.


" Nggak sich, tapi andai kakak tau saja, itu es sudah aku minum duluan, jadi bisa di bilang kakak minum bekas aku, itulah yg membuatku merasa tak enak." Ujar Kinara terus terang.


AL tersenyum sekilas kemudian barulah dia menanggapi perkataan Kinara.


" Kamu nggak perlu merasa tak enak, itu bukan salah mu, kau tak memberikan sisa kepadaku, akan tetapi aku sendiri lah yg merampas milik mu." Sahut AL kemudian.


" Nah itu baru pinter." Tambah AL.


" Kekantin yok." Ajak AL.


Kali itu tak ada penolakan dari Kinara karna dia memang sudah merasa lapar.


Segera kedua nya berjalan berdampingan menuju kantin sekolah.


Tak butuh waktu lama, mereka berdua telah tiba di kantin.

__ADS_1


" Kamu duduklah di situ." Perintah AL pada Kinara sambil menunjuk sebuah bangku yg ada disana.


Lagi lagi tak ada penolakan dari Kinara, dia hanya menurut.


AL memesan makanan untuk diri nya dan Kinara, Setelah itu AL pun menyusul duduk berhadapan dengan Kinara.


" Tunggu saja makanan nya sudah aku pesan kan." Tutur AL sembari mendudukan bokong nya di kursi kantin tersebut.


Kinara hanya mengangguk, sejenak dia mengeluarkan ponsel dari saku nya dan meletakan nya diatas meja.


" Kak aku mau ke toilet sebentar ya." pamit Kinara pada AL.


AL hanya mengangguk saja.


Kinara pun segera melangkah menuju toilet, ponsel nya sengaja dia tak membawa nya karna ia tau AL ada disana.


Tak lama setelah Kinara berlalu pesanan makanan mereka telah di sajikan.


Hingga mau tak mau AL menggeser ponsel Kinara agar tak terkena mangkok mangkon dan gelas yg di letakan oleh pegawai kantin tadi.


Saat itu AL baru menyadari, kalo ia sedang memegang ponsel Kinara, munculah sebuah ide dalam pikiran nya.


Maka tanpa menunda nunda lagi AL langsung menyalakan ponsel tersebut, dan mencoba membuka kunci layar nya.


AL masih ingat dengan jelas angka angka dari pin ponsel tersebut, alhasil AL berhasil membuka kunci layar nya.


Kalo di fikir fikir, AL lancang juga ya.

__ADS_1


Belum 3 menit lama nya AL melihat lihat ponsel Kinara, sebuah suara mengagetkan nya.


Suara siapakah itu?


__ADS_2