
“ Kenapa menatap ku begitu,, jawablah pertanyaan ku Ara.” AL masih mau menggoda Kinara.
“ Mengapa kamu berfikir bahwa aku kangen sama kamu?.” Kinara malah balik bertanya.
“ Ini yg aky suka dari mu,, menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.” Sahut AL sambil tertawa pelan.
“ Kalau kamu nggak kangen aku,, tentu nya kamu nggak akan bertanya tentang ku pada kedua orang tua mu.” Jawab AL apa ada nya.
“ Aku bertanya begitu,, bukan berarti aku kangen kamu,, aku hanya ingin tau saja.” Elak Kinara.
“ Oh,, aku fikir karna kamu kangen.” tutur AL pura-pura percaya saja.
“ Nggak lah,, ngapain aku kangen kamu.” Jelas Kinara.
“ Karna aku calon suami mu,, maka nya kamu kangen aku.” Tutur AL dengan PD nya.
Kinara tersenyum manis.
“ Aku nggak kangen kamu,, karna setiap kali aku menutup mata mu,, maka wajah mu selalu terbayang oleh ku,, jadi nggak mungkin kan kalo aku kangen kamu.” Kinara mulai nge bucin.
AL terkekeh mendengar nya.
“ Gimana perasaan kamu sekarang?.” AL bertanya sambil mengusap pucuk kepala Kinara.
“ Jauh lebih baik kok Dok.” Jawab Kinara dengan formal nya.
AL langsung menatap Kinara dengan pandangan mata mendelik.
Kinara hanya tersenyum jahil.
__ADS_1
“ Ini di rumah sakit,, dan saat ini kamu juga sedang berpakaian seorang Dokter,, jadi tentu aku harus memanggil mu demikian,, ntar kalo aku panggil dengan nama yg lain malah bisa di bilang nggak profesional.” Kinara menjelaskan kemudian.
“ Suka-suka kamu aja lah.” Sahut AL,, kurang suka.
“ Hy Ara selamat siang.” Seseorang menyapa Kinara dan langsung berjalan kearah tempat Kinara berbaring.
Kinara langsung melihat ke sumber suara berasal,, begitu juga dengan AL.
Dan betapa terkejut nya mereka,, melihat seorang lelaki yg kini tengah berjalan dengan santai menghampiri Kinara.
Kinara hanya menatap lelaki itu dan terdiam.
AL juga melakukan hal yg sama.
Namun lelaki itu justru tersenyum dan terus mendekati Kinara.
“ Aku langsung datang kemari begitu tau keadaan mu.” Lelaki itu langsung bicara tanpa beban.
Kinara langsung menepis pelan tangan lelaki itu.
Itu Kinara lakukan untuk menjaga perasaan AL,, karna Kinara telah menyadari reaksi AL,,, Terlihat jelas bahwa AL sangat tak suka lelaki itu.
“ Ini aku bawain buah untuk kamu.” Sambil berkata lagi lelaki itu memberikan varcel buah segar kepada Kinara.
Kinara mengambil nya.
“ Terimakasih Lang.” Sahut Kinara,, lalu kemudian dia meletakan varcel buah tersebut diatas meja kecil yg ada di samping tempat tidur nya.
Lelaki yg datang itu adalah Elang mantan pacar nya Kinara,, Nama nya Adalah Rafly Erlangga yg akrab di sapa Elang.
__ADS_1
Kalau ingat kejadian 6 tahun yg lalu,, saat AL baru lulus SMA,, dan hari dimana dia lulusan,, hari itu juga dia ingin menemui Kinara dan menyatakan perasaan nya,, namun tak jadi lantaran saat itu Kinara tengah bersama seorang Pria,, pria yg sama yg saat ini mendatangi Kinara di rumah sakit.
AL masih ingat dengan jelas wajah lelaki itu,, jadi dia tahu betul bahwa yg ada di hadapan nya saat ini adalah Elang mantan pacar nya Kinara.
Elang duduk di samping Kinara,, tanpa menghiraukan kan AL.
Sebab Elang tak tahu bahwa Dokter yg saat ini bersama Kinara adalah pacar nya Kinara,, Elang berfikir AL pastilah Dokter yg bertugas untuk memeriksa keadaan Kinara.
“ Apa kabar kamu Ara? Udah lama kita tak bertemu,, bahkan komunikasi pun udah hampir 3 tahun lama nya nggak terjalin.” Elang langsung mengajak ngobrol Kinara.
“ Aku baik kok Lang,, kamu sendiri gimana?? dan bagaimana kamu bisa tau tentang keadaan ku,, siapa yg memberitahumu.” Pertanyaan Kinara bertubi tubi.
“ Aku juga Alhamdulillah baik Ara,, aku tau tentang kamu dari Sinta,, beberapa hari yg lalu aku bertemu dengan nya di counter.” Jelas Elang.
“ Saat itulah Sinta cerita semua nya kepada ku.” Tambah Elang lagi.
Kinara hanya mengangguk saja,, mata nya tetap menatap AL.
AL mulai menatap Elang dengan tajam,, bahkan mengambil nafas kasar,, terlihat jelas bahwa AL tak menyukai kedatangan Elang.
Menyadari Kinara yg terus menatap AL,, Elang pun menoleh kearah pandangan Kinara.
“ Dokter bagaimana keadaan Ara?.” Tanya Elang.. Dia tak tahu kalau AL tak menyukai nya.
“ Baik kok.” Sahut AL tegas.
“ Kalo begitu bisakah Dokter tinggalkan kami sebentar,, Pasien anda juga butuh privasi untuk bicara dengan orang terdekat nya kan.” Pinta Elang,, mengusir secara halus.
AL memutar bola mata nya jengah,, pandangan terhadap Kinara pun mulai berubah.
__ADS_1
Yg tadi nya lembut,, sekarang terlihat kesal,, apa lagi terhadap Elang,, seolah dia mau menelan lelaki itu hidup hidup.
Lalu apakah yg terjadi???