Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
SEGITU KANGEN KAH


__ADS_3

Sekitar jam 09 AL pun sudah kembali ke rumah sakit,, kali itu dengan pakaian dinas nya,, itu artinya dia disana sebagai Dokter bukan teman atau pun pacar dari Kinara.


Namun meskipun begitu tetap saja AL mampir ke ruangan Kinara terlebih dahulu,, saat itu hanya ada kedua orang tua nya yg menemani Kinara,, Kevin kakak nya Kinara telah pergi kerja,, dan istri nya kembali kerumah.


Kinara tengah beristirahat dan tertidur,, karna belum lama ini suster telah memberinya makan dan memberi obat juga.


Kedua orang tua Kinara langsung menoleh begitu mendengar suara pintu ruangan itu terbuka.


Dan kedua nya langsung tersenyum melihat AL yg datang.


AL menghampiri kedua orang tua Kinara.


“ Apa Ara sudah di suruh makan dan minum obat?.” Tanya AL terus terang.


“ Iya sudah,, maka nya sekarang dia sedang teridur.” Sahut Ayah nya Kinara.


AL mendekati Kinara yg tengah tertidur,, tetapi hanya melihat sebab ada kedua orang tua Kinara disana.


“ Terimakasih Dokter AL,, anda telah banyak membantu dalam segala hal,, saya tak tahu jika tak ada dirimu apa yg akan terjadi pada Kinara.” Ayah nya Kinara mulai berbicara pada AL.


“ Sama" Pak,, tetapi Bapak tak perlu berterima kasih,, karna itu sudah kewajiban saya.” sahut AL tersenyum.


Kedua orang tua Kinara hanya bingung,, apa maksud AL dari itu sudah kewajiban nya,??


“ Ya sudah Pak,, Bu,, saya permisi dulu,, mau melihat keadaan pasien yg lain.” AL pamit pada kedua orang tua Kinara.

__ADS_1


Kedua orang tua Kinara hanya menganngguk saja.


AL pun meninggalkan ruangan itu dan melanjutkan tugas nya.


Satu jam kemudian Kinara telah bangun dari tidur nya.


“ Bapak sama Ibu masih disini?.” Tanya Kinara saat dia melihat kedua orang tua nya yg tengah duduk di sofa yg ada di ruangan tersebut.


“ Iyalah Ara,, emang siapa yg akan menjaga mu kalau bukan kami.” sahut sang Ibu.


“ Bagaimana perasaan kamu sekarang nak?.” Tanya sang Ayah.


“ Jauh lebih baik Pak,, aku rasa mungkin besok aku udah boleh pulang.” Sahut Kinara tersenyum.


“ Oh iya Bu,, apa Dokter AL sudah datang kemari.?” Tanya Kinara.


Mendengar pertanyaan Kinara,, kedua orang tua nya saling bertukar pandang.


“ Maksud ku,, apakah dia sudah datang ke rumah sakit ini?.” Kinara mencoba mencari kata-kata yg lebih tepat lagi.


“ Sudah kok,, Bahkan tadi juga sudah melihat keadaan mu.” Jawab sang Ayah terus terang.


Kinara tersenyum mendengar nya.


“ Terus sekarang dimana dia?.” Kinara mulai bertanya lagi.

__ADS_1


“ Ya lihat pasien yg lain lah,, kan pasien nya bukan cuma kamu saja.” Tegas sang Ibu.


“ Iya Bu aku tau.” Sahut Kinara singkat.


Percakapan mereka terhenti karna AL kembali keruangan Kinara.


“ Lagi pada omongin apa sich?.” AL langsung nimbrung dengan kata-kata itu.


Kinara langsung terdiam.


“ Nggak ada yg penting kok Dokter,, Hanya saja tadi Ara menanyakan mu.” Jelas sang Ayah apa ada nya.


Kinara langsung tertunduk malu.


“ Apa itu benar Ara?.” Tanya AL.


Kinara hanya bisa menganggukan kepala nya.


AL menghampiri nya dan duduk di sebelah nya,, AL sama sekali tak sungkan bersikap begitu,, meskipun di hadapan orang tua Kinara.


Kedua orang tua Kinara langsung pamit untuk pergi makan siang,, tampak nya mereka ingin memberi ruang untuk Kinara dan AL.


“ Apa kau begitu kangen pada ku? sampe kau menanyakan tentang ku pada kedua orang tua mu?.” Tanya AL menggoda Kinara,, saat itu hanya mereka berdua saja,, sebab kedua orang tua Kinara telah pergi dari ruangan itu.


Kinara langsung melotot menatap AL mendengar perkataan AL barusan.

__ADS_1


__ADS_2