Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
NYARIS KEHILANGAN


__ADS_3

1 Minggu kemudian.


AL di kagetkan oleh sebuah telpon saat itu dia tengah menangani pasien yg tengah menderita DBD.


Namun karna itu bisa dibilang penyakit ringan maka AL bisa keluar ruangan sebentar dan melihat siapa yg menelpon nya.


AL tersenyum sekilas melihat nama yg tertera di layar ponsel nya.


Kemudian tanpa menunggu lama dia langsung menjawab nya.


“ Hallo Asalamualaikum Ara.” sapa AL langsung saja, Iya nomor tersebut adalah nomor Kinara.


“ Ini bukan Ara Dok, tetapi saya Kevin kakak nya Ara.” jelas Kevin dengan nada cemas.


“ Eem maaf ada apa ya kak, apakah Ara baik baik saja.” AL bertanya demikian sebab dari nada bicara Kevin yg tergesa gesa saja AL sudah bisa mengerti pasti ada masalah.


“ Dokter apa kau bisa kemari, Ara mimisan.” Kevin bicara to the point, dia tak ingin buang buang waktu.


“ Baiklah kak, saya segera kesana.” Usai berkata begitu tanpa bicara apapun lagi, AL langsung memutus panggilan telpon.


AL melajukan mobil nya dengan kecepatan super.


Hingga tak butuh waktu lama dia telah sampai di rumah nya Kinara.


Bergegas dia turun dari mobil dan sambil berlarian kecil tanpa mengucap salam dia langsung masuk begitu saja.


“ Syukurlah Anda datang Dokter.” Tutur keluarga Kinara.

__ADS_1


Saat itu Kinara telah terkulai lemas dan pingsan.


“ Apa yg terjadi pada Ara?.” AL bertanya seraya mendekati Kinara yg terbaring di sofa ruangan keluarga tersebut.


“ Setelah mengeluarkan darah dari hidung yg begitu banyak Kinara langsung tak sadarkan diri Dok.” Sahut Ibu nya Kinara Terisak.


“Kita harus membawa nya ke Rumah sakit.” Tegas AL.


“ Baiklah.” Sahut Kevin kakak nya Kinara, dan langsung mengangkat tubuh Kinara kemudian membawa nya kedalam Mobil AL.


Setelah semua orang masuk AL pun mulai melajukan mobil nya dengan cepat.


Saking cepat nya hampir saja mobil tersebut menabrak sebuah motor yg tiba tiba menyalipnya.


Untung masih bisa terhindar.


AL dan semua orang mengambil nafas lega karna selamat dari sebuah musibah yg hampir saja menimpa mereka.


“ Maaf.” Sahut AL singkat, sambil terus fokus pada jalanan dia tak mau terjadi hal hal yg lebih buruk lagi.


Untung jalanan tak ramai, hingga tak butuh waktu lama mereka telah tiba di rumah sakit.


Segera AL memanggil beberapa suster untuk membantu nya membawa Kinara keruang ICU.


AL pun masuk keruang ICU bersama para suster dan Dokter yg lain.


Sementara Keluarga Kinara menunggu di depan ruangan.

__ADS_1


Didalam ruangan ICU tersebut, langsung saja beberapa Suster memasang infus dan oksigen.


Namun sayang nya bukan makin membaik yg ada Kinara malah makin parah.


AL melihat dari layar monitor EKG bahwa sudah tak ada denyut jantung lagi disana.


Dengan gesit AL mengambil Defibrilator dan mulai menempelkan nya di bagian dada Kinara.


Sesekali Kinara terlonjak, akan tetapi denyut jantung nya masih belum terlihat.


Maka AL melakukan nya sekali lagi, dan tak lama setelah itu barulah jantung nya kembali berdetak.


AL mengambil nafas lega.


Setelah menyuruh Suster melakukan beberapa hal barulah AL keluar dari ruangan tersebut.


Begitu AL keluar ruangan, dia langsung saja di serbu oleh pertanyaan dari pihak keluarga Kinara.


“ Bagaimana keadaan Ara Dok?.” Tanya Kevin, ayah nya Kinara dan juga Ibu nya Kinara bersamaan.


“ Alhamdulilah sekarang Kinara baik baik saja.” Jelas AL.


Ayah nya Kinara, ibu nya dan juga Kevin kakak nya Kinara mengucap syukur dan menghembuskan nafas lega.


“ Lalu apakah kami bisa melihat nya?.” Tanya Kevin.


“ Tunggulah dia di pindahkan ke ruang perawatan, dan iya apa bisa salah satu dari kalian ikutlah keruangan saya, ada yg ingin saya bicarakan.” Tambah AL.

__ADS_1


“ Baiklah Dok.” Ayah nya Kinara yg bersama AL keruangan nya.


Kira kira apa yg ingin AL bahas Ya???🤔🤔


__ADS_2