Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
KELUARGAKU.


__ADS_3

Karna telah mendapat kan kabar dari AL,, pagi- pagi sekali keluarga Kinara telah bersiap siap untuk pergi kerumah sakit guna untuk menemui Kinara.


Sekitar jam 06 pagi,, mereka telah tiba di rumah sakit.


Yg datang saat itulah adalah kedua orang tua Kinara,,, ada kakak nya Kevin,, dan juga sang istri yg bernama Ranti,, Hanya adik nya Kinara yg tak ikut.


Tiba di rumah sakir mereka langsung menuju ruangan Kinara.


Begitu mereka tiba di ruangan,, mereka lega melihat Kinara tengah duduk sambil menatap layar ponsel nya,, ralat tepat nya layar ponsel milik AL.


“ Bapak,, Ibu,, Kak Kevin,, dan kakak ipar.” Sapa Kinara begitu dia melihat keluarga nya telah ada disana.


“ Alhamdulilah,, kau baik baik saja nak.” Ucap Ibu nya Kinara sambil memeluk sang putri.


“ Bagaimana keadaan kamu sekarang Ara?.” Tanya sang


Ayah. Sambil mengusap rambut Kinara.


“ Aku jauh lebih baik kok Pak,, maaf ya Ara jadi ngerepotin kalian semua.” Kinara berkata sendu.


“ Apa yg kau katakan Ara,, tak ada yg lebih penting dari kesehatan mu,, kami juga tak merasa di repotkan,, justru kami senang karna saat ini kau sudah kembali sehat,, kami tak peduli apapun yg penting Ara kami bisa sembuh.” Tutur Kevin,, sambil mendekati Kinara dan memeluk nya.


“ Aku kangen kakak,,, maaf ya kak,, kalau selama ini aku bandel & sering bikin kakak marah.” Kinara mulai meneteskan air mata.


“ Nggak apa apa Ara,, kakak juga minta maaf kalau kakak terlalu tegas pada mu selama ini,, tetapi itu semua kakak lakuin demi kebaikan kamu.” jelas Kevin.


Kinara mengangguk dan mulai tersenyum,, namun air mata tetap mengalir di pipi nya.


“ Udah ntar makin jelek looh kalo kamu nangis terus kek gini.” Goda Kevin.


Kinara mulai tersenyum dan menyeka air mata nya.

__ADS_1


“ Ara ini aku bawakan makanan kesukaan kamu.” Ujar istri nya Kevin.


“ Makasih kak.” Sahut Kinara senang.


“Tapi apakah Kinara telah di bolehin makan Mie.” tutur Kevin bingung.


“ Nggak tau.” sahut Kinara apa ada nya.


“ Tanya Dokter AL aja.” usul ibu nya Kinara.


“ Ya udah biar aku telpon AL dulu.” Usai berkata Kevin langsung menghubungi ponsel AL.


Kinara lupa bahwa ponsel AL ada pada nya,, hingga dia tak mencegah kakak nya untuk menelpon.


Begitu panggilan Kevin terhubung,, maka dengan itu pula ponsel AL berdering.


Saat itu semua orang kaget karna dering nya berada diruangan itu.


Kinara memang telah meletakan ponsel AL diatas meja kecil yg ada di samping tempat tidur nya itu.


Kinara hanya tersenyum tipis.


Dia lupa bahwa ponsel nya AL ada pada nya.


“ Tumben AL melupakan ponsel nya,, dia pasti bingung nih mencari ponsel ini.” Tutur Istri nya Kevin.


“ Nggak kok Kak,,, dia pasti ingat kalau ponsel nya ada disini.” sahut Kinara.


“ Kenapa begitu?.” Sambung Kevin.


“ Karna tadi aku yg sengaja meminjam ponsel nya.” jawab Kinara apa ada nya.

__ADS_1


“ Oww,, seperti nya ada yg keppo nih.” goda Kevin.


“ Apaan sich kak,, aku cuma bete nggak ada ponsel,, maka nya aku pinjem milik AL.” Sewot Kinara.


“ Milik AL,, sejak kapan kamu manggil dia AL,, bukan nya kak AL.” Goda Kevin lagi.


“ Iih perasaan kak Kevin dari tadi ngeledek mulu dech.” Kinara berkata dengan setengah ngambek.


Kevin menertawakan adik nya itu.


“ Bu,, Pak,, kek nya sebentar lagi kalian bakalan punya mantu laki-laki nih.” Kevin masih menggoda Kinara.


Kedua orang tua Kinara hanya saling bertukar pandang.


Kinara mulai cemberut karna kesal di goda Kevin terus.


“ Kak Kevin sotoy dech.” Ucap Kinara jutek.


“ Bukan nya sotoy Ara,, tetapi emang benarkan.” Jelas Kevin.


“ Benar apa nya?.” Kinara pura-pura tak tahu.


“ Bener kalau kamu punya hubungan yg special dengan AL.” Jelas Kevin lagi.


Kinara enggan berkomentar.


“ Tuh kan Pak,, Bu,, Ara diam itu artinya apa yg aku katakan itu benar.” Kevin masih memancing jawaban Kinara.


Akan tetapi Kinara juga masih belum mau mengatakan hubungan nya dengan AL pada keluarga nya.


“ Jangan ngarang kak,, ntar kalau di dengar orang,, mereka bisa berkata kalau aku ini halu.” Tegas Kinara.

__ADS_1


Perkataan Kinara tersebut langsung membuat Kevin langsung terdiam,, Kinara benar,, mana mungkin seorang Dokter seperti AL akan punya perasaan pada Adik nya yg bukan apa-apa,,, Bahkan baru sembuh dari sakit.


Kevin hanya bisa berdoa yg terbaik aja buat adik nya itu.


__ADS_2