
Hari terus berjalan, hubungan Kinara dan AL semakin dekat.
Tak terasa sudah waktu nya AL meninggalkan sekolah tersebut.
Pagi pagi sekali AL telah bangun dan melaksana kan shalat fardhu dua rakaat.
Pagi itu AL berdoa semoga dia lulus dengan Nilai yg memuaskan. Agar dia bisa mengejar cita cita nya untuk menjadi seorang Dokter.
Dengan perasaan harap harap cemas, AL berjalan menelusuri koridor sekolah, Untuk menemui teman teman nya, dan menunggu pengumuman kelulusan.
Tepat jam 09:00 waktu setempat, kepala sekolah meminta para murid kelas 12 untuk betkumpul dihalaman sekolah. Yg itu artinya pengumuman kelulusan akan segera di umumkan.
Semua orang langsung berkumpul dengan perasaan deg deg an.
Karna semua murid kelas 12 sudah berkumpul, Dengan pelan tapi pasti kepala sekolah SMA negeri 2 Yakni pak Ngatijo. Melangkah menaiki podium.
Dan dengan mengucap syukur Alhamdulillah dia mengumumkan bahwa semua nya di nyatakan LULUS.
Semua yg mendengar bersorak bahagia sekaligus merasa sedih karna akan berpisah dengan Guru dan juga teman teman mereka.
Kepala sekolah mengumumkan bahwa masih AL lah yg menjadi juara 1 umum.
Yg artinya AL lulus dengan nilai terbaik.
__ADS_1
AL diminta untuk menyampaikan sepatah dua patah kepada teman teman nya.
Kali itu AL berpesan untuk teman teman nya, terkhusus untuk adik kelas nya, agar mereka bisa belajar dengan giat, dan setulus hati, agar bisa mendapatkan nilai terbaik seperti diri nya.
Inti nya pesan AL kali itu, memberi motivasi kepada teman teman nya maupun pada adik kelas nya.
Pesta saling mewarnai seragam dengan cat semprot pun di mulai, semua orang begitu gembira dan bahagia.
Setelah saling mewarnai dengan teman teman nya, bergegas AL menuju kelas Kinara.
Dia ingin membicarakan sesuatu pada Kinara sekaligus mengucapkan salam perpisahan.
Namun sayang sekali hari itu Kinara tak ada di sekolah, tak heran karna Kinara masih kelas 10 jadi mereka langi classmeeting.
Namun dia tak putus asa, AL mencoba untuk menemui Kinara di rumah nya.
Dengan perasaan senang, dengan segera dia menancap gas kawasaki Ninja nya dengan pelan namun pasti.
Butuh waktu 20 menit lama nya dari sekolah ke rumah Kinara.
Tiba didepan rumah nya Kinara, AL di suguhi dengan pemandangan yg sama sekali tak pernah dia bayangkan.
Iya, Saat berada di depan rumah Kinara, AL melihat Kinara sedang berbicara dengan seorang lelaki muda yg kira kira seumuran dengan nya, dari gerak gerik mereka seperti nya mereka adalah pasangan kekasih.
__ADS_1
Tubuh AL langsung lemas dengan seketika, ada rasa perih diulu hati nya.
Iya AL patah hati untuk pertama kali nya.
Selama ini AL telah menyadari bahwa dia mencintai Kinara, dan hari ini sebelum mengucapkan perpisahan, AL berniat mengutarakan perasaan nya yg sebenar nya.
Rencana nya Jika Kinara menerima maka dia akan berjanji setelah dia lulus Kuliah maka dia akan langsung melamar Kinara.
Namun semua itu hanya tinggal rencana saja, Sebab gadis pujaan nya itu telah mempunyai kekasih.
Benar apa yg di fikirkan AL, lelaki yg bersama Kinara itu adalah pacar nya Kinara, sejak kelas 3 SMP Kinara pacaran dengan Rafly Erlangga, atau yg lebih akrab di sapa Elang.
Hubungan Kinara dan Elang sudah berjalan hampir 2 tahun lama nya.
Melihat pemandangan yg ada didepan mata nya seketika AL langsung melangkah mundur dengan perasaan yg amat tertekan.
Dia benar benar dilema, harus mengatakan perasaan nya atau tidak, jika dia mengatakan dia juga pasti akan mendapat penolakan, dan itu rasa nya pastilah sakit, Namun jika dia tak mengatakan itu akan menjadi cinta yg tak pernah terucap dan itu jauh lebih sakit lagi.
Hingga sesaat kemudian AL memutuskan untuk tetap memendam perasaan nya, Biarlah dia dan Tuhan saja yg tau betapa besar dan dalam nya perasaan nya terhadap Kinara.
AL juga menyadari arti cinta yg sesungguh nya, bukankah cinta yg tulus itu mengandung pengorbanan.
Jadi biarlah dia yg mengorbankan perasaan nya, asal dia bisa melihat Kinara bahagia itu sudah cukup bagi nya.
__ADS_1
Dengan langkah lesu dan perasaan yg sangat hancur. AL kembali menaiki sepeda motor nya dan langsung pergi dari rumah Kinara tanpa menemui nya dulu.