Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
PENAWARAN AL.


__ADS_3

Kinara di temani sang Ibu istirahat di ruang perawatan, sementara AL dan Ayah nya Kinara tengah bicara di ruangan Dokter AL.


“ Apa bapak tau? apa alasan saya memanggil bapak kemari?.” Tanya AL pada Ayah nya Kinara.


“Iya pasti mau membicarakan tentang Kinara.” Sahut Ayah nya Kinara apa ada nya.


“ Apa Kak Kevin telah memberitahukan pada Anda?.” Taya Dokter AL lagi.


“ Jika itu mengenai operasi Kinara maka jawaban nya 'iya' Kevin telah memberitahu saya.” Jawab Ayah nya Kinara lagi.


AL mengambil nafas dalam.


“ Lalu apa keputusan Bapak?.” AL bertanya lagi.


“ Saya ingin yg terbaik untuk Kinara, saya juga ingin Kinara segera sembuh Dok, tetapi saya juga tak akan berbohong bahwa saat ini saya belum punya uang untuk biaya operasi nya.” Jelas Ayah nya Kinara terus terang.


“ Yg saya ingin tahu, Bapak setuju atau tidak, saya ingin dengar itu saja.” Tegas AL.


Ayah nya Kinara menatap AL tak mengerti.


AL paham bahwa Ayah nya Kinara tak tau maksud nya.

__ADS_1


“ Begini Pak, saat ini yg terpenting adalah kesembuhan Kinara, jadi jika Bapak setuju, mengenai biaya Bapak tak perlu memikirkan biar saya yg atur semua nya.” AL menjelaskan secara terus terang.


“ Tidak Dokter, Ini adalah tanggung jawab saya, saya tak ingin menyusahkan Anda.” Lekas lekas Ayah nya Kinara menolak.


“ Pak, saya mohon izin kan saya melakukan ini, saya tak bisa melihat Kinara dalam keadaan ini.” AL bicara dengan suara memohon.


“ Tapi Dok....”


“ Tolong jangan tolak saya Pak, atau setidak nya, anggaplah ini sebagai pinjaman, Bapak bisa mengembalikan nya setelah punya uang nanti.” Kali ini AL memenggal bicara Ayah nya Kinara dengan nada yg enggan di bantah.


Ayah nya Kinara tampak berfikir keras.


“ Jika saya setuju, apakah operasi nya akan di lakukan secepat mungkin?.” Giliran Ayah nya Kinara yg bertanya.


“ Kalo masalah pendonor, saya siap melakukan nya Dok.” Tegas Ayah nya Kinara.


“ Saya mengerti perasaan Bapak, akan tetapi tidak lah baik untuk kesehatan Bapak, jika Bapak melakukan hal ini.” AL menolak.


“ Saya tak peduli dengan diri saya Dok, yg penting anak saya bisa sembuh.” Ayah nya Kinara tak mau mengerti.


“ Saya paham maksud Bapak, tetapi Bapak tak perlu melakukan ini, sebab jika Bapak melakukan ini maka saya yakin Kinara akan merasa sedih, Seperti yg kita tau Pak, Kinara tak akan pernah setuju.” AL masih mencoba memberi pengertian.

__ADS_1


“Usahakan jangan sampai Kinara tau Dok.” Ayah nya Kinara masih bersikeras.


“ Tidak Pak, saya tak bisa melakukan hal itu, cepat atau lambat Kinara akan mengetahuinya, jadi akan lebih baik kalo kita cari pendonor yg lain.” Tegas AL.


“ Jika saya menuruti Anda, apakah kita akan bisa mendapat kan orang yg mau mendonorkan sumsum tulang belakang nya, terlebih lagi mencari yg cocok itu sangat sulit Dok.” Jelas Ayah nya Kinara.


“ Percayalah pada Saya Pak, saya akan urus semua nya, dari pendonor hingga biaya Bapak tak perlu fikirkan, Cukup Bapak bilang setuju atau tidak nya.” AL meminta kepercayaan dari Ayah nya Kinara.


Ayah nya Kinara terdiam, dia bingung apa yg harus dia lakukan, jika dia menyetujui nya dia tau Kinara pasti nggak akan menyukai hal itu, Kinara tak akan mau menerima bantuan AL khusus nya masalah biaya.


Tetapi jika dia menolak maka hidup Kinara akan terancam.


“ Saya mengerti yg Bapak rasakan, Bapak pasti berfikir bahwa Kinara tak akan setuju menerima bantuan saya terutama untuk biaya nya, karna itulah saya minta tolong sekali lagi sama Bapak, agar Bapak tak perlu mengatakan hal ini pada Kinara.” Pinta AL.


Yg seketika membuyarkan lamunan Ayah nya Kinara yg tengah dilema.


Mendengar perkataan AL barusan, ayah nya Kinara hanya bisa mengangguk, yg artinya dia menyetujui segala nya.


“ Terimakasih Dokter, Anda sangat baik, saya berhutang budi pada Anda, sekali lagi terimakasih karna Anda telah begitu peduli pada Putri saya.” Tutur Ayah nya Kinara dengan rasa haru.


“ Kinara dan saya sudah kenal sejak SMA, jadi tentu saya sangat peduli pada nya.” sahut AL.

__ADS_1


“ Bahkan jika mau jujur saya lebih dari peduli pada nya Pak, saya sangat mencintai nya, karna itulah saya akan melakukan apa saja demi kesembuhan Kinara.” Tambah AL, tetapi tentu saja itu hanya dalam hati nya.


Dia tak mungkin mengatakan pada Ayah nya Kinara bahwa dia mencintai nya.


__ADS_2