
Setelah meeting selesai Ayuna dan Ayah Yusuf pulang ke rumah, yang berbarengan dengan Ayuna yang bilang kepadanya tentang Hamra yang naik jabatan,Ayuna berbicara apa yang di dengar dari sahabat Hamra jika dirinya naik jabatan ke jabatan yang lebih tinggi.
Ayah Yusuf tak termakan semua apa yang di ceritakan Ayuna kepada Ayah Yusuf, yang membuat Ayuna menangis dan sedih.
" Apa yang kau katakan itu belum tentu benar, Jangan-jangan Hamra bohongi kamu, tentang semua cerita ini, " Ucap Ayah Yusuf
" Aku dapat informasi ini dari sahabat nya dan yang satu kantor Yah, masak Ayah tidak percaya kepadanya, " Jawab Ayuna
" Sudah gak usah kau dengarkan omongan tidak penting, " Ucap Ayah Yusuf
" Kenapa Ayah tidak mau membuka hati buat pilihan Ayuna, Hamra disana berjuang untuk membuktikan agar Ayah menerimanya," Ucap Ayuna
" Tapi Ayah tidak setuju dengan itu, Jika Ayah menyetujui maka Ayah akan di kenal orang yang berbohong kepada teman baik Ayah jika tidak melanjutkan perjodohan ini, jadi jangan kau bantal perkataan Ayah, " Ucap Ayah Yusuf
" Tapi Ayuna tidak suka, apalagi Ayuna belum sama sekali bertemu dengan mereka, yang membuat Ayuna bertanya-tanya, " Jawab Ayuna
" Ya suatu hari kamu akan bertemu, " Ucap Ayah Yusuf
" Kenapa Ayah menerima perjodohan tidak akan seperti ini, " Jawab Ayuna
Arman pun bersenang hati bahwa rencana yang selama ini di inginkan ayahnya Hamda berjalan dengan baik dan lancar, Arman harus siap bersedian untuk menyelidiki dan mengikuti setiap harinya.
📞" Selamat malam, semua berjalan dengan baik Pak, " Ucap Pak Arman
📞" Terima kasih informasi nya, ya pak, " Jawab Ayah Hamra
📞" Iya Pak, ya sudah hanya memberitahukan infomasi, " Ucap Pak Arman
📞" Iya tidak apa-apa, " Jawab Ayah Hamra
Ayuna yang menangis di dalam mobilnya, dan terus menangis dan bersedih, sesampainya di rumah Ayuna langsung berlari menuju kamar sambil menangis.
" Sayang... Kenapa dengan mu... Sayang..., " Ucap Mama Nadia
" Terima kasih, silahkan beristirahat, " Ucap Ayah Yusuf ke Sopir pribad
" Ayah apa yang terjadi kepada Ayuna, dia menangis, " Ucap Mama Nadia
" Biasa Ayuna menangis karena apa yang ia inginkan aku tolak dan dia hanya menangis, " Ucap Ayah Yusuf
" Ayah kamu ini tega membuat hati Ayuna bersedih dan menangis, coba pahami dan sekali ini Ayah dengar apa yang ia katakan," Jawab Mama Nadia
" Sudah Ayah capek, mau bersih diri dan istirahat, " Ucap Ayah Yusuf
" Ayah...., " Ucap Mama Nadia
Ayah Yusuf meninggalkan Mama Nadia dan menuju ke kamarnya, Mama Nadia menghampiri Ayuna di kamarnya.
" Sayang Mama boleh masuk, " Ucap Mama Nadia sambil masuk kamar Ayuna
__ADS_1
" Udah jangan menangis terus, kalau ada waktu kamu boleh cari apa yang bikin hatimu bahagia, Sudah berhenti menangis, selamat malam, " Ucap Mama Nadia
" Kasih Den Ayuna baru lihat akhir ini sedih, semenjak tidak di restui pilihan Neng Ayuna, " Ucap Mbok Suni
" Kasih atu lihatnya mamang, " Jawab Mamang
" Tapi gimana lagi, Tuan besar tidak bisa di ganggu gugat, " Sahut Padjo
" Tapi mbok yo dengerin dan lihat dulu kan bisa yo, " Jawab Mbok
" Yah gimana lagi, Kita tidak tau apa-apa, " Ucap Mbok Suni
" Ya sudah udah malam kembali ke kamar kalian istirahat, besok kerja lagi, " Ucap Mamang
" Iyo ayo...., Udah malam, " Jawab Padjo
Mama Nadia menuju ke kamar dan tidur malam, semua menikmati malam dengan mimpi yang indah.
Keesokan harinya.
" Ma Ayuna berangkat kerja dahulu, setelah itu Ayuna pulang malam mau menghilangkan kesedihan, " Ucap Ayuna
" Kok pagi -pagi amat, tidak ikut sarapan dahulu, iya tidak apa tapi nanti kasih informasi Mama terus, " Jawab Mama Nadia
" Iya agar aku tidak ketemu Ayah, kalau melihat Ayah pasti aku teringat dengan dirinya, " Jawab Ayuna
" Pasti Ayuna kasih tau terus Mama, aku berangkat dulu da..., " Ucap Ayuna
Ayuna berangkat ke kantor dengan pagi sekali dan langsung ke rumah Dewi.
" Hey pagi-pagi udah siap, kenapa, " Ucap Dewi
" Udah aku cerita kapan saja, aku boleh masuk ni, " Jawab Ayuna
" Masuk sajalah, santai, " Ucap Dewi
" Ya udah sarapan disini nanti ke kantor bareng saja, " Ucap Dewi
" Iya, kalau begitu aku bersih diri dulu kau santai aja di sini, " Ucap Dewi
" Iya sana, " Jawab Ayuna
Ayah Yusuf yang sudah siap ke kantor turun ke ruang makan menyanyakan Ayuna.
" Ayuna ke mana tidak ikut sarapan pagi, " Ucap Ayah Yusuf
" Dia berangkat ke kantor pagi -pagi sekali, " Jawab Mama Nadia
" Ya sudah lah, bagus kalau kerjanya bagus dan sikap kerja yang baik, " Ucap Ayah Yusuf
__ADS_1
" Ayah..., " Jawab Mama Nadia
" Sudah makan tidak usah membantah, " Ucap Ayah Yusuf
Mama Nadia berhenti dan meneruskan sarapan pagi agar tidak menimbulkan kekacauan.
Mama Nadia mencoba untuk menahan dan sabar menerima serta menjalankan seoarang istri yang baik.
" Aku sudah siap, ayo kita sarapan dulu, pasti sudah di siapkan oleh bibi, " Ucap Dewi
" Iya maaf aku jadi nya sarapan disini, "Jawab Ayuna
" Santai lah kau kan sahabatku, " Ucap Dewi
" Iya Terima kasih, " Jawab Ayuna
" Ya sudah sarapan yang banyak kalau sudah kita berangkat keburu telat ke kantor, " Ucap Dewi
" Iya iya, " Jawab Ayuna
Ayuna dan Dewi menikmati sarapan pagi dengan nikmat, sampai ia selesai dan melaju menuju kantor kerjaannya.
" Sudah selesai ayo kita berangkat, " Ucap Ayuna
" Sudah ayo berangkat, capcus, " Jawab Dewi
Mereka berangkat ke kantor, dan akhirnya sampai di kantor.
" Sampai juga, ya sudah kita langsung menuju ke ruang kita, " Ucap Ayuna
" Oke deh, " Jawab Dewi
" Nanti setelah Pulang kerja kita kelaur ke cafe ya untuk menemani aku, aku lagi sedih ini," Ucap Ayuna
" Oke nanti aku temenin, ya sudah Ayo, " Jawab Dewi
" Terima kasih, " Ucap Ayuna
Jam kerja pun dimulai, Ayuna dan Dewi berkerja di kantor dengan giat, Kerja yang banyak tugas dari atasan, dokumen selesai, dokumen yang lain datang, sehingga Ayuna dan yang lainnya mengerjakan dengan giat agar cepat selesai.
" Sebentar lagi Waktu pulang tiba, kita jadi kan Ayuna, " Ucap Dewi
" Iya jadilah, hey tugas kamu udah selesai kok ke ruangan aku, " Jawab Ayuna
" Alhamdulillah sudah, nie tinggal nunggu kamu, " Ucap Dewi
" Ya sudah kau sabar tunggu di ruangan kamu dan tunggu waktu pulang tiba, " Jawab Ayuna
" Sebentar lagi pulang jadi aku nunggu kamu aja sini, tinggal 10 menit waktu pulang tiba, " Ucap Dewi
__ADS_1
" Iya ini sudah selesai, tinggal beres-beres, " Jawab Ayuna
Waktu pulang tiba, dan akhirnya mereka pulang dan meninggalkan ruang kerjaan untuk pergi ke cafe untuk nongkrong ngobrol bersama sahabatnya.