
Karna Kinara telah menolak tegas hari itu, maka saat ini kedua orang tua Kinara telah berusaha keras untuk mencari biaya untuk Kinara.
Bukan hanya biaya operasi akan tetapi juga biaya untuk membayar Donasi.
AL pun tak bisa berbuat apapun lagi, karna kali itu Ayah nya Kinara juga tak mengizinkan AL membantu, itu semua demi kenyaman Kinara.
Mereka tak mau melakukan sesuatu yg bisa membuat Kinara merasa tak nyaman apalagi tertekan.
1 Minggu sudah berlalu sejak kejadian itu.
Sekitar jam 08 pagi AL mencoba menghubungi Kinara.
Kali itupun Kinara menganggkat nya, karna sudah lama juga dia tak bicara sama AL.
“ Hallo Asalamualaikum kak.” sapa Kinara lembut
“ Waalaikum Ara.” Sahut AL disebrang sana juga sama lembut nya.
“ Ada apa ya kak?.” Kinara langsung to the point.
“ Ara, ambilah obat mu, aku yakin obat kamu sudah habis tadi kan!.” Titah AL.
“ Baiklah kak, ntar aku ke Rumah sakit dan meminta obat nya.” jawab Kinara.
Memang benar begitu, Obat nya memang sudah habis dia minum tadi pagi.
“ Oke aku tunggu.” tutur AL lagi.
__ADS_1
“ Iya, ya udah kak, aku mau siap siap dulu.” Usai berkata demikian Kinara langsung memutus panggilan telpon nya.
Kinara pergi dengan diantar kakak nya.
Sekitar jam 9 tibalah Kinara di rumah sakit tempat AL bekerja.
Karna sudah hafal setelah turun dari motor kakak nya, Kinara langsung menuju ruangan pribadi AL.
Tepat di depan ruangan AL, Kinara langsung mengetuk pintu nya.
Tok Tok Tok.
“Masuklah.” Titah AL dari dalam sana.
Kinara pun masuk.
Hal yg sama juga terjadi pada Kinara, dia juga menatap lekat AL yg spontan berdiri di hadapan nya.
Untuk beberapa detik lama nya, kedua nya hanya terdiam dan saling menatap, hanya mereka berdua yg tau arti dari tatapan mereka masing masing, yg pasti nya tatapan penuh cinta.
Hingga akhir nya mereka di kejutkan oleh suara seseorang dan itu membuat kedua nya tersadar.
“ Dok, semua nya sudah siap.” Seorang Suster yg datang, suster yg tadi di minta AL untuk mempersiapkan ruang untuk pemeriksaan Kinara.
AL mengambil nafas dalam, sementara Kinara hanya tertunduk saja.
“ Baiklah.” jawab AL.
__ADS_1
“ Ara ayo lakukan pemeriksaan mu.” ajak AL.
Kinara pun berjalan mengikuti Dokter AL dan suster Cantik nan sexy itu.
Setelah sampai di ruangan pemeriksaan, Kinara langsung di minta berbaring, dan Kinara pun menuruti nya.
Pemeriksaan dilakukan untuk persiapan sebelum Transplantasi sumsum tulang belakang.
AL tak ingin ada kesalahan sama sekali.
Beberapa hari yg lalu dia telah bertemu dengan Donasi yg mau mendonorkan sumsum nya untuk Kinara. Dan hasil nya cocok, orang tersebut dalam kondisi baik baik saja, tak ada penyakit, Hingga aman untuk menjadi donasi.
10 menit kemudian pemeriksaan pun selesai, Kinara tengah duduk di tempat tidur tersebut.
AL pun berbicara pada Suster itu setengah berbisik hingga Kinara tak tau apa yg mereka bicarakan.
Usai berbicara pada suster tersebut AL kembali keruangan nya, Tanpa bicara pun pada Kinara.
Diikuti oleh suster tersebut.
Kinara hanya sendiri diruangan itu.
Sudah hampir 5 menit lama nya, tapi tak ada yg datang ataupun menghampiri nya, AL juga tak kembali kesana.
Kinara merasa bingung dia harus ngapain hingga dia memutuskan untuk pergi keruangan AL dan bertanya apakah dia sudah bisa pulang atau belum.
Namun saat dia tiba di depan ruangan AL, dia melihat pemandangan yg sangat luar biasa.
__ADS_1
Apa ya yg Kinara lihat disana.??