Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
WANITA PEMUNGUT SAMPAH


__ADS_3

Sesampainya di Bandung Hamra mulai beradaptasi di Bandung, mengenal dekat untuk menikmati Bandung dan mencari pengalaman di Bandung.


Baru pertama Hamra datang ke Bandung untuk berkelana. Hari itu Hamra menikmati tempat tinggal yang begitu bagus dan mewah yang tidak tau apa yang dirasakan itu seenak itu serta ia menata yang bagus sesuai dengan seleranya.


Ketika setelah menata, Hamra membuang sampah di tempat sampah yang ada di depat rumah kostnya, ia segera memasuki rumah, tak di sangka iya seolah membuka jendelajendela ia melihat wanita pemungutan sampah yang mengambil sampah di rumahnya.


Hamra hanya berfikir biasalah ia melihat pemunggut sampah itu, tetapi ini beda seorang wanita muda muda.


Hamra berfikir sejenak sambil menatap kedalam rumah.


" Aku heran, Wanita muda itu memunggut sampah," Ucap Hamra


" Ah aku jadi penasaran, " Ucap Hamra


Melihat kembali kearah jendela wanita itu sudah tidak ada entah kemana.


" Entahlah," Ucap Hamra


Dengan kejadian ini, Hamra semakin penasaran dan ia menunggu bebarapa hari, apakah wanita itu setiap hari mengambil sampah di tempat itu.


Waktu berganti ia mengawasi dan menunggu, akhirnya Wanita itu mengambil sampah setiap hari di rumah itu, bahkan satu komplek.


Hamra pun mulai bertanya kepada penjaga kost disitu.


" Pak behenti, Hamra mau bertanya boleh," Ucap Hamra


" Boleh, apa yang di tanyakan," Jawab Penjaga


" Apakah setiap hari wanita pemunggut sampah mengambil sampah disini, " Ucap Hamra

__ADS_1


" Iya setiap hari dia selalu memunggut sampah di sini, " Ucap penjaga


" Oh kalau begitu Terima kasih ya pak atas informasinya, " Ucap Hamra


" Sama-sama, " Jawab penjaga


Hamra meninggalkan, ia segera mencari tau siapa wanita itu, Hamra menunggu esok hari untuk mengetahui secara jelas tentangnya.


Pagi pun tiba, Hamra bersiap diri untuk menunggu Wanita itu datang untuk memungut sampah, tak disangka Wanita itu telah tiba untuk memungut sampah.


Hamra bersiap untuk mengambil baju dan bersiap untuk mengikutinya, wanita itu berjalan menuju setapak jalan yang sempit, Hamra mengikutinya secara sembunyi-sembunyi.


" Hai kak sudah pulang, " Ucap para anak-anak kecil


" Alhamdulillah, kakak bawa Sampah banyak untuk di jual, nanti kita bisa makan, " Jawab wanita pemulung


" Alhamdulillah nak, maaf kan ibu tidak bisa membahagiakan kamu, " Sahut Ibunya


" Begitu kasih mereka, aku tidak tega melihatnya, " Batin Hamra


Tak disangka Hamra terjatuh karena tak sadar di bawanya terdapat sarang semut merah yang gatal.


" Ahh banyak semut, " Ucap Hamra sambil terjatuh


" Bentar kalian disini, kakak akan membantunya, " Ucap Wanita itu


" Bangun kenapa kau, cepat kesini banyak semut merah, tadi kau mengikutiku ya, " Ucap Wanita itu dengan marah


" Ada semut, maaf aku tadi mengikuti karena saya ingin tau, " Ucap Hamra

__ADS_1


" Kau mengikutiku, dasar kau kata-kata, " Jawab Wanita dengan marah


" Sudah jangan marah, tahan amarahmu sayang, " Sahut Ibunya


" Maaf kan aku gak akan berbuat jahat, hanya penasaran, " Jawab Hamra


" Apa yang di katakan anak ini benar, dia hanya penasaran dan tidak ngapain kamu jadi jangan memiliki sikap negatif sayang, " Sahut Ibunya


" Iya ibu, " Jawab Wanita


" Ya sudah ibu tinggal, ngobrol saja, " Sahut Ibunya


" Oh iya siapa namamu, aku namnya Hamra, " Ucap Hamra


" Nama aku Isna, " Jawab Isna


" Nama yang indah seperti orangnya, " Ucap Hamra


" Biasa aja, aku hanyalah orang pemulung, " Jawab Isna


" Tidak apa, jangan pernah berfikiran begitu semua bagus, yang penting halal, " Jawab Hamra


" Iya yang penting halal dan berkah, " Ucap Isna


" Oh iya aku punya sedikit uang buat kamu, semoga bermanfaat untuk kamu dan anak-anak," Jawab Hamra


" Tidak usah, " Ucap Isna


" Tidak apa-apa, anggap saja ini sedekah dari saya untuk kalian, kalau begitu waktu sudah sore aku mau pulang, semoga kita bisa bertemu kembali, " Jawab Hamra

__ADS_1


" Iya, Terima kasih atas sedekahnya, " Ucap Isna


Akhirnya Hamra sudah tau tentang wanita pemulung itu yang setiap hari mengambil sampah di komplek kostnya, membuat Hamra tenan untuk menjalani kehidupannya yang penuh dengan penasaran, apakah Isna suka dan jatuh hati padanya.


__ADS_2