Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
MASIH DENGAN MU.


__ADS_3

“ Apa yg akan kamu lakukan?.” tanya Kinara gesit.


“ Aku akan menggelitiki mu.” sambil berkata AL mulai menggelitiki Kinara.


Tentu saja Kinara tak dapat menahan tawa nya,, bahkan sampai dia merasa cape karna di gelitikin AL.


“ Kak,, udah donk,, aku cape banget.” Pinta Kinara di sela sela tawa nya.


“ Jangan panggil aku kakak.” Tegas AL masih dengan aksi nya.


“ Lalu aku harus panggil apa donk?.” Tanya Kinara.


“ Apa saja yg penting jangan kakak,, ataupun Dokter.” Tegas AL.


“ Baiklah Sayank,, aku mohon berhentilah menggelitiki ku,, aku benar" lelah.” Pinta Kinara memelas.


“ Manis sekali.” AL menghentikan aksi nya,, Kinara bisa bernafas lega.


Saat itu suara adzan subuh berkumandang,, AL pamit untuk shalat subuh di masjid rumah sakit,, Hingga tinggalah Kinara sendirian.


15 menit kemudian AL kembali keruangan Kinara.


Dengan membawa beberapa bungkus nasi dan sarapan untuk Kinara.


Kemudian AL juga menyuruh Kinara sarapan.


Kinara pun tak menolak,, dia langsung menurut dan sarapan,, AL pun menghubungi keluarga Kinara dan mengatakan bahwa Kinara telah siuman.


“ Apa kamu nggak akan pulang kak?.” Masih aja panggilan nya kakak.


AL langsung melotot,, Kinara pun menyadari kesalahan nya.


“ Maaf,, maklum aku belum terbiasa.” Kinara langsung meminta maaf.


“ Jangan diulangi lagi.” Tegas AL.


“ Baiklah,, oh iya,, apa kamu nggak pulang?.” Kinara mengulangi pertanyaan nya tadi.

__ADS_1


“ Pulang kok,, tetapi nanti saat kedua orang tua mu sudah ada disini.” Jawab AL apa ada nya.


“ Kenapa harus nunggu Bapak dan Ibu dulu,, aku kan udah baik" saja,, kamu juga mesti kerja kan." Kata Kinara lagi.


“ Iya aku tau,, tetapi kalau aku pulang siapa yg akan menjaga mu disini.” Jelas AL.


“ Kan ada suster & juga Dokter yg lain.” Sahut Kinara.


AL mengambil nafas dalam.


“ Apa kamu sudah nggak mau aku temani lagi?.” Tanya AL.


“ Bukan nya gitu sayank,, tetapi aku nggak mau kamu jadi melalaikan tugas mu cuma gara" aku.” Kinara berkata dengan selembut mungkin.


“ Apa kamu yakin nggak apa" aku tinggal pulang dulu?.” AL meminta kepastian lagi.


“ Iya sayank.” Jawab Kinara dengan mengangguk mantap.


“ Baiklah jika begitu,, aku akan pulang dulu.” AL akhir nya setuju untuk pulang dulu,, sejujur nya dia merasa sangat ngantuk dan juga lelah,, akan tetapi dia tak bisa meninggalkan Kinara begitu saja.


“ Pulang lah dan istirahat lah dulu sejenak di rumah,, kamu terlihat sangat lelah dan juga ngantuk,, pasti karna kamu terlalu memikirkan aku,, hingga lupa untuk memikirkan tentang dirimu sendiri,, Ingatlah jika kamu jatuh sakit,, maka banyak orang yg akan kena dampak nya." Kinara memberi pengertian pada AL,, agar AL menyadari betapa penting diri nya untuk pasien nya.


Kinara hanya mengangguk.


“ Ya udah aku pulang dulu ya Sayank." Tutur AL lagi.


“ Iya hati hati.” pesan Kinara.


Dengan sedikit berat hati AL melangkah untuk meninggalkan Kinara dan pulang kerumah nya.


Namun dia juga membenarkan perkataan Kinara,, dia juga tak bisa menolak permintaan Kinara,, Kinara meminta nya untuk pulang dan istirahat,, maka dia akan melakukan itu,, demi untuk tak membuat Kinara merasa khawatir.


Baru saja AL mencapai ambang pintu untuk keluar,, Tiba tiba Kinara memanggil nya lagi.


“ Yank.” Panggil Kinara.


AL menghentikan langkah nya dan menoleh menatap Kinara.

__ADS_1


“ Ada apa Sayank?." Tanya AL heran.


“ Boleh aku pinjem ponsel mu?.” Tanya Kinara,, karna dia pasti merasa bosan jika tiduran terus,, itulah mengapa dia mau meminjam ponsel AL,, sebab ponsel nya tertinggal di rumah.


AL tersenyum dan kembali menghampiri Kinara.


Kemudian AL mengeluarkan ponsel nya dari saku celananya,, dan memberikan pada Kinara.


“ Nih.” AL berkata sambil mengulurkan benda tersebut pada Kinara.


Kinara pun tak membuang waktu,, langsung saja dia mengambil ponsel itu dari tangan AL.


“ Makasih." ucap Kinara kemudian.


AL hanya tersenyum.


“ Ingatlah satu hal,, jangan sampai kau lupa istirahat cuma karna main hp,, jika itu terjadi maka kamu harus siap menerima kemarahan ku." Ancam AL.


“ Siap Bozz.” Sahut Kinara tersenyum.


“ Ya udah aku pulang dulu,, jaga dirimu baik baik.” pesan AL.


Untuk kemudian dia mengecup kening Kinara.


“ Aku sayank kamu.” Tutur AL kemudian.


Lalu dia langsung pulang dan meninggalkan Kinara sendirian disana.


Kinara langsung membuka sosmed,, sudah lama rasa nya dia tak membuka sosmed.


Akan tetapi yg dia buka bukanlah akun pribadinya,, melainkan akun milik AL semua,, mulai dari FB,, WA,, dan juga IG.


Dan sejauh ini dia merasa sangat bangga dan bahagia mengetahui AL begitu menjaga jarak dengan semua wanita yg ada di sosmed,, puluhan pesan chatt selalu diabaikan oleh AL.


Selama ini yg dia respon hanya lah teman teman kerja nya.. Kebanyakan laki laki,, jika itu perempuan pasti yg ia respon hanya pasien nya,, tak ada satu pun yg bersifat seperti PDKT atau tentang gebetan.


Selama ini hanya Kinara lah yg menjadi pusat perhatian nya.

__ADS_1


Hal itu membuat Kinara sangat bersyukur,, dan merasa sangat beruntung,, Sampai kapan pun dia tak akan melepaskan AL.


Iya itulah yg ada dalam fikiran Kinara.


__ADS_2