
Lagi lagi tak ada tanggapan dari Kinara, bukan karna dia tak mau menanggapi akan tetapi karna dia sangat terkejut dengan pernyataan AL.
Hanya jantungnya yg berpacu kencang, seperti orang yg habis lari 100 meter saja.
Namun dia juga tak bisa memungkiri jika hati nya merasa bahagia karna AL mencintai nya, Bahkan sejak dulu.
Karna tak ada respon dari Kinara, AL mencoba bicara lagi.
“Ara jawab aku, aku akan terima apapun jawaban kamu, tetapi jangan diam saja seperti ini, tolong jangan marah pada ku.” Itulah yg AL katakan dengan nada suara serak namun juga sangat lembut dan hati hati.
Kinara mengambil nafas dalam, dan menghembuskan kasar dan itu dilakukan nya beberapa kali untuk menenangkan jantung nya yg sejak tadi berdegup kencang.
“ Apa kakak sadar dengan yg kakak katakan?.” Itulah kata yg terucap dari bibir Kinara.
AL mengernyitkan kening nya dan menatap tak mengerti.
“ Tentu saja aku sadar, bahkan sangat sadar, memang nya kenapa Ra?.” AL balik bertanya.
__ADS_1
“ Liat siapa kakak dan siapa aku.” Jelas Kinara kini mata nya mulai berkaca kaca.
“ Aku nggak ngerti maksud mu Ara, tolong jelaskan.” Pinta AL.
karna dia benar benar bingung.
“ Kak aku cuma mau bilang, kalo aku sama sekali tak ada perasan yg lebih dari sekedar teman, sejak dulu hingga sekarang, kakak hanya teman bagiku.” Ujar Kinara, kali ini air mata mengalir di pipi nya.
Entah air mata itu hanya dia yg tau.
Hati AL terasa bagai tersayat sayat mendengar nya, untuk kedua kali nya perasaan nya terhadap Kinara tak terbalas.
Dengan pelan AL mengangkat tangan nya, kemudian menyeka air mata yg mengalir di pipi Kinara.
“ Maaf kan aku kak, aku tak bisa menjadi pacarmu, apalagi istrimu.” Tambah Kinara lagi, dengan pelan dan masih diwarnai oleh air mata.
“ Nggak apa apa Ara, ini bukan salah mu, tetapi untuk saat ini terus terang saja Ara, aku nggak akan menyerah, entah kau suka atau tidak, tetapi aku akan tetap berusaha untuk mendapatkan hati mu, itu adalah janjiku.” Tegas AL.
__ADS_1
Kinara hanya menatap tajam AL mendengar perkataan nya kali itu, dia tak menyangka AL bisa nekad juga. Tak ada kata yg bisa Kinara ucapkan untuk menanggapi perkataan AL, hingga dia hanya diam.
“ Akan ku anggap diam mu adalah bentuk dari persejetujuan mu atas perkataan ku barusan.” AL berkata lagi.
Sama seperti tadi Kinara enggan menanggapi. Karna dia tak tau harus bicara apa.
Karna sejak tadi Kinara hanya diam, AL juga tak bicara lagi, akan tetapi untuk kali ini dengan berani dia merengkuh bahu Kinara dan memeluk nya erat.
AL ingin mencurahkan rasa rindu nya akan Kinara yg sejak lama dia pendam.
Kinara benar benar tak mengerti dengan yg terjadi saat ini, disatu sisi dia ingin marah atas kelancangan AL, namun disisi lain hati nya juga merasa nyaman dalam pelukan lelaki tampan itu.
Untuk beberapa saat mereka berpelukan, Tepat nya AL yg memeluk Kinara, karna Kinara tak membalas pelukan AL, Dia hanya tak menolak.
Setelah merasa sedikit lega, AL melepaskan pelukan nya.
“ Maaf.” tutur AL pelan dengan rasa bersalah.
__ADS_1
Kinara hanya mengangguk.
Setelah itu Kinara meminta AL untuk mengantar nya pulang. AL pun menuruti nya.