Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.

Ku Sebut Nama Mu Dalam Do'A.
MASALAH


__ADS_3

Di rumah sakit.


Setelah kepulangan Kevin kakak nya Kinara, yg tersisa hanya AL dan Kinara saja.


AL duduk di sebuah kursi yg ada disamping tempat tidur Kinara.


Sedangkan Kinara hanya menunduk saja.


“Ara.” Panggil AL membuka pembicaraan.


“Iya Dok.” sahut Kinara.


“ Panggil saja aku seperti biasa nya.” Titah AL.


Kinara hanya mengangguk.


“ Apakah ada yg membuatmu stress akhir akhir ini?.” AL bertanya serius.


“ Nggak ada kak.” Sahut Kinara menutupi yg sebenar nya.


Sebab Kinara memang sedikit stres memikirkan kata kata AL, yg menyatakan cinta pada nya, dan dia juga punya perasaan yg sama, namun dia tak berdaya untuk menerima AL.

__ADS_1


Itulah yg membuat fikiran nya terganggu.


“ Lalu apakah kamu terlalu lelah?.” Tanya AL lagi.


“ Nggak juga kak, mungkin tubuh ku saja yg terlalu rapuh.” sahut Kinara, sudah tau alasan mengapa AL bertanya demikian.


“ Iya aku ngerti.” Sahut AL menghembuskan nafas nya kasar.


“ Ara, bukan kah sudah berulang kali aku ingatkan pada mu, agar kau jangan terlalu lelah, jangan terlalu banyak fikiran, usahakan agar dirimu santai.” Tegas AL.


“ Iya kak, aku tau.” Jawab Kinara.


“ Bagus.” AL bicara sambil mengusap rambut Kinara dengan lembut. Kinara hanya tersenyum tipis.


“ Ara, Cepat atau lambat kamu harus operasi, jika tidak...”


“ Maka aku akan mati.” Kinara memenggal bicara AL.


Mata AL mulai berkaca kaca menatap Kinara.


Namun Kinara tetap mencoba tersenyum.

__ADS_1


“ Kak, Operasi itu butuh biaya yg tak hanya sedikit, belum lagi aku juga harus mencari pendonor yg cocok.” Tutur Kinara.


“Masalah biaya kamu tak perlu memikirkan nya Ara, serahkan semua nya pada ku, dan mengenai pendonor juga biar aku yg urus semua nya, cukup kamu bilang setuju dan tidak nya saja.” Tegas AL.


“ Aku tak bisa memutuskan kan kak, karna itu semua harus ada izin dari pihak keluarga ku juga kan.” sahut Kinara seada nya.


“ Iya betul sekali, maka dari itu nanti aku akan bicara pada keluarga mu.” Tambah AL.


“ Terimakasih kak, tapi maaf kakak nggak usah repot repot, aku masih punya keluarga dan aku yakin mereka tau yg terbaik untuk ku.” Kinara mengatakan hal itu agar AL tak membantu apapun, dia tak mau merasa berhutang budi pada AL, dan dia juga tak mau semakin mencintai AL.


“ Baiklah jika itu mau mu.” AL tak punya pilihan selain mengiyakan saja.


POV ALfianda


“ Kamu boleh saja menolak sesuka hati mu Ara, tapi aku akan tetap membantumu, aku nggak akan biarkan terjadi sesuatu pada mu, jika hal itu terjadi maka aku nggak akan bisa memaaf kan diri ku sendiri. Sudah cukup 6 tahun lama nya aku kehilangan kamu, kali ini aku nggak akan membiarkan hal itu terjadi lagi, dan aku bersumpah pada Mu Ya Allah, jika kau ambil hidup nya maka kau juga harus mengambil hidup ku juga.”


Itulah perkataan ku dalam hati, dan aku juga akan terus meminta pada Tuhan agar memberimu kesembuhan Ara.


Aku harap Tuhan akan mendengar dan mengabulkan doa ku kali ini.


“ Jika ada kebaikan yg ku lakukan selama ini dengan berusaha membantu orang orang yg membutuhkan bantuan, maka sebagai imbalan nya berikan lah kesembuhan untu orang yg paling aku sayangi saat ini yaitu Kinara.”

__ADS_1


Setiap shalat ku, hanya itulah yg aku minta pada Tuhan. Dan aku tak akan pernah bosan untuk menyebut nama nya dalam Doa ku.


__ADS_2