Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
PERMAINAN


__ADS_3

Setelah Hamra menerima permintaan apa yang harus dilakukan agar Video tidak disebar makan Hamra menerima tawarannya Vania.


" Oh begitu ya, oke siapa takut tapi kamu harus melakukan yang aku mau, jika tidak maka siap-siap maka hidupmu dah Calon istrimu akan menerima video ini," Ucap Vania


" Tidak usah basa-basi," Jawab Hamra


" Oh iya kamu belum tau nama aku, aku wanita yang paling cantik yang dimana sangat mencintaimu, nama aku Vania Harsono," Ucap Vania


" Tidak perlu aku juga tidak butuh namamu," Jawab Hamra


" Wau begitu manis dan tampannya dirimu, jika kamu bersikap seperti itu, jadi bikin tambah suka," Ucap Vania


" Terus aku harus gimana, aku tidak suka cewek seperti kamu yang berani mainnya tidak baik, dan hanya buang waktuku, kalau begitu apa yang harus aku lakukan biar segera kamu hapus video dan lepaskan aku dari mu," Jawab Hamra


Ayuna saat dicafe tidak sengaja bertemu mantan kekasihnya yang sudah menikah.


" Sepertinya aku tidak asing terhadapnya, Ayuna mantan aku," Ucap lirih Danil


" Ayuna, bolehkah aku gabung denganmu," Ucap Danil


" Oh Mas Danil, boleh saja silahkan mas, " Jawab Ayuna


" Tumben sendiri, oh iya bagaimana kabar kamu baik kan," Tanya Danil


" Alhamdulillah baik mas, bagaimana kabar mas juga baik juga," Jawab Ayuna


" Alhamdulillah baik seperti hari ini," Ucap Danil


" Alhamdulillah kalau begitu Mas pesan apa, biar aku pesankan," Jawab Ayuna


" Tidak usah aku sudah pesan tadi, sebentar lagi dia pasti antar kesini, oh iya bagaimana sekarang apakah masih sendiri," Tanya Danil


" Oh begitu ya, alhamdulillah Mas sudah ada yang serius tinggal untuk melakukan lebih serius lagi, bagaimana dengan Mas kayaknya aku dengan Mas udah nikah," Jawab Ayuna


" Alhamdulillah kalau sudah ada yang serius aku do'akan yang terbaik untukmu," Ucap Dani


" Entahlan Ayuna aku hanya dimanfaatkan oleh istriku, dan dirinya lebih memilih yang lainnya, dan sekarang diriku sendiri aku sangat menyesal kenapa aku harus melakukan itu dahulu," Ucap Danil

__ADS_1


" Sudahkah Mas jangan disesali semua adalah jalan untuk mengubah diri lebih baik lagi, dan aku ikut sedih mendengarnya semoga Mas Danil bisa menjalan lebih baik lagi," Jawab Ayuna


" Iya Ayuna, Terima kasih," Ucap Danil


" Terima kasih ya mbak," Sahut Ayuna


" Sama-sama, mari," Jawab pelayan


" Oh tenang saja pokok Mas Hamra ikuti apa yang aku suruh, lebih jelasnya jadi pacar aku, ingat ketika aku mengajak Mas namun harus mesra denganku," Ucap Vania


" Tidak sudi aku, itu sangat membuatku tidak nyaman, " Jawab Hamra


" Itu terserah Mas, semua keputusan atas ditanya Mas," Jawab Vania


" Oh iya aku dengan Mas udah berencana dan bersiap untuk segera melamar wanita yang Mas cintai yaitu Ayuna Yusuf, apakah benar," Ucap Vania


" Kamu tidak perlu tau apa yang harus aku lakukan, karena kamu tidak siapa-siapa aku, jadi jangan ikut campur, " Jawab Hamra


" Aku tidak ikut campur tapi aku berusaha untuk mendapatkan kamu sebelum janur kuning melengkung, bukannya benar itu Mas pepatah itu, jadi aku semangat untuk mendapatkan kamu sebelum kamu dimiliki orang lain," Ucap Vania


" Berdebah kau, dasar wanita, astaghfirullah..., " Jawab Hamra


" Baik taruh disitu, Terima kasih," Jawab Danil


" Terima kasih ya mbak," Sahut Ayuna


" Sama-sama, mari," Jawab pelayan


" Oh tenang saja pokok Mas Hamra ikuti apa yang aku suruh, lebih jelasnya jadi pacar aku, ingat ketika aku mengajak Mas namun harus mesra denganku," Ucap Vania


" Tidak sudi aku, itu sangat membuatku tidak nyaman, " Jawab Hamra


" Itu terserah Mas, semua keputusan atas ditanya Mas," Jawab Vania


" Oh iya aku dengan Mas udah berencana dan bersiap untuk segera melamar wanita yang Mas cintai yaitu Ayuna Yusuf, apakah benar," Ucap Vania


" Kamu tidak perlu tau apa yang harus aku lakukan, karena kamu tidak siapa-siapa aku, jadi jangan ikut campur, " Jawab Hamra

__ADS_1


" Aku tidak ikut campur tapi aku berusaha untuk mendapatkan kamu sebelum janur kuning melengkung, bukannya benar itu Mas pepatah itu, jadi aku semangat untuk mendapatkan kamu sebelum kamu dimiliki orang lain," Ucap Vania


" Berdebah kau, dasar wanita, astaghfirullah..., " Jawab Hamra


" Omong kosong,kau jika ia berjuang dengan baik kamu berjuang dengan perlakuan yang sangat jahat bahkan lebih dari cara binatang, " Jawab Hamra


" Tidak apa Mas kan juga cara itu, harusnya kamu tau bahwa aku sangat mencintai semua cara akan aku lakukan terhadapmu," Ucap Ayuna


" Ya sudah Mas Danil silahkan dinikmati dahulu, kita makan malam terlebih dahulu, " Ucap Ayuna


" Iya mari, selamat makan malam," Jawab Danil


" Alhamdulillah sedikit lega ada teman untuk melupakan masalah sejenak walaupun aku bertemu dengan mantan ku, semoga kehidupan dirinya lebih baik untuk kedepannya," Batin Ayuna


Mereka menikmati makan malam di cafe dan bahkan mereka melepaskan masalah masing-masing agar dia merasa bahagia tanpa beban.


" Ya sudah Mas Hamra, aku pamit mau ke salon dahulu malam ini, sampai jumpa lagi sayang, muach," Ucap Vania


Hamra hanya berdiam.


" Ya sudah waktu sudah semakin malam kalau begitu Ayuna mau pamit pulang dulu ya, Terima kasih sudah bercerita dan mau menemani Ayuna untuk bincang-bincang kali ini, kita juga jarang bertemu jadi ini seperti temu kenangan lama," Ucap Ayuna


" Sama-sama, saya juga Terima kasih sudah mau mendengar cerita dan keluh kesahku, lain kalinya kita bisa bertemu lagi dan berbincang-bincang seperti ini lagi, " Jawab Danil


" Semoga aja Mas, kalau begitu aku pamit selamat malam," Ucap Ayuna


" Oh iya lupa katanya sebentar lagi ada acara temu alumni sekolah jadi kita bisa bertemu lagi," Ucap Danil


" Iya Mas semoga kita bisa bertemu lagi, " Jawab Ayuna


" Ya Alloh kenapa kau datangkan wanita penggoda seperti itu kepadamu, aku sangat tidak suka bagaimana nanti jadinya jika aku tidak mau menurutinya, dan apakah aku harus mengikutinya, sedangkan akun takut jika keluarga Ayuna tau dan Ayuna tau soal ini," Ucap Hamra sambil binggung muka sangat sebal.


" Aku harus bagaimana, aku harus melakukan apa, aku tidak boleh untuk begini, ikutin mainin wanita gila itu, aku harus pintar dan harus mengikuti dan mencari kelemahan dari dirinya," Ucap Hamra


" Setelah aku tau kelemahan dia aku akan menbuat dirinya jauh dari diriku, saat ini aku boleh utuk untuk diperbudak dirinya, tapi aku harus bisa terbebas dari jerat gilanya itu," Ucap Hamra


Hamra sangat kesal dan capek, akhirnya dirinya menutup kiosnya untuk segera pulang untuk beristirahat, dan mengarahkan tubuhnya yang sedikit rapuh menghadapi masalah yang sangat berat ini, yang harus menurunkan dirinya untuk menyelamatkan jati dirinya kepada calon mertua serta calon istrinya.

__ADS_1


__ADS_2