Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
Si Julit


__ADS_3

Saat Kinara mematikan senter... Ketiga teman nya langsung tercengang... Bukan Hanya tercengang tapi mereka juga langsung bertanya & berhenti.


" Ada apa Ara?" Tanya Sinta


"Iya kenapa kamu matiin senter nya Ra?" sambung AL


" Tau nih Ara aneh banget." Tambah Rifky.


" Apa kalian dengar sesuatu?" Barulah Kinara menjawab.


" Nggak emang apaan?" Tanya Al


" Suara kek orang nangis gitu kak." sahut Kinara lagi.


Sontak bulu kuduk Al mulai berdiri... Tak heran Al adalah orang yg paling penakut.


" Masa sich Ra... Aku nggak dengar apapun" Jelas sinta.


" Coba dengar baik baik Sin.. Suer kayak suara bayi nangis." Kata Kinara dengan serius nya.


" Ahh ngarang kamu Ara... Bukti nya nggak ada suara apapun kecuali hanya suara kicauan burung." tegas Rifky.


" Ngapain aku ngarang." Jelas Kinara.


Setelah itu Kinara berpura pura seperti mencoba mendengar dengar sesuatu lagi.


" Ayolah serius Ara... Sumpah aku mulai merinding ini." Al berkata lagi.


" Kak kalau aku nggak dengar apapun nggak mungkin aku berhenti." tambah Kinara.


" Tuh kan sekarang kayak ada orang minta tolong sambil menangis." Kinara menambahi lagi.


Mendengar hal itu sontak Al langsung lari... Karna rasa takut sudah menghantui nya.. Karna lari terbirit birit tentu saja air yg di bawa nya tertumpah semua.

__ADS_1


Tidak hanya Al yg lari Rifky Dan Sinta juga ikutan... Kinara tertawa mengetahui teman teman nya ketakutan.


Mendengar Kinara tertawa.. Ketiga teman nya itu sadar bahwa Kinara telah mengerjai mereka.


Hal itu membuat Alfi kesal... Karna itulah dia langsung mendekati Kinara.


" Kamu keterlaluan." Tegas Al


" Loh kenapa? " jawab Kinara tegas.


" Berani nya kamu menakut nakuti kami semua... Lihat nih pakaian ku sampai basah.... Bahkan air nya sudah hampir habis karna tumpah... Tapi kamu malah menertawakan." Bentak Al.


" Itu salah kalian sendiri kenapa takut." Kinara membela diri.


Al benar benar marah mendengar perkataan Kinara... Bukan nya minta maaf malah mengejek nya penakut.


" Seandai nya kamu cowok... Aku pastikan kamu akan aku hajar.. Sayang nya kamu cewek... jadi bukan lah hal yg benar memukul cewek." Tegas Al lagi.


" Dasaar Cowok penakut... Malu sama umur." ejek Kinara lagi.


" Ara udah... kamu emang salah." Tukas Sinta.


" Mana ada lah.... Kalian aja yg penakut." Kinara tak mau kalah.


" Iya iya... Ya udah ayo jalan kita harus segera kembali ke tenda." ajak Sinta.


Mereka pun melanjutkan perjalanan... Hingga tiba di tenda.


Semua orang nampak heran melihat pakaian Al yg basah.


" Al kamu nyebur ya di sungai sampai basah gitu." Tanya Marsha salah satu teman sekelas Al.


" Al lari karna ketakutan." Sahut Rifky menjelaskan.

__ADS_1


Karna mendengar perkataan Rifky.. Beberapa teman teman mulai tertawa... Tentu saja itu membuat Al merasa malu.


Karna itulah Al hanya berdiam diri di bawah sebuah pohon... Dia bahkan nggak ada niat buat ikut menyalakan api unggun seperti teman teman yg lain.


Malam itu dia merasa di permalukan... Dan semua itu gara gara Kinara.


Kinara menyadari bahwa dia telah keterlaluan... Gara gara diri nya Al jadi di tertawakan teman teman.


Kinara merasa bersalah dan benar benar tak enak hati... Tapi apa yg hendak di kata semua sudah terjadi.


" Ara kamu kenapa?" Sinta bertanya saat Kinara hanya diam sambil menatap Al yg tengah duduk menyendiri di bawah pohon dan kegelapan malam.


" Sin.. Apa aku sudah keterlaluan." Sahut Kinara seadanya.


" Maksud nya?" Tanya Sinta tak paham.


" Kamu lihat dech kesana." Sambil berkata Kinara menunjuk Al yg tengah duduk menyendiri.


Sinta pun melihat kearah yg di tunjukan Kinara.


" Ara itukan Kak Al... Tapi ngapain dia duduk disana sendirian lagi." kata Sinta kemudian.


" Kayak nya dia merasa malu gara gara tadi aku julitin kalian.. Duuh Sin... aku benar benar nggak enak pada nya... aku nggak ada niat buat bikin dia malu... aku hanya iseng doank tadi... Aku nggak tau kalo bakalan kayak gini jadi nya." tutur Kinara dengan rasa bersalah.


" Kalo gitu kamu hampirin aja kak Al dan minta maaf pada nya." Sinta memberikan saran.


" Apa?" Kata Kinara kaget.


Akan kah Kinara menghampiri Al dan meminta maaf pada nya?


Lalu bagaimana kah dengan Al... Akankah dia memaafkan Kinara.?


Sampai jumpa di nex episode.

__ADS_1


__ADS_2