
6 Tahun kemudian.
Di sebuah rumah sakit yg ada di Prabumulih yakni rumah sakit Pertamina.
Saat itu Kinara di temani kakak nya tengah berbincang dengan seorang Dokter specialis Kanker, Nama nya Dokter Excel.
Iya saat ini Kinara diagnosa menderita Leokimia.
Sudah 6 bulan ini Kinara terus saja berobat dan menjalani Kemotheraphy.
Itu juga yg terjadi hari ini, Kinara sedang berbicara sama Dokter yg selama ini menangani nya yakni Dokter Excel.
" Bagaimana keadaan Adik saya Dokter?." Tanya Kevin kakak nya Kinara. Setelah Kinara melakukan pemeriksaan.
" Sejauh ini semua nya masih bisa di bilang aman, belum ada perkembangan yg pesat mengenai sel kanker tersebut, itu dikarnakan Kinara menjalani Kemotheraphy, tetapi saya kurang tau apa yg akan terjadi ke depan nya." Tutur Dokter Excel terus terang.
Memang saat ini itulah kondisi Kinara, dia tengah mengidap Leokimia stadium 2.
Meskipun tengah sakit parah, Kinara tak pernah menyerah, dia selalu mencoba tegar, khusus nya dihadapan orang orang yg menyayangi nya, meskipun sering kali dia menangis seorang diri didalam kamar nya.
" Lalu apakah adik saya masih bisa disembuhkan?." Tanya Kevin detail.
" Insya Allah, jika Allah mengizinkan, kan tak ada penyakit yg tak ada obat Pak." Tukas Dokter Excel.
__ADS_1
Kevin kakak nya Kinara pun menganggukan kepala nya.
" Percaya lah pada kuasa Tuhan, terlebih lagi karna saat ini Kinara telah menjalani Kemotheraphy, mudah mudahan cara ini berhasil membuat Kinara sembuh kembali." Tambah Dokter Excel lagi.
Sama seperti tadi Kevin kakak nya Kinara hanya mengangguk saja.
" Dan iya satu lagi Pak Kevin, Mulai hari ini dan seterus nya bukan saya lagi yg akan menangani adik anda, sebab saya telah di pindah tugaskan ke Rumah Sakit Caritas Palembang." Dokter Excel memberitahukan tentang diri nya yy tak bisa menangani Kinara secara khusus lagi.
Kevin tercengang, selama ini Dokter Excel lah yg telah menangani Kinara, Dokter Excel juga specialis kanker.
Kinara hanya bisa berdiam diri mendengar percakapan kakak nya bersama sang Dokter.
" Terus bagaimana dengan adik saya Dokter?." Tanya Kevin khawatir.
" Apakah dia akan setuju untuk menangani adik saya, apakah dia bisa di percaya seperti Anda, dan apakah dia paham mengenai penyakit adik saya?." Tanya Kevin lagi.
" Pasti Pak Kevin, anda tak perlu khawatir, dia memang sudah di tugaskan menggantikan saya, sehingga apapun pekerjaan saya selama disini dia yg akan mengambil alih, Nanti saya juga akan menjelaskan tentang keadaan Kinara pada nya." Dokter Excel memberi pengertian kepada Kevin.
" Baiklah Dok, lalu mana orang nya?." Tanya Kevin tak sabar.
" Mungkin sebentar lagi dia akan sampai kesini, Tunggulah dulu." Tegas Dokter Excel.
" Apakah yg Dokter maksud semalam ingin menyampaikan hal penting kepada Saya, adalah mengenai ini?." Kevin bertanya lagi.
__ADS_1
Karna memang semalam Dokter Excel telah menghubungi Kevin dan mengatakan bahwa besok adalah jadwal nya Kinara melakukan pemeriksaan, dia juga mengatakan ada hal penting yg mau dia bicarakan.
" Iya tepat sekali Pak Kevin."
Suara ketukan pintu di ruangan itu terdengar. Hingga Kevin dan Dokter Excel tak meneruskan percakapan mereka.
" Masuklah." Titah Dokter Excel.
Kinara yg tadi nya sibuk memainkan ponsel nya menghentikan nya dan memasukan ponsel nya kedalam tas.
Kreek.
Pintu ruangan itu terbuka.
Secara berasamaan, Ketiga orang yg ada di ruangan itu menoleh.
Dokter Excel tersenyum.
Kevin bereaksi biasa saja
Namun tidak dengan Kinara, Dia begitu terkejut melihat Seorang Dokter yg kini tengah berjalan untuk menghampiri mereka.
Siapakah Dokter itu??.
__ADS_1