Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
AKU CINTA PADAMU.


__ADS_3

Sejenak keheningan kembali diantara AL dan Kinara.


“Aku sungguh menyesal, kakak harus mengalami itu semua karna diriku.” Kinara merasa tak enak hati.


Sekilas AL menatap Kinara dalam.


“Dalam hal ini kau sama sekali nggak salah Ara, yg nama nya perasaan itu nggak bisa di paksakan, hati juga tak bisa diarahkan.” Sahut AL dengan senyuman.


Kinara mengambil nafas dalam.


“Iya kak, makasih untuk pengertian kakak, dan terlepas dari semua itu, yg kakak katakan itu sudah lama berlalu, jadi aku rasa itu hanyalah sekedar cerita saja untuk saat ini.” Kinara bicara demikian bukan tanpa alasan, dia ingin tau apakah AL masih menyimpan perasaan itu atau justru sudah melupakan nya.


“Iya itu memang sudah 6 tahun berlalu, tetapi apa kau tau Ara...”


“Nggak kak, Aku nggak tau, kan kakak belum cerita.” Kinara menyela bicara AL dan dengan mencoba bercanda.


“Ehehe, kau benar, maka dari itu aku akan cerita pada mu, itupun kalo kau tak kebertan.” sahut AL dengan tertawa pelan.


“Aku akan senag jika kakak emang mau berbagi cerita dengan ku.” Sahut Kinara apa ada nya.


“Kau tau.” Tanya AL sambil menatap dalam Kinara.


“Berapa lama waktu yg aku butuh kan agar bisa melupakan perasaan ku pada mu.” Lanjut AL.

__ADS_1


“Berapa lama?.” Kinara bertanya penasaran.


“ Selama 5 tahun lama nya, aku nggak pernah nggak ingat kamu, Bahkan untuk mengenal cewek lain pun aku nggak ada niat.”


“Lalu apa yg kakak lakukan selama itu, kecuali fokus belajar?.” Kinara menyela tak sabar.


“Selain fokus belajar, aku hanya bisa mendoakan kamu, agar kamu selalu bahagia, meskipun itu bersama orang lain, aku hanya minta pada Tuhan untuk selalu menjaga dan membuat Kinara ku bahagia.” Tutur AL jujur.


“ Kau sangat baik kak.” sahut Kinara.


“ Sayang nya Tuhan sepertinya tak mendengarkan doaku, itulah sebab nya saat aku bertemu dengan mu, kau malah sakit seperti ini, rasa nya benar benar menyakitkan bagiku, saat aku mengertahui kau menderita leokimia.” Mata nya mulai berkaca kaca saat bicara demikian.


Kinara menatap AL dengan pandangan mata yg sama sedih nya.


“Iya, lagi pula sesulit apapun keadan kamu, aku yakin kau pasti bisa menghadapi ini semua, dan aku percaya tak ada penyakit yg bisa bertahan lama dalam tubuh mu.” Goda AL.


“ Kenapa?.” Kinara bertanya bingung.


“ Karna nggak kuat sama sikap julit nya kamu.” AL tertawa pelan.


Kinara juga ikut tertawa.


“ Oh iya kita kembali ke cerita ku tadi ya.” Tutur AL.

__ADS_1


Kinara hanya mengangguk.


“ Setahun terakhir ini, barulah aku bisa melupakan mu sepenuh nya, Namun rasa nya itu juga sia sia.” Sambung AL.


“ Sia sia?.” Kinara menatap heran.


“ Iya, aku berusaha selama 6 tahun lama nya untuk move on dari mu, namun dalam sehari itu juga hancur.” Jelas AL.


“ Aku nggak ngerti maksud kakak apa?.” Kinara bertanya tak mengerti.


“ Ara.” panggil AL lembut, kali itu dia kembali meremas lembut telapak tangan Kinara.


Kinara hanya menatap AL saja dengan pandangan mata penuh pertanyaan.


“ Sama seperti 6 tahun yg lalu perasaan yg aku rasakan saat ini masih sama.” AL mulai mengungkapkan perasaan nya.


Lagi lagi Kinara hanya terdiam karna kaget dan tak percaya dengan apa yg ia dengar.


“ Iya Ara, aku mencintai mu, sejak bertemu dengan mu pertama kali di rumah sakit, sejak saat itu pula aku tak bisa melupakan mu, dan perlahan perasaan yg memang belum hilang itu muncul kembali.” Tambah AL lagi. Sambil menatap dalam Kinara.


Kinara tak bisa berkata apapun, dia hanya terdiam seribu bahasa.


“ Ara, maukah kamu jadi pacar ku, pendamping hidupku, atau lebih jelas nya lagi, menjadi istriku.” AL bertanya penuh harap.

__ADS_1


Akankah Kinara menerima nya??


__ADS_2