Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
PENGAKUAN AL


__ADS_3

Kinara hanya menatap tajam AL, dia sungguh kaget atas tindakan AL yg tiba tiba meraih telapak tangan nya bahkan meremas nya lembut.


Tetapi AL, seolah tak mengerti kalo sebenar nya Kinara bingung atas sikap nya, sebagai ganti nya dia malah berjongkok di depan Kinara dengan tangan yg masih setia menggenggam erat telapak tangan Kianra.


Pandangan mata nya lurus menatap wajah Kinara dengan pandangan mata yg sangat lembut, Kinara sampai tak bisa berkata apapun menerima perlakukan AL saat itu.


Hanya jantung nya yg terus berdegup kencang, lebih cepat dari biasa nya.


Hingga untuk menenangkan jantung nya, beberapa kali Kinara menghela nafas dalam.


“ Ara.” panggil AL lembut, dengan tetap berlutut dan menatap Kinara.


Kinara hanya diam dan menatap AL, sungguh dia tak bisa bicara apapun, tubuh nya seolah membeku melihat tatapan AL saat itu.


“ Bolehkah aku mengatakan sesuatu?.” AL mulai bicara lagi.


Kali itu Kinara mulai menanggapi tapi hanya dengan menganggukan kepala nya.


“ Semua nya berawal dari sekolah ini, dimana kita sering menghabiskan waktu bersama, dimana aku bisa melihat mu setiap hari, meskipun tak bicara dengan mu, tapi saat itu aku sungguh bahagia karna aku bisa melihat mu setiap hari.” AL menghentikan bicara nya sejenak dan menatap Kinara dalam.


Kinara hanya menunggu lanjutan dari perkataan AL.


“ Hingga tibalah hari dimana aku harus meninggalkan sekolah ini dan juga dirimu, hari itu adalah hari terberat dalam hidup ku.” AL mulai membuka lembaran pada hari itu.


“ Kenapa?.” Barulah Kinara bisa menanggapi.


“ Apa kau yakin ingin mendengar jawaban ku, kenapa aku mengatakan hari itu sangat berat buat ku?.” AL malah balik bertanya.


“ Tentu saja.” sahut Kinara mantab.

__ADS_1


AL tersenyum sekilas, namun sejenak pun dia tak melepaskan tangan Kinara dari genggaman nya.


“ Karna aku telah jatuh cinta pada mu.” Kata AL jujur.


Deg, Tiba tiba saja jantung Kinara terlonjak keras. karna kaget bukan kepalang.


Dia benar benar tak pernah menduga itu, Apalagi selama mereka berteman AL tak pernah mengatakan hal itu.


Saking terkejut nya Kinara, tanpa sadar dia menarik cepat tangan nya.


Kemudian Kinara pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.


AL pun ikut berdiri dan mereka berhadapan sekarang.


AL menggenggam kedua lengan Kinara dengan lembut, sambil mata nya lurus menatap mata Kinara.


Kinara makin gugup dibuat nya, Hingga dia tak mampu untuk berbuat apapun, untuk mundur ataupun menjauh dia bahkan tak bisa, jangankan untuk bergerak, untuk bicara pun dia tak mampu, tubuh dan mulut nya seolah terkunci.


“ Tapi itulah kenyataan nya Ara, aku mencintai mu.” sambung AL.


Kinara mengambil nafas dalam, dan menghembuskan perlahan, kali ini dia sudah tak begitu gugup lagi.


“ Te, tetapi itu dulu kan kak.” itulah kata yg bisa diucapkan oleh Kinara, dan itupun dengan bersusah payah.


“ Iya itu dulu Ara.” Sahut AL pelan.


Kinara menghembuskan nafas lega, sebab yg AL bicarakan hanyalah masa lalu, bukan untuk saat ini.


“ Itu sudah 6 tahun berlalu kak.” tutur Kinara mulai bicara normal.

__ADS_1


“ Iya itu benar sekali.”


“ Yg aku tak mengerti mengapa kakak mengatakan nya sekarang, bukan nya dulu.” Tanya Kinara bingung.


AL mengambil nafas dalam.


“ Dulu aku pun ingin mengatakan nya pada Mu Ara... ”


“ Lalu mengapa nggak jadi.” Kinara memotong bicara AL dengan pertanyaan itu.


“ Hari dimana aku memutuskan untuk bicara jujur mengenai perasaan ku pada mu, hari itulah aku merasakan rasa patah hati untuk pertama kali nya.” Nada suara AL sedikit bergetar saat mengingat hari itu, sampai kini dia seolah masih bisa merasakan rasa sakit itu.


“ Maksud kakak.” Kinara bertanya tak mengerti.


“ Iya Ara, hari itu juga aku tau bahwa kau sudah memiliki kekasih, hati mu sudah kay berikan pada orang lain, dan itu artinya Cintaku hanyalah cinta sepihak alias cinta yg bertepuk sebelah tangan dan nggak akan pernah terbalas.” Jelas AL.


Dengan seketika tubuh Kinara menjadi lemas.


“ Hari itu setelah mendengar pengumuman tentang kelulusan ku, aku memutuskan untuk memberi tau mu kalo aku lulus dan aku juga ingin mengatakan tentang perasaan ku ini pada mu, itulah mengapa aku mencari mu, tetapi kau tak ada di sekolah, aku mencoba untuk kerumah mu,dan aku mendapati kau sedang bersama Elang, pacar mu.” tambah AL lagi.


Kinara hanya membelalakan mata nya mendengar perkataan AL kali itu, dia tak menyangka bahwa AL tau semua itu.


Untuk beberapa detik hanya keheningan yg ada diantara mereka, Kinara belum bisa bicara apapun dan AL masih larut dalam fikiran nya yg mengingat tentang hari itu.


“ Dari mana kak AL tau tentang Elang.” Tanya Kinara dengan pelan.


“ Sinta.” sahut AL juga dengan pelan.


Kinara hanya menganggukan kepala nya.

__ADS_1


Setelah itu lagi lagi mereka sama sama terdiam.


__ADS_2